Skripsi

Nomor

JUDUL SKRIPSI MAHASISWA
JURUSAN TEKNIK MESIN

1.
 

ADOPSI
KOMPETENSI PENGELASAN GTAW (GAS TUNGSTEN ARC WELDING) DI UNIT PELAKSANA
TEKNIS PELATIHAN KERJA (UPTPK) SINGOSARI MALANG UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI
PRAKTIKUM LAS DI JURUSAN TEKNIK
MESIN

2.
 

ADOPSI TEKNIK PENGECORAN
ALUMINIUM DI DESA MAYANGAN KAB. PASURUAN UNTUK PENGEMBANGAN PERKULIAHAN
PENGECORAN LOGAM DI JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI
MALANG

3.
 

ANALISA DENT RESISTANCE
DAN STRUKTUR MIKRO PADA VARIASI SUBTRAT NANO KOMPOSIT GRAPHENE DENGAN UJI
BALISTIK

4.
 

ANALISA KEKUATAN PADA
KARBON RENDAH DALAM PROSES PERLAKUAN PANAS METODE PACK CARBURISING DENGAN
VARIASI TEMPERATUR

5.
 

ANALISA KETANGGUHAN SERTA
STRUKTUR MIKRO PATAHAN BAJA ST.60 AKIBAT PENGKOROSIAN MENGGUNAKAN ASAM SULFAT
(H2SO4) DAN ASAM NITRAT (HNO3)

6.
 

ANALISA NILAI KEKERASAN
AKIBAT PROSES KARBURASI PADA RODA GIGI RANTAI SEPEDA MOTOR

7.
 

ANALISA PENGGUNAAN CAM
SHAFT RACING TERHADAP DAYA PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA JUPITER Z TAHUN 2008

8.
 

ANALISA PENGGUNAAN CDI
RACING TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA JUPITER Z TAHUN
PEMBUATAN 2007

9.
 

ANALISA PENGGUNAAN COOLANT
MERK SUZUKI DENGAN AIR MINUM MERK AQUA TERHADAP EFEKTIFITAS SISTIM PENDINGIN
MESIN TOYOTA SERI 5A-FE

10.
 

ANALISA PENGGUNAAN KOIL
DAYTONA TERHADAP TEGANGAN OUTPUT PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA MIO

11.
 

ANALISA PENGGUNAAN KOIL
RACING TERHADAP DAYA PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA VEGA R 110CC

12.
 

ANALISA PERUBAHAN STRUKTUR
MIKRO DAN LAJU KOROSI PADA BAJA ST 41 AKIBAT PROSES PENGELASAN

13.
 

ANALISA PROSES MANAJEMEN
BENGKEL DALAM BIDANG PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA BENGKEL/ LABORATORIUM
PEMESINAN SMKN 3 BOYOLANGU SEBAGAI SMK RUJUKAN DI TULUNGAGUNG

14.
 

ANALISA PROSES
PENGGERINDAAN PADA PROSES KUALITAS BATU AKIK DENGAN BERBAGAI VARIASI
KEKERASAN BATU GRINDA

15.
 

ANALISA SIFAT FISIK DAN
SIFAT MEKANIK NANO POWDER ALUMUNIUM OXIDE SEBAGAI MATERIAL PENAMBAL GIGI

16.
 

ANALISA SIFAT MEKANIK BAJA
ST 41 AKIBAT PROSES PENGELASAN DAN PENGKOROSIAN OLEH SENYAWA H2SO4

17.
 

ANALISA SIFAT MEKANIK DAN
STRUKTUR MIKRO LOGAM HASIL PROSES PENGECORAN DAUR ULANG AL-SI MENGGUNAKAN
CETAKAN LOGAM METODE TUANG

18.
 

ANALISA SIFAT MEKANIK
HASIL PENGELASAN SMAW PADA BAJA ST41 DENGAN VARIASI JENIS ELEKTRODA DAN KUAT
ARUS AKIBAT PENGKOROSIAN OLEH AIR LAUT

19.
 

ANALISA SIFAT MEKANIS DAN
STRUKTUR MIKRO PADA NANO KOMPOSIT GRAPHENE – SILICON WAFER

20.
 

ANALISA STRUKTUR MIKRO
PATAHAN KEKUATAN TARIK BAJA ST 60 SETELAH DIKOROSIKAN DENGAN PENGKOROSI ASAM
SULFAT (H2SO4) DAN  ASAM KLORIDA (HCI)

21.
 

ANALISA TEMPERATUR TUANG
PADA HIGH PRESSURE DIE CASTING (HPDC) HASIL CORAN LOGAM AL-SI

22.
 

ANALISA UJI IMPACT DAN
STRUKTUR MIKRO PADA VARIASI SUBSTRAT NANOKOMPOSIT GRAPHENE

23.
 

ANALISI PENGUJIAN KEKUATAN
TARIK DAN UJI KEKERASAN TERHADAP PENGELASANTIG PADA SAMBUNGAN KAMPUH MODEL V
DENGAN VARIASI KUAT ARUS PENGELASAN PADA BAJA ST 37

24.
 

ANALISIS ASPEK ERGONOMIS
DAN K3 MENGGUNAKAN PAPAN PIJAKAN UNTUK SISWA YANG TINGGI BADANNYA KURANG DARI
160 CM PADA PRAKTIKUM MESIN BUBUT : STUDI KASUS PADA KELAS X SMK PGRI 3
MALANG

25.
 

ANALISIS BUTIR SOAL UJIAN
AKHIR SEMESTER MATA PELAJARAN CHASIS DAN PEMINDAH TENEGA KELAS XI JURUSAN
TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK NEGERI 1 KEDIRI TAHUN AJARAN 2013/2014

26.
 

ANALISIS DEKOMPOSISI
PEMBAKARAN ISOCHRYSIS GALBANA PADA VARIASI HEATING RATE SEBAGAI ALTERNATIF
BAHAN BAKAR TERBARUKAN

27.
 

ANALISIS DOKUMEN KURIKULUM
TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) PADA SMK BERSTANDAR NASIONAL DI KABUPATEN
TULUNGAGUNG

28.
 

ANALISIS FAKTOR- FAKTOR
PENGHAMBATAN PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 PADA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK
KENDARAAN RINGAN SMK NEGERI 1 SINGOSARI

29.
 

ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT
PELAKSANAAN PRAKTEK INDUSTRI PADA MAHASISWA S1 PENDIDIKAN TEKNIK MESIN,
LEMBAGA PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG, DAN INDUSTRI.

30.
 

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR
HAMBATAN BELAJAR KURSUS OTOMOTIF DI BALAI LATIHAN KERJA (BLK) SINGOSARI
KAB.MALANG

31.
 

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR
PENGHAMBAT PRESTASSI PRAKTIK KERJA BENGKEL ALAT BERAT TERHADAP MOTIVASI
BELAJAR SISWA SMK 6 NEGERI MALANG

32.
 

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR
YANG MEMPENGARUHI HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN MEKANIK
OTOMOTIF DI SMK NEGERI 1 TUBAN

33.
 

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR
YANG MEMPENGARUHI KEGADUHAN SISWA KELAS XI PADA PROSES BELAJAR MENGAJAR PADA
MATA PELAJARAN LISTRIK OTOMOTIF DI SMKN 10 MALANG

34.
 

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR
YANG MEMPENGARUHI MINAT DAN BAKAT SISWA KELAS ELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN
PADA MATA PELAJARAN KELISTRIKAN BODY STANDART DI SMK PGRI 3 MALANG

35.
 

ANALISIS FLUIDITAS PADA
PENGECORAN LOGAM ALUMINIUM (AL-SI) TERHADAP VARIASI TEMPERATUR PENUANGAN
MENGGUNAKAN METODE SPIRAL

36.
 

ANALISIS HAMBATAN BELAJAR
MAHASISWA DALAM MENEMPUH MATA KULIAH MEKANIKA TEKNIK II (PTM 407) PADA
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN

37.
 

ANALISIS HAMBATAN
PENGELOLAAN KELAS YANG DIHADAPI MAHASISWA PPL JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS
TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG DI SMK KOTA MALANG

38.
 

ANALISIS HUBUNGAN ANTARA
BERFIKIR KREATIF DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP PRESTASI BEAJAR (IP) : STUDY
KASUS DITINJAU DARI PARTISIPASI MAHASISWA DALAM ORMAWA FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MALANG

39.
 

ANALISIS HUBUNGAN ANTARA
PERCAYA DIRI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR DITINJAU DARI
PARSITIPASI MAHASISWA DALAM ORMAWA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG

40.
 

ANALISIS IMPLEMENTASI
SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI BENGKEL TEKNIK MESIN SMK
NEGERI 1 JENENGAN PONOROGO

41.
 

ANALISIS KARAKTERISTIK
TEKNIS PADUAN ALUMUNIUM DARI PROSES DAUR ULANG

42.
 

ANALISIS KEBUTUHAN
PERLENGKAPAN BENGKEL OTOMOTIF DI SMKN 10 MALANG SESUAI STANDAR PERSYARATAN
PERALATAN UTAMA DAN PENDUKUNG BSNP

43.
 

ANALISIS KEKERASAN BAJA ST
60 PADA FREKUENSI MARTENSIF TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN VARIASI HOLDING TIME
DENGAN DENGAN MENGGUNAKAN QUENCHING

44.
 

ANALISIS KEKERASAN DAN
STRUKTUR MIKRO BAJA KARBON RENDAH TERHADAP VARIASI WAKTU PENAHANAN PADA
METODE CARBONITRIDING

45.
 

ANALISIS KEKERASAN DAN
STRUKTUR MIKRO BAJA PADUAN NIKEL AKIBAT PROSES NITRIDING DENGAN VARIASI SUHU
PEMANASAN

46.
 

ANALISIS KEKERASAN DAN
STRUKTUR MUKRO BAJA KARBON RENDAH TERHADAP VARIASI KOMPOSISI MEDIA PENDINGIN
DROMUS OIL DAN AIR PADA METODE CARBONITRIDING

47.
 

ANALISIS KEKUATAN IMPACT
LOGAM AL-SI HASIL PENGECORAN PASIR DENGAN VARIASI JENIS FLY ASH DAN BENTONIT
PADA KOMPOSISI PENGIKAT CETAKAN PASIR

48.
 

ANALISIS KEKUATAN IMPACT
PADA PENGECORAN KUNINGAN DENGAN VARIASI KADAR CU-ZN

49.
 

ANALISIS KEKUATAN TARIK
BAHAN KOMPOSIT MATRIKS RESIN DENGAN VARIAN TATA LETAK SERAT PENGUAT SERAT
ALAM (SERAT IJUK)

50.
 

ANALISIS KEKUATAN TARIK
DAN LAJU REGANGAN BAJA ST 41 DENGAN TARIKAN AKIBAT PERUBAHAN SUHU TEMPERING

51.
 

ANALISIS KEKUATAN TARIK
DAN PERUBAHAN STRUKTUR MIKRO BAJA KARBON RENDAH DENGAN VARIASI KUAT ARUS PADA
PENGELASAN IG

52.
 

ANALISIS KEKUATAN TARIK
DAN STRUKTUR MIKRO PADA BAJA ST 41 AKIBAT PERBEDAAN AYUNAN ELEKTRODA
PENGELASAN SMAW

53.
 

ANALISIS KELAYAKAN BENGKEL
PADA PRAKTIKUM PEMESINAN DI SMK 1 SINGOSARI DAN SMK PGRI 3 MALANG

54.
 

ANALISIS KELAYAKAN
LABORATURIUM BENGKEL PEMESINAN DI SMK SWASTA SE KABUPATEN GRESIK

55.
 

ANALISIS KELENGKAPAN
SARANA DAN PRASARANA PRAKTIKUM BENGKEL PEMESINAN PADA KOMPETENSI KEAHLIAN
TEKNIKA PERIKANAN LAUT (TPL) DI SMK NEGERI 1 WATULIMO KAB. TRENGGALEK
BERDASARKAN BSNP

56.
 

ANALISIS KELENGKAPAN
SARANA PRAKTIKUM KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK NEGERI 6
MALANG BERDASARKAN TUNTUTAN KTSP

57.
 

ANALISIS KESALAHAN
–KESALAHAN DALAM MENGGAMBAR TEKNIK SISWA KELAS II TEKNIK PERMESINAN SMK
NEGERI 1 SINGOSARI DAN SMK MUHAMMADIYAH I KEPANJEN

58.
 

ANALISIS KESESUAIAN
FASILITAS PRAKTIKUM PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN DENGAN TUNTUTAN KTSP DI
SMK NASIONAL MALANG

59.
 

ANALISIS KESIAPAN GURU
MATA DIKLAT PRODUKTIF KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK OTOTRONIK TERHADAP
PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DI SMK NEGERI 1 SINGOSARI MALANG

60.
 

ANALISIS KESULITAN GURU
DALAM PENERAPAN KURIKULUM 2013 DIBANDINGKAN DENGAN KTSP PADA MATA PELAJARAN
PRODUKTIF JURUSAN TKR DI SMK (STUDI KASUS DI SMK ISLAM BLITAR, SMK NEGERI 1
NGLEGOK DAN SMK PGRI WLINGI)

61.
 

ANALISIS KETANGGUHAN DAN
KEKERASAN PADUAN ALSICU AKIBAT VARIASI TEMPERATUR PEMANASAN

62.
 

ANALISIS KETERPENUHAN
PERLENGKAPAN PERALATAN PRAKTIKUM KELISTRIKAN OTOMOTIF UNTUK MENCAPAI
KOMPETENSI DASAR DALAM KTSP DI SMK NEGERI IHYA ULUMIDDIN

63.
 

ANALISIS KETERSEDIAAN
FASILITAS BELAJAR DAN LINGKUNGAN SEKOLAH PADA TEKNIK KENDARAAN RINGAN MATA
DIKLAT PERAWATAN ENGINE DI SMKN 1 PUNGGING KABUPATEN MOJOKERTO

64.
 

ANALISIS KETERSEDIAAN
PERALATAN DAN BAHAN PRAKTEK PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK OTOTRONIK STANDARD
PELAYANAN MINIMUM SMK SESUAI SPEKTRUM 2008 DI SMK NEGERI 1 SINGOSARI MALANG

65.
 

ANALISIS KETERSEDIAAN
PERALATAN DAN BAHAN PRAKTIK PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SESUAI
SPEKTRUM 2008 DI SMK NEGERI 3  BOYOLANGU TULUNGAGUNG

66.
 

ANALISIS KOMPETENSI GURU
DALAM MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN POWERPOINT PADA PEMBELAJARAN MATA DIKLAT
PRODUKTIF PROGRAM KEAHLIAN MEKANIK OTOMOTIF DAN PEMESINAN SMK NEGERI 6 MALANG

67.
 

ANALISIS KUALITAS
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATA DIKLAT SISTEM TRANSMISI MANUAL PADA SISWA KELAS
X JURUSAN TEKNIK OTOMOTIF DI SMK NEGERI 2 PROBOLINGGO

68.
 

ANALISIS KUALITAS
PEMBELAJARAN MATA DIKLAT PRODUKTIF DI KELAS SUZUKI SMK PGRI 3 MALANG

69.
 

ANALISIS KUALITAS
PEMBELAJARAN MATA DIKLAT PRODUKTIF DI SMK NEGERI 1 SINGOSARI

70.
 

ANALISIS KUALITAS
PEMBELAJARAN MATA DIKLAT PRODUKTIF PADA BIDANG KEAHLIAN TEKNIK MESIN DI
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 6 MALANG

71.
 

ANALISIS KUALITAS
PEMBELAJARAN PADA KOMPETENSI KEAHLIAN PRODUKTIF TEKNIKOTOTRONIK DI SMK NEGERI
2 PASURUAN

72.
 

ANALISIS KUALITAS STRATEGI
PEMBELAJARAN MATA DIKLAT MOTOR OTOMOTIF BIDANG ENGINE SEPEDA MOTOR DI KELAS X
REGULER SMK PGRI 3 MALANG

73.
 

ANALISIS LAJU KOROSI DAN
KEKERASAN BAJA ETP (ELEKTROLISIS THIN PLATE) TERHADAP KOSENTRASI LARUTAN NACL
PADA BERBAGAI TINGKAT LAPISAN TIMAH (COATING) : STUDY KASUS DI PT. ATHAWENA
SAKTI GEMILANG MALANG

74.
 

ANALISIS MANAGEMEN BENGKEL
DALAM MEMBANGUN MOTIVASI BEKAJAR SISWA DAN EFEKTIFITAS PRAKTIKUM DI BENGKEL
TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK NEGERRI II MALANG

75.
 

ANALISIS MECHANICAL
PROPERTY DAN JENIS PATAHAN LAS PADA UJI TARIK SAMBUNGAN LAS GMAW DENGAN
VARIASI SAMBUNGAN LAS PADA BAJA SS 400.

76.
 

ANALISIS MINAT SISWA KELAS
XII TEKNIK OTOMOTIF SMK NEGERI PURWOSARI KABUPATEN PASURUAN SETELAH
MENYELESAIKAN STUDINYA UNTUK BERKERJA ATAU MENERUSKAN KE PERGURUAN TINGGI

77.
 

ANALISIS MINAT SISWA SMP
UNTUK MELANJUTKAN KE  SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI KOTA MALANG

78.
 

ANALISIS MORFOLOGI DN FASA
PADUAN AL-NI UNTUK PENGEMBANGAN MATERI PADA MATA KULIAH PRAKTIKUM PENGECORAN
DAN TEMPA DI UNIVERSITAS NEGERI MALANG

79.
 

ANALISIS NILAI KALOR,
SIFAT KIMIA,SIFAT FISIK DAN DEKOMPOSISI PEMBAKARAN PADA SAMPAH PADAT CAMPURAN
ORGANIK-ANORGANIK COMBUSTIBLE KOTA MALANG SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKAR
TERBARUKAN

80.
 

ANALISIS NILAI KEKUATAN
PENGECORAN ALUMINIUM DENGAN VARIASI PADUAN ALUMINIUM

81.
 

ANALISIS OUTPUT TEGANGAN
SENSOR DAN INPUT TEGANGAN AKTUATOR PGM FI BERBAGAI PUTARAN PADA MOTOR HONDA
SUPRA X 125 FI

82.
 

ANALISIS PEMAKAIAN SPARK
PLUG TACING TERHADAP EMISI GAS BUANG PADA MOTOR BENSIN 4 TAK HONDA MEGA PRO

83.
 

ANALISIS PENERAPAN
APERSEPSI SISWA PADA AWAL PEMBELAJARAN PROGRAM TEKNIK PERMESINAN DI SMK
SE-JOMBANG

84.
 

ANALISIS PENERAPAN
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA LABORATORIUM TEKNIK PEMESINAN SMK
SE-PASURUAN

85.
 

ANALISIS PENGARUH JUMLAH
MATA SAYAT PISAU FRAIS MILLING CUTTER TERHADAP KEKERASAN PERMUKAAN BAJA ST 37
HASIL PEMESINAN FRAIS KONVENSIONAL MENGGUNAKAN METODE UP MILLING DAN DOWN
MILLING

86.
 

ANALISIS PENGARUH
PENGECORAN ULANG BERBAHAN CORAN ALUMUNIUM DENGAN PENAMBAHAN SERBUK DRY CELL
BEKAS BERDASARKAN VARIASI MEDIA PENDINGINAN

87.
 

ANALISIS PENGARUH
PERUBAHAN KUAT ARUS PADA PENGELASAN TIG DENGAN JENIS ELEKTRODA YANG BERBEDA
PADA SAINLESS STEEL 321 TERHADAP LAJU KOROSI DAN KEKERASAN DAERAH HAZ

88.
 

ANALISIS PENGARUH PROSES
ANNEALING PADA SAMBUNGAN LAS SMAW DITINJAU DARI KEKUATAN TARIK DAN
KETANGGUHAN BAJA S45C

89.
 

ANALISIS PENGARUH VARIASI
KETEBALAN SHIM DAN TIMING PENYEMPROTAN NOZZEL TERHADAP DAYA MESIN DIESEL
ISUZU PHANTER HI GREAT

90.
 

ANALISIS PENGARUHJENIS
CETAKAN PASIR GREEN SAND, PASIR TETES DAN PASIR GUNUNG TERHADAP SIFAT MEKANIK
DAN FISIS PADA PROSES PENGECORAN LOGAM AL-SI

91.
 

ANALISIS PENGERUH VARIASI
SUHU CETAKAN PASIR DENGAN BAHAN TAMBAHAN TETES TEBU TERHADAP KUALITAS HASIL
CORAN LOGAM AL-SI-ZN

92.
 

ANALISIS PENGGUNAAN
CAMSHAFT RACING PADA MESIN BERSISTEM DOHC TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN DAYA
PADA SEPEDA MOTOR SUZUKI SATRIA F 150 CC

93.
 

ANALISIS PENGGUNAAN CDI
RACING BRT POWERMAX HYPERBAND PADA SEPEDDA MOTOR YAMAHA VEGA 2R 115 CC
TERHADAP PERUBAHAN SAAT PENGAPIAN

94.
 

ANALISIS PENGGUNAAN ECV
RACING PADA HONDA VARIO TECHNO 125 CC TERHADAP DAYA DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR

95.
 

ANALISIS PENGGUNAAN KADAR
NATRIUM SILIKAT SEBAGAI BAHAN PENGIKAT KIMIA PADA PENGECORAN PASSIR CETAK
TERHADAP FLUIDITAS, KEKERASAN DAN KUALITAS HASIL PENGECORAN LOGAM AL-SI

96.
 

ANALISIS PENGGUNAAN
KNALPOT RACING TERHADAP EMISI GAS BUANG (CO DAN HC) DAN DAYA PADA SEPEDA
MOTOR 2 TAK

97.
 

ANALISIS PENGGUNAAN MOTOR
X SAVE TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA MOTOR BENSIN 4 TAK

98.
 

ANALISIS PENGGUNAAN VALVE
RACING PADA MESIN BERSISTEM DOHC TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS
BUANG PADA SEPEDA MOTOR SUZUKI SATRIA F 150

99.
 

ANALISIS PENGGUNAAN WATER
INJECTION (WA-I) DENGAN SENSOR SUHU PADA MOTOR BENSIN 4 TAK TERHADAP EMISI
GAS BUANG

100.
 

ANALISIS PENGUJIAN
KEKUATAN TARIK DAN KEKERASAN PENGELASAN MIG PADA SAMBUNGAN KAMPUH V DENGAN
VARIASI KUAT ARUS PENGELASAN PADA ST 41

101.
 

ANALISIS PENGUJIAN
KEKUATAN TARIK DAN KEKERASAN TERHADAP PENGELASAN MIG PADA SAMBUNGAN KAMPU V
DENGAN VARIASI PADA BAJA SS 41

102.
 

ANALISIS PENGUNAAN ICT
SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KELAS X  STANDAR KOMPETENSI MENGOPERASIKAN DAN
MENGAMATI MESIN/PROSES PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN DI SMK NEGERI 1
SINGOSARI

103.
 

ANALISIS PERBEDAAN HASIL
KERJA DAN KOEFISIEN WAKTU YANG DIPERLUKAN DALAM PEMBUATAN RODA GIGI HELIX
PADA BAJA ST 37 DI MESIN FRAIS VERTIKA DAN HORISONTAL

104.
 

ANALISIS PERBEDAAN
PENAMBAHAN VARIASI OCTANE BOOSTER PADA BERBAGAI KECEPATAN MOTOR TERHADAP
UNJUK KERJA MESIN SEPEDA MOTOR HONDA MEGAPRO

105.
 

ANALISIS PERBEDAAN POSISI
PENGELASAN SMAW ERGONOMI TERHADAP HASIL LAS SMAW

106.
 

ANALISIS PERLENGKAPAN
SARANA DAN PRASARANA  PRAKTIKUM PROGRAM KEAHLIAN MEKANIK OTOMOTIF SMK NEGERI
1 KEPANJEN BERDASARKAN KEBUTUHAN KTSP

107.
 

ANALISIS POTENSI SAMPAH
PADAT ANORGANIK COMBUSTIBLE KOTA MALANG SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKAR
TERBARUKAN DAN RAMAH LINGKUNGAN DITINJAU DARI SIFAT FISIK, SIFAT KIMIA, NILAI
KALOR DAN DEKOMPOSISI PEMBAKARAN

108.
 

ANALISIS PUTARAN SPINDEL,
GERAKAN MAKAN DAN KEDALAMAN PEMAKANAN TERHADAP SINYAL GETARAN MESIN BUBUT
PADA PROSES PEMBUBUTAN BAHAN EB 7225 DENGAN MENGGUNAKAN VIBRATION ME5TER

109.
 

ANALISIS REAKSI PEMBAKARAN
SAMPAH ORGANIK PADA VARIASI HEATING RATE

110.
 

ANALISIS SIFAT MEKANIK
NANOPARTIKEL ZINC OXIDE ( ZNO ) SEBAGAI MATERIAL PENAMBAL GIGI ( DENTAL
AMALGAM )

111.
 

ANALISIS STRUKTUR MIKRO
DAN KEKERASAN BAJA ST42 DENGAN PERLAKUAN PACK CARBURIZING YANG MENGALAMI
QUENCHING DAN PENGKOROSIAN OLEH HCL

112.
 

ANALISIS STRUKTUR MIKRO
DAN LAJU KOROSI HASIL PENGELASAN GMAW STAINLESS STEEL AISI 304 DENGAN VARIASI
KUAT ARUS DAN GAS FLOW RATE

113.
 

ANALISIS STRUKTUR MIKRO,
KEKERASAN DAN KEDALAMAN DIFUSI NITROGEN PADA BAJA AISI 304 YANG MENGALAMI
PROSES PACK NITRIDING

114.
 

ANALISIS TEGANGAN SENSOR
EFI DALAM KONDISI PUTARAN BERVARIASI PADA MOBIL APV

115.
 

ANALISIS THERMOGRAVIMETRIK
DEKOMPOSISI PEMBAKARAN CAMPURAN MIKROALGA LAUT SPIRULINA PLATENSIS DENGAN
TONGKOL JAGUNG (CORNCOB)

116.
 

ANALISIS THERMOGRAVIMETRIK
KINETIKA REAKSI PEMBAKARAN SAMPAH CAMPURAN ORGANIK – AORGANIK COMBUSTIBLE
PADA VARIASI HEATING RATE

117.
 

ANALISIS VARIASI BAHAN
PENGIKAT DALAM PASIR CETAK MALANG TERHADAP KEKUATAN CETAKAN PASIR DAN
PERMEABILITAS

118.
 

ANALISIS VARIASI BAHAN
PENGIKAT TERHADAP HASIL CORAN,KEKUATAN TARIK, DAN KEKERASAN PAADA LOGAM
ALMUNIUM

119.
 

ANALISIS VARIASI PASIR
CETAK LOKAL JAWA TIMUR TERHADAP KEKUATAN CETAKAN PASIR, FLUIDITAS, DAN
KUALITAS HASIL CORAN LOGAM AL-SI DENGAN METODE GRAVITASI CASTING

120.
 

ANALISIS VARIASI SUDUT
KAMPUH V (ONE SIDE WELDING PADA PENGELASAN SMAW ARUS 85 A GERAK MELINGKAR
DENGAN ELEKTRODA RB-26 TERHADAP KEKUATAN TARIK SAMBUNGAN PLAT BAJA AISI 4140
8 MM

121.
 

APLIKASI METODE PROBLEM
BASED LEARNING (PBL) SEBAGAI PENDEKATAN SCIENTIFIC SESUAI KURIKULUM 2013
KELAS XI MATAPELAJARAN TEKNOLOGI MOTOR BENSIN JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN
SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

122.
 

DAMPAK IMPLEMENTASI
KEBIJAKAN PRAKTIK INDUSTRI TERHADAP KOMPETENSI SISWA KELAS XII PADA SMKN
SE-KOTA MALANG UNTUK MEMASUKI DUNIA KERJA

123.
 

DAMPAK KEMAMPUAN SERTA
PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP PERILAKU SISWA DALAM
MELAKSANAKAN PRAKTIKUM DAN NILAI HASIL PRAKTIKUM DI LABORATORIUM TEKNIK
PEMESINAN SMK NEGERI 6 MALANG

124.
 

DAMPAK PERGANTIAN
KURIKULUM KTSP MENJADI KURIKULUM 2013 TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DISMK
NASIONAL MALANG

125.
 

DAMPAK TERJADINYA STRES
KERJA PADA PRAKTIK KERJA BANGKU DI SMKN 1 SINGOSARI MALANG

126.
 

DEKOMPOSISI MIKROALGA
SPIRULINA PLATENSIS PADA VARIASI KADAR KATALIS ZINC OXYDE SEBAGAI ALTERNATIF
BAHAN BAKAR TERBARUKAN

127.
 

DEKOMPOSISI THERMAL MIKRO
ALGA SPIRULINA PLATENSIS DENGAN VARIASI KATALIS NLGCO3 SEBAGAI ALTERNATIF
BAHAN BAKAR TERBARUKAN

128.
 

DUKUNGAN INDUSTRI TERHADAP
PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK
PEMESINAN SMK DI MALANG

129.
 

DUKUNGAN KEPALA SEKOLAH,
GURU, DAN SISWA TERHADAP PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DI SMKN 1 TRENGGALEK

130.
 

EFEK DRY SHOT PEENING
TERHADAP KEKERASAN, KEKASARAN DAN STRUKTUR MIKRO ALUMUNIUM ALLOY 6061

131.
 

EFEK DRY SHOT PEENING
TERHADAP KEKERASAN, KEKASARAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA ST 42

132.
 

EFEK PERBEDAAN SUHU
PELAPISAN BAJA MENGGUNAKAN TIMAH (SN) TERHADAP LAJU KOROSI PADA BAJA KARBON
RENDAH DENGAN METODE CELUP PANAS (HOT DIPPING)

133.
 

EFEK PERBEDAAN TEMPERATUR
PERLAKUAN PACK CARBURIZING DAN LAMA WAKTU PENAHANAN TERHADAP LAJU KOROSI PADA
BAJA ST 42 YANG MENGALAMI PENDINGINAN CEPAT (QUENCHING) DAN PENGKOROSIAN OLEH
HCI 3 M

134.
 

EFEKTIFITAS KELAS ASTRA
TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA JURUSAN TEKNIK MESIN OTOMOTIF SMK
MUHAMADIYAH 1 KEPANJEN

135.
 

EFEKTIFITAS MODEL
PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION (GI) BERDASARKAN PRESTASI BELAJAR
MATA PELAJARAN MESIN KONVERSI ENERGI SISWA KELAS X DI SMK MUHAMMADIYAH 1
KEPANJEN

136.
 

EFEKTIFITAS PELAKSANAAN
PRAKTIK KERJA INDUSTRI SISWA KELAS XI PADA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK
KENDARAAN RINGAN DI SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

137.
 

EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN
DENGAN SISTEM BLOK MATA KULIAH PRAKTIKUM TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA
PADA JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG

138.
 

EFEKTIFITAS PENGGUNAAN
CATALYTIC CONVERTER BERBAHAN ALUMUNIUM UNTUK MENGURANGI EMISI GAS BUANG PADA
SEPEDA MOTOR 4 TAK

139.
 

EFEKTIFITAS PENGGUNAAN
MODUL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KERJA MESIN DASAR
DALAM KOMPETENSI DASAR MELAKSANAKAN PROSEDUR PENGELASAN DI SMK

140.
 

EFEKTIVITAS HASIL BELAJAR
PERPADUAN PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN MASTERY LEARNING DAN EXPERIENTIAL
LEARNING PADA KOMPETENSI KEAHLIAN SISTEM REM DAN RODA DI FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MALANG

141.
 

EKSTRAK DAUN LIDAH MERTUA
(SANSEVIERIA TRIFASCIATA PRAIN.) SEBAGAI PENURUNAN GAS KARBON MONOKSIDA ( CO
) DALAM ASAP KENDARAAN PADA SEPEDA MOTOR 4 TAK

142.
 

EVALUASI IMPLEMENTASI
PEMBELAJARAN KOMPETENSI PRAKTIKUM SITEM REM SISWA KELAS X TEKNIK KENDARAAN RINGAN
SMK PGRI 3 TLOGOMAS MALANG

143.
 

EVALUASI KEGIATAN
PENILAIAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PERMESINAN
KELAS X DI SMKN 3 BOYOLANGU TULUNGAGUNG

144.
 

EVALUASI KEGIATAN PRAKTIK
INDUSTRI PADA PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK MESIN DI UNIVERSITAS NEGERI
MALANG

145.
 

EVALUASI PELAKSANAAN
PRAKTIK KERJA INDUSTRI PADA BIDANG KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK
NEGERI 1 DOKO KABUPATEN BLITAR

146.
 

EVALUASI PELAKSANAAN
PROGRAM PEMBELAJARAN SISTEM BLOK DI DEPARTEMEN OTOMOTIF SMKN 1 BLITAR

147.
 

EVALUASI PROGRAM
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP PRAKTIKUM KERJA BANGKU DALAM
KETERAMPILAN MESIN DI SMKN 2 PAMEKASAN

148.
 

EVALUASI PROGRAM
PENDIDIKAN SISTEM GANDA )PSG) DI JURUSAN TEKNIK OTOMOTIF PADA SMK NEGERI 6
MALANG

149.
 

EVALUASI PROGRAM PRAKTIK
KERJA INDUSTRI PADA JURUSAN TEKNIK MESIN PRODUKSI SMK NEGERI 1 MADIUN
MENGGUNAKAN MODEL EVALUASI KIRKPATRICK

150.
 

FAKTOR PENYEBAB KESALAHAN
SISWA DALAM PRAKTIKUM TUNE UP PADA MATA DIKLAT ENGINE KOMPETENSI KEAHLIAN
TEKNIK KENDARAAN RINGAN  KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH 1 MALANG

151.
 

FAKTOR PENYEBAB KESALAHAN
SISWA DALAM PRAKTIKUM TUNE UP PADA MATA DIKLAT ENGINE KOMPETENSI KEAHLIAN
TEKNIK KENDARAAN RINGAN KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH 1 MALANG

152.
 

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
PEMILIHAN KONSUMSI JENIS BAHAN BAKAR BERDASARKAN TEKNOLOGY CATALIC KONVERTER
DANPERBANDINGAN KOMPRESI

153.
 

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB
KETIADAAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MESIN PADA  SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
(STUDI MULTIKASUS DI SMK NEGERI 2 KOTA BIMA, SMK 45 KOTA BIMA, SMK NEGERI 2
BIMA)

154.
 

FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI MINAT MELANJUTKAN STUDI KE PERGURUAN TINGGI SISWA KELAS XII
JURUSAN TEKNIK SEPEDA MOTOR DI SMKN 11 TAHUN AJARAN 2012/2013

155.
 

FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI PERILAKU BERBAHAYA PADA PRAKTIKUM PENGELASAN SISWA SMK DI
KABUPATEN MAGETAN

156.
 

FAKTOR-FAKTOR YANG
MENYEBABKAN TIMBULNYA STRES KERJA PADA PRAKTEK KERJA BANGKU SISWA KELAS I
TPMI 2 SMKN 1 SINGOSARI MALANG

157.
 

HAMBATAN BELAJAR MAHASISWA
DALAM MENEMPUH MATA KULIAH PERENCANAAN MESIN PRODUKSI (PTM447) PADA PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG

158.
 

HAMBATAN BELAJAR SISWA
DALAM MENEMPUH MATA DIKLAT ENGINE KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN
KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH 6 ROGOJAMPI

159.
 

HAMBATAN PENERAPAN
KURIKULUM 2013 KELAS PRODUKTIF PROGRAM STUDI TEKNIKNKENDARAAN RINGAN SMKN 1
UDANAWU KABUPATEN MALANG

160.
 

HAMBATAN-HAMBATAN BELAJAR
MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF ANGKATAN 2006 JURUSAN
TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG

161.
 

HARAPAN DUNIA
USAHA/INDUSTRI DAN SMK TERHADAP SOFT SKILL LULUSAN JURUSAN TEKNIK MESIN FT UM

162.
 

HUBUNGAN  EMOTIONAL
QUATIENT (EQ) DAN KELENGKAPAN ALAT GAMBAR DENGAN  MOTIVASI BELAJAR PADA MATA
DIKLAT MENGGAMBAR TEKNIK MESIN SISWA KELAS X TEKNIK PEMESINAN SMK PEKERJAAN
UMUM MALANG

163.
 

HUBUNGAN ADVERSITY
QUOTIENT (AQ), MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X
MATA PELAJARAN ALAT UKUR SMKN 1 MADIUN

164.
 

HUBUNGAN ANTARA BAKAT
MEKANIK DAN HUBUNGAN INTERPERSONAL ANTAR MAHASISWA DENGAN HASIL BELAJAR MATA
KULIAH KERJA BANGKU MAHASISWA S1 PENDIDIKAN TEKNIK MESIN 2009 UNIVERSITAS
NEGERI MALANG

165.
 

HUBUNGAN ANTARA BAKAT
MEKANIK DAN HUBUNGAN INTERPERSONAL ANTAR MAHASISWA DENGAN HASIL BELAJAR
PRAKTEK SISTEM AC S1 PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF ANGKATAN 2010

166.
 

HUBUNGAN ANTARA BENGKEL
KERJA BANGKU DAN PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DENGAN
PRESTASI BELAJAR SISWA  DI SMKN BENDO KAB. MAGETAN

167.
 

HUBUNGAN ANTARA EMOTIONAL
QUOETIENT (EQ) DAN SPIRITUAL QUOITIENT (SQ) DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA MATA
DIKLAT PENGUKURAN SISWA KELAS X SMK NEGERI KARTOHARJO MAGETAN

168.
 

HUBUNGAN ANTARA FASILITAS
LABORATARIUM PEMESINAN, MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN
KERJA BUBUT I BAGI SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN (TPM) SMK
MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

169.
 

HUBUNGAN ANTARA FASILITAS
PEMBELAJARAN PRAKTIK DAN BAKAT MEKANIK DENGAN PRESTASI  BELAJAR SISWA
KOMPETENSI SERVICE ENGINE KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMKN 1
SUKOREJO,KABUPATEN PASURUAN

170.
 

HUBUNGAN ANTARA FUNGSI
MENAJEMEN ( PERENCANAAN, PENGORGANISASIAN, PELAKSANAAN, DAN PENGAWASAN )
SARANA DAN PRASARANA BENGKEL KERJA BANGKU DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA
JURUSAN TEKNIK PEMESINAN DI SMK NEGERI 1 SINGOSARI

171.
 

HUBUNGAN ANTARA GAYA
BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATA
PELAJARAN KELISTRIKAN BODY STANDAR PROGRAM STUDI KEAHLIAN TEKNIK OTOMOTIF
SMKN 3 JOMBANG

172.
 

HUBUNGAN ANTARA KEAKTIFAN
GURU PEMBIMBING DAN INSTRUKTUR DI INDUSTRI DENGAN HASIL PRAKTIK INDUSTRI
SISWA KELAS XII JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK PGRI 1 BOJONEGORO TAHUN
AJARAN 2014/2015

173.
 

HUBUNGAN ANTARA KECAKAPAN
HIDUP (LIFE SKILLS) SISWA DENGAN HASIL BELAJAR MUATAN LOKAL PRAKTIKUM
PENGELASAN PADA SISWA KELAS XI TAHUN 2012/2013 PROGRAM STUDI TEKNIK PEMESINAN
DI SMKN I TRENGGALEK

174.
 

HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN
DALAM MENGERJAKAN  TES, MOTIVASI BERPRESTASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS
X MATA PELAJARAN SISTEM BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK
OTOMOTIF DI SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

175.
 

HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN
EMOSIONAL DAN KEBIASAAN BELAJAR DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG
ANGKATAN 2008

176.
 

HUBUNGAN ANTARA
KELENGKAPAN PERALATAN GAMBAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KUALITAS GAMBAR
TEKNIK MESIN PADA SISWA SMK NEGERI 1 SINGOSARI

177.
 

HUBUNGAN ANTARA
KELENGKAPAN PERALATAN GAMBAR,MOTIVASI BELAJAR  DAN PRESTASI MENGGAMBAR DI SMK
NEGERI 6  MALANG 2009/2010

178.
 

HUBUNGAN ANTARA
KELENGKAPAN PERALATAN PENGUKURAN DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR
SISWA PADA MATA PELAJARAN SISTEM PENGUKURAN DI SMK MUHAMMADIYAH 1 MALANG

179.
 

HUBUNGAN ANTARA KESIAPAN
AWAL DENGAN PENCAPAIAN KOMPETENSI MEMPERBAIKI SISTEM INJEKSI BAHAN BAKAR
DIESEL KELAS XI DI SMK NEGERI 11 MALANG

180.
 

HUBUNGAN ANTARA
KETERSEDIAAN ALAT PENUNJANG PRAKTIK PEMBELAJARAN TEKNIK OTOMOTIF DAN
KEMAMPUAN PRAKTIK OTOMOTIF TERHADAP KESIAPAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN SISWA
KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

181.
 

HUBUNGAN ANTARA LINGKUNGAN
DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MENDIRIKAN BENGKEL OTOMOTIF
SISWA KELAS XI JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

182.
 

HUBUNGAN ANTARA LINGKUNGAN
KELUARGA, MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR KEWIRAUSAAN TERHADAP MINAT
BERWIRAUSAH KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMKN 1 PURWOSARI KAB.PASURUAN

183.
 

HUBUNGAN ANTARA MINAT DAN
KEMAMPUAN AWAL SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISTEM REM DI KELAS XI TEKNIK
KENDARAAN RINGAN SMKN 1 KADEMANGAN BLITAR

184.
 

HUBUNGAN ANTARA MINAT DAN
PENGUASAAN TEORI SISWA TENTANG PENGELASAN TERHADAP KOMPETENSI MENGELAS SISWA
SMK PEKERJAAN UMUM MALANG

185.
 

HUBUNGAN ANTARA MINAT
MELANJUTKAN KE PERGURUAN TINGGI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XII SMK 1
ISLAM BLITAR

186.
 

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI
BELAJAR DAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK DENGAN HASIL BELAJAR
SISTEM BAHAN BAKAR MOTOR DIESEL SISWA KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK
AL KAAFFAH

187.
 

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI
BELAJAR DAN SARANA PRASARANA WORKSHOP OTOMOTIF TERHADAP HASIL BELAJAR PADA
MATA PELAJARAN PRAKTIKUM MESIN OTOMOTIF KELAS XI TEKNIK OTOTRONIK SMK NEGERI
1 SINGOSARI

188.
 

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI
BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA MATERI SISTEM KELISTRIKAN OTOMOTIF SISWA
KELAS XI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK OTOTRONIK DI SMKN 1 SINGOSARI KABUPATEN
MALANG

189.
 

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI
DAN KEMAMPUAN AKADEMIK DENGAN PROSES PENGERJAAN MATA KULIAH PERANCANGAN
KONSTRUKSI MESIN MAHASISWA S1 PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MALANG ANGKATAN 2009

190.
 

HUBUNGAN ANTARA
MOTIVASI,DUKUNGAN ORANG TUA DAN PERSEPSI FASILITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR
SISWA MATA DIKLAT KELISTRIKAN OTOMOTIF KELAS XI MEKANIK OTOMOTIF SMK
WALISONGO GEMPOL

191.
 

HUBUNGAN ANTARA
PENGETAHUAN MATAKULIAH MASTERCAM DAN KEMAMPUAN PENGOPERASIAN MESIN CNC TU
TERHADAP KEMAMPUAN PENGOPERASIAN MESIN CNC PU MAHASISWA S1 PENDIDIKAN TEKNIK
MESIN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

192.
 

HUBUNGAN ANTARA
PENGETAHUAN SISWA TENTANG KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3), KONDISI
BENGKEL DAN KONDISI ALAT PELINDUNG DIRI (APD) TERHADAP PELAKSANAAN K3
PRAKTIKUM PENGELASAN DI SMK WILAYAH KOTA MALANG

193.
 

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN
TEORI TEKNIK PERMESINAN DAN KEMAMPUAN PRAKTIK TEKNIK PEMESINAN TERHADAP
KESIAPAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI SISWA KELAS XI SMK PGRI WLINGI KABUPATEN
BLITAR

194.
 

HUBUNGAN ANTARA PERAN GURU
PEMBIMBING DAN INSTRUKTUR DI INDUSTRI DENGAN PRESTASI PRAKTIK INDUSTRI SISWA
KELAS III JURUSAN TEKNIK MESIN SMK NASIONAL MALANG

195.
 

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI
MAHASISWA TENTANG SERTIFIKASI GURU DAN STATUS SOSIAL EKONOMI KELUARGA DENGAN
MINAT MENJADI GURU PADA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN ANGKATAN 2007

196.
 

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI
MAHASISWA TERHADAP KEGIATAN PERKULIAHAN DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DENGAN
PRESENTASI BELAJAR MAHASISWA PADA MATAKULIAH PRATIKUM TEKNIK SEPEDA MOTOR
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF DI JURUSAN TEKNIK MESIN

197.
 

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI
MAHASISWA TERHADAP KEGIATAN PERKULIAHAN DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DENGAN
PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PADA MATAKULIAH PRAKTIKUM PROSES PRODUKSI PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN DI JURUSAN TM FT UM

198.
 

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI
SISWA TERHADAP MATA DIKLAT PDTM DAN KEBIASAAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR
SISWA KELAS X JURUSAN TEKNIK MESIN PEMESINAN DI SMKN 6 MALANG

199.
 

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI
SISWA TERHADAP PERHATIAN ORANG TUA DAN KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA DENGAN
PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PRODUKTIF SISWA KELAS XI TEKNIK KENDARAAN
RINGAN DI SMKN 1 GEDANGAN KABUPATEN MALANG

200.
 

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI
TENTANG FASILITAS BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR
SISWA KELAS XI MATA PELAJARAN PRODUKTIF PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK
OTOMOTIF SMK NASIONAL MALANG

201.
 

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI
TENTANG FASILITAS, MOTIVASI BELAJAR SISWA DAN DUKUNGAN ORANG TUA TERHADAP
PRESTASI BELAJAR MATA DIKLAT SHASIS KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK
NEGERI KLAKAH KAB. LUMAJANG

202.
 

HUBUNGAN ANTARA POLA
PENGUATAN GURU OTOMOTIF DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA DIKLAT CHASIS DENGAN
KESIAPAN PRAKTIK INDUSTRI PADA SISWA KELAS X OTOMOTIF DI SMK NEGERI 6 MALANG

203.
 

HUBUNGAN ANTARA PRAKTIK
KERJA INDUSTRI DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATA DIKLAT
PRODUKTIF SISWA KELAS XI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN (TKR) DI
SMKN 1 BANDUNG, CAMPURDARAT

204.
 

HUBUNGAN ANTARA PRESTASI
BELAJAR MATA PELAJARAN DASAR TEKNIK MESIN (DTM) DENGAN KEMAMPUAN PRAKTIK
KERJA MESIN SISWA KELAS XI TEKNIK PEMESINAN SMKN 1 SINGOSARI

205.
 

HUBUNGAN ANTARA PRESTASI
PRAKTIK KERJA INDUSTRI, ADVERSITY, INTELLIGENCE DENGAN INTENSI BERWIRAUSAHA
PADA SISWA KELAS 3 SMK PGRI NGRAYUN

206.
 

HUBUNGAN ANTARA SIKAP DAN
PEMAHAMAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DENGAN PENERAPANNYA PADA
PRAKTIK KERJA  LAS SISWA SMK NEGERI 1 KERTOSONO

207.
 

HUBUNGAN ANTARA SIRKULASI
UDARA DAN PENGGUNAAN APD PERNAFASAN TERHADAP KONSENTRASI PENGERJAAN JOBSHEET
MAHASISWA PRAKTIKUM PENGELASAN SMAW PADA LABORATORIUM TEKNIK MESIN
UNIVERSITAS NEGERI MALANG

208.
 

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT
PENDIDIKAN, PELATIHAN DAN PENGALAMAN MENGAJAR DENGAN PROFESIONALISME GURU
MATA DIKLAT PRODUKTIF DI SMK NEGERI SE-KABUPATEN BANYUWANGI

209.
 

HUBUNGAN ANTARA VIDEO
BRIEFING DAN RUAN BENGKEL DENGAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN MEMELIHARA
CHASIS DAN PEMINDAH TENAGA SISWA KELAS XII JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI
SMK MUHAMMADIYAH KEPANJEN KABUPATEN MALANG

210.
 

HUBUNGAN ANTARA WAWASAN
DUNIA KERJA DAN HASIL BELAJAR PRAKTIK KENDARAAN RINGAN TERHADAP KESIAPAN
MEMASUKI DUNIA KERJA SISWA KELAS XII TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMKN 1 KALIANGET
KAB. SUMENEP

211.
 

HUBUNGAN BAKAT MEKANIK DAN
GAYA BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PRODUKTIF PADA SISWA
KELAS X PROGRAM KEAHLIAN MEKANIK INDUSTRI SMK DHARMA SISWA KRAKSAAN
PROBOLINGGO

212.
 

HUBUNGAN BAKAT MEKANIK DAN
MINAT KERJA DENGAN KESIAPAN KERJA SISWA PROGRAM KEAHLIAN OTOMOTIF DI SMK KOTA
MADIUN

213.
 

HUBUNGAN BAKAT MEKANIK DAN
MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PRODUKTIF PADA SISWA
KELAS XI KEAHLIAN MEKANIK OTOMOTIF DI SMK NEGERI 2 PROBOLINGGO

214.
 

HUBUNGAN BAKAT MEKANIK,
EMOTIONAL QUOTIENT (EQ) DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA MATA DIKLAT PRODUKTIF
PROGRAM TEKNIK MESIN SISWA KELAS X SMK NEGERI I SINGOSARI

215.
 

HUBUNGAN BENTUK VENTILASI
UDARA DENGAN KENYAMANAN PENGGUNA BENGKEL OTOMATIS PADA SMK I BOYOLANGU
TULUNGAGUNG

216.
 

HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR
YANG MELATARBELAKANGI PEMILIHAN  PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MESIN DENGAN HASIL
BELAJAR SISWA KELAS X DI SMK SE-KOTA MALANG

217.
 

HUBUNGAN FASILITAS BENGKEL
PEMESINAN, PEMAHAMAN DAN PENERAPAN K3 DENGAN HASIL BELAJAR PRAKTIKUM
PEMESINAN SISWA KELAS XI DI SMK ISLAM 1 BLITAR

218.
 

HUBUNGAN FASILITAS
PRAKTIKUM PENGELASAN DAN PENERAPAN K3 DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMK
NEGERI 6 MALANG

219.
 

HUBUNGAN GAYA BELAJAR DAN
MINAT BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA DIKLAT SERVIS SEPEDA MOTOR SISWA
KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK MUHAMMADIYAH 1
KEPANJEN

220.
 

HUBUNGAN KEKERASAN DAN
PENYUSUTAN DENGAN WAKTU GESEK LASGESEK (FRICTION WELDING) PADA BAJA KARBON
RENDAH

221.
 

HUBUNGAN KELENGKAPAN
SARANA DAN PRASARANA PADA WORKSHOP OTOMOTIF MENURUT BADAN STANDAR NASIONAL
PENDIDIKAN ( BSNP ) DAN PERSEPSI SISWA TERHADAP KUALITAS LULUSAN SISWA TEKNIK
OTOMOTIF SMK NEGERI 1 PUNGGING KABUPATEN MOJOKERTO

222.
 

HUBUNGAN KEMANDIRIAN BELAJAR
DAN FASILITAS BELAJAR DI RUMAH DENGAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PRODUKTIF
SISWA KELAS X AB DI SMK NEGERI 6 MALANG

223.
 

HUBUNGAN KEPRIBADIAN
PROAKTIF PENGUASAAN KOMPETENSI KEAHLIAN DENGAN KEMATANGAN VOKASIONAL
MAHASISWA S1 PENDIDIKAN TEKNIK MESIN JURUSAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI
MALANG

224.
 

HUBUNGAN KETERAMPILAN
MENGAJAR GURU DAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA
MATA PELAJARAN KELISTRIKAN OTOMOTIF DI SMK ISLAM 1 BLITAR

225.
 

HUBUNGAN KETRAMPILAN
MENGAJAR MAHASISWA PPL JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS
NEGERI MALANG DAN MOTIVASI BELAJAR  SISWA TEHADAP HASIL BELAJAR SISWA

226.
 

HUBUNGAN KOMPETENSI
PROFESIONAL DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA  GURU DI SMK NEGERI 6 MALANG

227.
 

HUBUNGAN KONDISI SARANA
PRASARANA PRAKTIK DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA MATA DIKLAT
PRODUKTIF PADA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK SEPEDA MOTOR KELAS X  DI SMK PGRI 3
MALANG

228.
 

HUBUNGAN KONSEP DIRI DAN
KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PENGETAHUAN
DASAR TEKNIK MESIN (PDTM) SISWA KELAS XI PROGRAM TEKNIK PEMESINAN SMK
MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

229.
 

HUBUNGAN KONSEP DIRI DAN
KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PENGETAHUAN
DASAR TEKNIK MESIN (PDTM) SISWA KELAS XI PROGRAM TEKNIK PEMESINAN SMK
TEKNOLOGI NASIONAL MALANG

230.
 

HUBUNGAN KREATIVITAS SISWA
DAN EMOTIONAL QUOTIENT (EQ) DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN
SISTEM PENGAPIAN SISWA TKR KELAS XI SMK NEGERI 1 UDANAWU

231.
 

HUBUNGAN KUALIFIKASI
TEMPAT PRAKERIN DAN INTENSITAS KINERJA SISWA DI TEMPAT PRAKERIN DENGAN
CAPAIAN KOMPETENSI PRAKERIN SISWA KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF SMKN 10
MALANG

232.
 

HUBUNGAN KUALIFIKASI
TEMPAT PRAKERIN DAN INTENSITAS KINERJA SISWA DITEMPAT PRAKERIN DENGAN CAPAIAN
KOMPETENSI PRAKERIN SISWA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF SMK NEGERI
6 MALANG

233.
 

HUBUNGAN KUALIFIKASI TEMPAT
PRAKERIN, INTESITAS KINERJA SISWA DI TEMPAT PRAKERIN TERHADAP CAPAIAN
KOMPETENSI PRAKERIN SISWA KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF SMK MUHAMMADIYAH 7
GONDANGLEGI

234.
 

HUBUNGAN LATAR BELAKANG
PENDIDIKAN SISWA DAN PERSEPSI SISWA TENTANG PERAN GURU TERHADAP MOTIVASI
BELAJAR SISWA TEKNIK KENDARAAN RINGAN (TKR) KELAS X DI SMK NASIONAL MALANG

235.
 

HUBUNGAN MINAT DAN
KEMAMPUAN KOGNITIF DI BIDANG OTOMOTIF DENGAN PRESTASI MATAKULIAH SEPEDA MOTOR
PADA MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK MESIN  FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI
MALANG

236.
 

HUBUNGAN MINAT MEMBACA
DENGAN HASIL BELAJAR DASAR MOTOR DIESEL PADA MATA PELAJARAN SISTEM BAHAN
BAKAR MOTOR DIESEL  SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 SINGOSARI

237.
 

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR
DAN FASILITAS PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR PADA KOMPETENSI PERBAIKAN
KOPLING SEPEDA MOTOR DI SMK OTOMOTIF

238.
 

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR
DAN PARTISIPASI PESERTA DIDIK DALAM INTERAKSI EDUKATIF DENGAN PRESTASI
BELAJAR PADA MATADIKLAT MENGUKUR MENGGUNAKAN ALAT UKUR MEKANIK PRESISI
SEMESTER GASAL KELAS X TEKNIK PEMESINAN DI SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN TH
PELJ 08/09

239.
 

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR
SISWA DAN KONDISI BENGKEL PRAKTIKUM DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA
PELAJARAN SISTEM SASIS DAN PEMINDAH TENAGA KELAS XI DI SMKN 1 KADEMANGAN

240.
 

HUBUNGAN MOTIVASI DAN
MINAT KERJA DENGAN KESIAPAN KERJA SISWA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN DI
SMKN 1 SINGOSARI MALANG

241.
 

HUBUNGAN MOTIVASI DARI
ORANG TUA, MINAT DAN FASILITAS BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA
KELAS X PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN SMK
NASIONAL MALANG

242.
 

HUBUNGAN MOTIVASI,
DUKUNGAN ORANG TUA DAN KEBIASAAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN
KELISTRIKAN BODY PADA SISWA KELAS X MEKANIK OTOMOTIF SMKN 6 MALANG TAHUN
PELAJARAN 2009/2010

243.
 

HUBUNGAN PELAKSANAAN
PROGRAM TALENT SCOUTING GURU SMK DENGAN PERSEPSI SISWA TERHADAP PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN PRODUKTIF PADA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK SEPEDA
MOTOR DI SMK NEGERI 1 PUJON

244.
 

HUBUNGAN PEMAHAMAN
KESELAMATAN DAN KESEHAATAN KERJA SISWA DENGAN PENERAPAN DI LABORATORIUM
TEKNIK OTOMOTIF SMK SE KOTA PROBOLINGGO

245.
 

HUBUNGAN PEMAHAMAN SISWA
TENTANG K3 DENGAN IMPLEMENTASINYA DI BENGKEL TEKNIK PEMESINAN  SMK
MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

246.
 

HUBUNGAN PEMANFAATAN ALAT
PRAKTIK DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT
PEMELIHARAAN MESIN KENDARAAN RINGAN KELAS XI DI SMK NEGERI NGASEM

247.
 

HUBUNGAN PEMANFAATAN
SARANA PRASARANA DAN PRESTASI BELAJAR PEKERJAAN DASAR TAKNIK OTOMOTIF PADA
PAKET KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMKN 12 MALANG

248.
 

HUBUNGAN PEMANFAATAN
SUMBER BELAJAR,GAYA BELAJAR DAN MINAT BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA
DIKLAT SEPEDA MOTOR SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN MEKANIK OTOMOTIF SMK
MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

249.
 

HUBUNGAN PEMBELAJARAN
MIKRO DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR PRAKTIK PENGALAMAN
LAPANGAN MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

250.
 

HUBUNGAN PENDIDIKAN SISTEM
GANDA (PSG) TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT
PRODUKTIF KELAS XI JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMKN 3 BOYOLANGU
TULUNGAGUNG

251.
 

HUBUNGAN PENERAPAN
KURIKULUM 2013 TERHADAP PERSIAPAN MENGAJAR GURU, KESIAPAN BELAJAR SISWA DAN
PELAKSANAAN PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMKN 3 BOYOLANGU

252.
 

HUBUNGAN PENGETAHUAN
KEWIRAUSAHAAN DAN HASIL PRAKTEK KERJA INDUSTRI DENGAN MINAT BERWIRA USAHA
SISWA KELAS XII PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK NEGERI 12
MALANG

253.
 

HUBUNGAN PENGETAHUAN TEORI
OTOMOTIF DAN KEMAMPUAN PRAKTIK OTOMOTIF TERHADAP KESIAPAN PRAKTEK KERJA
INDUSTRI SISWA XI PAKET KEAHLIAN TEKNIK KEDNDARAAN RINGAN SMK NEGERI 3
PACITAN

254.
 

HUBUNGAN PENGUASAAN MATA
KULIAHTEKNOLOGI MEKANIK TERHADAPPERENCANAAN MATA KULIAH TUGAS AKHIR MAHASISWA
D3 TEKNIK MESUN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

255.
 

HUBUNGAN PENGUASAAN
MATAKULIAH CAD/CAM DAN PEMROGRAMAN CNC TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATAKULIAH
CNC LANJUT MAHASISWA S1 PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

256.
 

HUBUNGAN PENGUASAAN
PRAKTEK MATAKULIAH MICRO TEACHING DENGAN PRESTASI PRAKTEK LAPANGAN (PPL)
MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF ANGKATAN 2010 UNIVERSITAS NEGERI MALANG

257.
 

HUBUNGAN PENGUASAAN TEORI
K3 DAN PEMBERIAN INSTRUKSI K3 KEPADA SISWA DENGAN TINGKAT KEBERHASILAN
PELAKSANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI JURUSAN ALAT BERAT SMKN 6
MALANG

258.
 

HUBUNGAN PENYUSUNAN
PERANGKAT PEMBELAJARAN GURU PRODUKTIF DAN KETERSEDIAAN PERALATAN LABORATORIUM
DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN DI SMK PGRI
WLINGI

259.
 

HUBUNGAN PERSEPSI GURU
TERHADAP PROGRAM SERTIFIKASI DAN MOTIVASI GURU DALAM MENGIKUTI PROGRAM
SERTIFIKASI DI SMK NEGERI 6 MALANG

260.
 

HUBUNGAN PERSEPSI
MAHASISWA JURUSAN TEKNIK MESIN TENTANG KEKURANGAN FORMASI DOSEN JURUSAN
TEKNIK MESIN DENGAN MINAT DAN MOTIVASI MAHASISWA UNTUK MELANJUTKAN PENDIDIKAN
KE JENJANG STRATA 2

261.
 

HUBUNGAN PERSEPSI
MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF TENTANG KEAHLIAN OTOMOTIF
YANG DIMILIKI DENGAN MOTIVASI PENGAPLIKASIKAN MELALUI PENGADAAN PROGRAM
SERVIS GRATIS DI TEMPAT KKN

262.
 

HUBUNGAN PERSEPSI
MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF UM 2008 TENTANG
SERTIFIKASI GURU DENGAN MOTIVASI MENJADI GURU DI UNIVERSITAS NEGERI MALANG

263.
 

HUBUNGAN PERSEPSI SISWA
MENGENAI  K3  DAN KONDISI BENGKEL DENGAN PELAKSANAAN  K3 SMKN 1 UDANAWU
KABUPATEN BLITAR

264.
 

HUBUNGAN PERSEPSI SISWA
MENGENAI KESELAMATAN KESEHATAN KERJA DAN KONDISI BENGKEL DENGAN PELAKSANAAN
KESELAMATAN KESEHATAN KERJA SISWA DI BENGKEL MESIN OTOMOTIF KELAS X SMKN
PASIRIAN KABUPATEN LUMAJANG

265.
 

HUBUNGAN PERSEPSI SISWA
TENTANG FASILITAS DAN KONDISI BENGKEL OTOMOTIF DENGAN HASIL  BELAJAR TUNE UP
SISWA KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMKN BANDUNG TULUNGAGUNG

266.
 

HUBUNGAN PERSEPSI SISWA
TENTANG KEPRIBADIAN DAN KETRAMPILAN MENGAJAR GURU DENGAN PRESTASI BELAJAR
SISWA KELAS X TKR SMK NEGERI 1 PURWOSARI

267.
 

HUBUNGAN PERSEPSI SISWA
TENTANG PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATA DIKLAT
TEORI KEJURUAN KELAS XII JURUSAN TEKNIK PEMESINAN SMK PEKERJAAN UMUM MALANG

268.
 

HUBUNGAN PERSEPSI SISWA
TERHADAP KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILLS) DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMK
MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

269.
 

HUBUNGAN PERSEPSI SISWA
TERHADAP KELENGKAPAN PERALATAN MENGGAMBAR DAN KONDISI KELAS DENGAN HASIL
BELAJAR MENGGAMBAR KONSTRUKSI DASAR KELAS X TEKNIK PEMESINAN SMK MUHAMMADIYAH
I KEPANJEN

270.
 

HUBUNGAN PRESEPSI SISWA
TENTANG KOMPETENSI GURU BIDANG STUDI TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF DENGAN MOTIVASI
BELAJAR SISWA DI SMK MA’ARIF BATU

271.
 

HUBUNGAN PRESEPSI SISWA
TENTANG LINGKUNGAN SEKOLAH DAN PERAN GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN TERHADAP
PRESTASI BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI SERVICE ENGINE DI SMK NASIONAL MALANG

272.
 

HUBUNGAN PRESTASI AKADEMIK
MATAKULIAH KEAHLIAN BERKARYA, MATAKULIAH KEILMUAN KETRAMPILAN, DAN MATAKULIAH
PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN DENGAN KEMAMPUAN MENGAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF DALAM PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN

273.
 

HUBUNGAN PRESTASI BELAJAR
KEAHLIAN OTOMOTIF DAN PRESTASI PRAKTIK KERJA INDUSTRI DENGAN KESIAPAN KERJA
SISWA KELAS XII  TEKNIK KENDARAAN RINGAN  SMK 2 ISLAM DURENAN KABUPATEN
TRENGGALEK

274.
 

HUBUNGAN PRESTASI BELAJAR
KEAHLIAN OTOMOTIF DAN PRESTASI PRAKTIK KERJA INDUSTRI DENGAN KESIAPAN KERJA
SISWA KELAS XII JURUSAN MEKANIK OTOMOTIF SMK II ISLAM DURENAN KABUPATEN
TRENGGALEK

275.
 

HUBUNGAN PRESTASI BELAJAR
PROGRAM ADAPTIF DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA DIKLAT KELISTRIKAN OTOMOTIF
SISWA KELAS XI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK OTOMOTIF DI SMK NEGERI 1 KEDIRI

276.
 

HUBUNGAN PRESTASI PRAKERIN
DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP RENCANA PEMILIHAN KARIER DI BIDANG OTOMOTIF
SISWA KELAS XI JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN

277.
 

HUBUNGAN PRESTASI PRAKERIN
DAN PRESTASI PRAKTIKUM OTOMOTIF DENGAN PRESTASI UJI KOMPETENSI SISWA KELAS
XII TKR  SMK NEGERI 1 GLAGAH BANYUWANGI

278.
 

HUBUNGAN PRESTASI PRAKTEK
KERJA INDUSTRI DAN SUASANA TEMPAT PRAKTEK TERHADAP MINAT WIRAUSAHA KELAS XII
JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK NEGERI 3 SINGARAJA BALI

279.
 

HUBUNGAN PRESTASI PRAKTIK
INDUSTRI DAN PRESTASI BELAJAR KEWIRAUSAHAAN DENGAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA
SISWA KELAS XII PROGRAM KEAHLIAN OTOMOTIF SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN TAHUN
AKADEMIK 2010/2011

280.
 

HUBUNGAN PRESTASI PRAKTIK
INDUSTRI DAN PRESTASI UJI KOMPETENSI DENGAN KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XII
SMKN 1 SINGOSARI

TAHUN AJARAN 2009/2010

281.
 

HUBUNGAN PRESTASI PRAKTIK
INDUSTRI DAN SIKAP PRAKTIK BENKEL DENGAN PRESTASI UJI KOMPETENSI PROKDUKTIF
SISWA KELAS XII JURUSAN TEKNIK PROSES PEMESINAN DI SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN
TAHUN PELAJARAN 2007-2008

282.
 

HUBUNGAN PROFESIONALISME
GURU PROGRAM KEAHLIAN MEKANIK OTOMOTIF DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATA
DIKLAT CHASIS DI SMK NEGERI 6 MALANG

283.
 

HUBUNGAN QUANTUM LEARNING,
MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESSTASI BELAJAR SISWA KELAS X MATA PELAJARAN GAMBAR
TEKNIK SMKN 3 BOYOLANG

284.
 

HUBUNGAN SARANA PRASARANA
SEKOLAH DAN KOMPETENSI GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN DENGAN PRESTASI PADA
KOMPETENSI MEMPERBAIKI KELISTRIKAN BODI MOBIL SISWA KELAS XI TKR DI SMK SORE
TULUNGAGUNG

285.
 

HUBUNGAN SEKOLAH ASRAMA
DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X JURUSAN TEKNIK
KENDARAAN RINGAN SMK N KLAKAL LUNAJANG 2011-2012

286.
 

HUBUNGAN STATUS SOSIAL
EKONOMI ORANG TUA DAN PENGETAHUAN DASAR MEKANIK OTOMOTIF DENGAN MINAT BERWIRA
USAHA SISWA KELAS XII TEKNIK SEPEDA MOTOR DI SMK NEGERI 1 TRENGGALEK

287.
 

IDENTIFIKASI FASILITAS
BELAJAR UNTUK MENUNJANG PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PROGRAM STUDI TEKNIK ALAT
BERAT DI SMK NEGERI 6 MALANG

288.
 

IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK
TEKNIS KANDUNGAN UNSUR KIMIA DAN INTENSITAS CACAT CORAN ALUMUNIUM DAUR ULANG
VELG MOBIL

289.
 

IDENTIFIKASI KEKUATAN
IMPACT DAN TEKAN PADA ALUMINIUM DAUR ULANG VELG MOBIL

290.
 

IDENTIFIKASI KESULITAN
YANG DIHADAPI OLEH GURU MATADIKLAT KEMAMPUAN PRODUKTIF SMK NEGERI SE-KOTA
MALANG DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

291.
 

IDENTIFIKASI KETAHANAN AUS
DAN DIMENSI KEBULATAN SILINDER LINER MOTOR BENSIN AKIBAT PROSES KARBURASI
DENGAN MEDIA DONOR ARANG TULANG

292.
 

IDENTIFIKASI KOMPETENSI
PANDE BESI KOTA BLITAR DALAM KAITANNYA DENGAN PENGEMBANGAN KTSP PADA MATA
PELAJARAN DASAR KOMPETENSI KEJURUAN (DKK) DI SMK KOTA BLITAR

293.
 

IDENTIFIKASI MACAM – MACAM
CACAT CORAN (ANALISIS PENYEBAB DAN PENANGGULANGANNYA) PADA BENDA KERJA HASIL
CORAN MAHASISWA TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

294.
 

IDENTIFIKASI PERMASALAHAN
GURU TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN TEKNIK PERMESINAN
FRAIS PADA SISWA KELAS XI DI SMKN 1 BLITAR

295.
 

IDENTIFIKASI POTENSI
MIKROALGA SPIRULINA PLATENSIS SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKAR MASA DEPAN
DITINJAU DARI SIFAT FISIK, KIMIA DAN DEKOMPOSISI TERMAL

296.
 

IDENTIFIKASI POTENSI
SAMPAH PADAT ORGANIK KOTA MALANG SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKAR TERBARUKAN

297.
 

IDENTIFIKASI SOFT SKILL
MAHASISWA JURUSAN TEKNIK MESIN  FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG

298.
 

IDENTIFIKASI TINGKAT
KEKERASAN DAN KEDALAMAN KARBURASI SILINDER LINER MOTOR BENSIN AKIBAT PROSES
KARBURASI DENGAN MEDIA ARANG TULANG

299.
 

IMPLEMENTASI  STRATEGI
PEMBELAJARAN MASTERY LEARNING DALAM KOMPETENSI KEJURUAN SISTEM PEMINDAH
TENAGA (KOPLING) TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF DI SMK NEGERI 3 BOYOLANGU
TULUNGAGUNG

300.
 

IMPLEMENTASI KESELAMATAN
DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI LABORATORIUM TEKNIK PEMESINAN SMK NEGERI 1
SINGOSARI

(SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL)

301.
 

IMPLEMENTASI KESELAMATAN
DAN KESEHATAN KERJA DI PT. ASTRA INTERNATIONAL TBK. DAIHATSU

302.
 

IMPLEMENTASI KESELAMATAN
DAN KESEHATAN KERJA PADA PRAKTIKUM PEMESINAN KELAS XI PROGRAM STUDI TEKNIK
PEMESINAN DI SMKN 1 JENANGAN PONOROGO

303.
 

IMPLEMENTASI KESELAMATAN
DAN KESEHATAN KERJA PADA PRAKTIKUM TEKNIK SEPEDA MOTOR PROGRAM STUDI TEKNIK
OTOMOTIF DI SMK NEGERI 2 NEGARA

304.
 

IMPLEMENTASI KESELAMATAN
DAN KESEHATAN KERJA PRAKTIKUM TEKNIK SEPEDA MOTOR PROGRAM STUDI TEKNIK
OTOMOTIF DI SMK MUHAMMADIYAH 6 ROGOJAMPI

305.
 

IMPLEMENTASI KESELAMATAN
KERJA PADA AKTIVITAS INDUSTRI LAMPU EMERGENCY DAN BOHLAM LED DI SMK INDUSTRI
AL KHAFFAH KEPANJEN

306.
 

IMPLEMENTASI KOLABORASI
PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW DAN PEMBERDAYAAN BERFIKIR MELALUI PERTANYAAN
(PBMP) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA
PELAJARAN CNC

307.
 

IMPLEMENTASI KTSP DALAM KEGIATAN
PEMBELAJARAN PENGUKURAN OLEH GURU PENGUKURAN

308.
 

IMPLEMENTASI KURIKULUM
2013 DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 6 MALANG

309.
 

IMPLEMENTASI LESSON STUDY
UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DAN HASIL BELAJAR MATA DIKLAT
MEMBACA GAMBAR TEKNIK SISWA KELAS X-TPC SMK PGRI 3 MALANG

310.
 

IMPLEMENTASI LESSONS STUDY
UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA BIDANG PRODUKTIF
MEKANIK INDUSTRI DI SMKN 1 JATIREJO MOJOKERTO

311.
 

IMPLEMENTASI MANAJEMEN
BENGKEL PADA RUANG PRAKTIK SEPEDA MOTOR DI SMK NEGERI 1 KEBONSARI MADIUN

312.
 

IMPLEMENTASI MANAJEMEN
BENGKEL PRAKTIKUM OTOMOTIF DI SMKN II MALANG

313.
 

IMPLEMENTASI MANAJEMEN
KERJASAMA CHEVROLET DENGAN SMK NEGERI 3 BOYOLANGU DALAM PROGRAM C-STEP

314.
 

IMPLEMENTASI MANAJEMEN
MUTU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DENGAN STANDAR ISO 9001:2000 (STUDI KASUS DI
SMK NEGERI 6 MALANG)

315.
 

IMPLEMENTASI MANJEMEN
BENGKEL TEHADAP PRAKTIK SISWA KELAS X JURUSAN PEMESINAN SMK NEGERI 6 MALANG

316.
 

IMPLEMENTASI METODE
PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STUDENT TEAM ACHIVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK
MENGOPTIMALKAN JAM PELAJARAN SERTA MENINGKATKAN 3 RANAH PELAJARAN TEKNIK
KENDARAAN RINGNGAN SMK N2 KOTA PROBOLINGGO

317.
 

IMPLEMENTASI MODEL
PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DISERTAI TEAM ASSISTED
INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI
TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMKN 1 TRENGGALEK PADA MATA PELAJARAN SISTEM
PEMINDAH TENAGA

318.
 

IMPLEMENTASI PELAKSANAAN
MENEJEMEN BENGKEL BERBASI 5S DI BENGKEL PEMESINAN DAN PENGELASAN JURUSAN
TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

319.
 

IMPLEMENTASI PELAKSANAAN
UJI KOMPETENSI KEAHLIAN (UKK) TEKNIK PEMESINAN DI SMK NEGERI I SINGOSARI

320.
 

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN
BERBASIS KARAKTER (STUD KASUS PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF PROGRAM STUDI
KEAHLIAN ALAT BERAT SMK NEGERI 1 SINGOSARI MALANG)

321.
 

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN
BERBASIS KOMPETENSI DAN PEMBELAJARAN BERBASIS KARAKTER PADA MATA PELAJARAN
PRODUKTIF BAHAN BAKAR MOTOR DIESEL BIDANG STUDI KEAHLIAN TEKNIK OTOMOTIF SMK
AHMAD YANI KOTA PROBOLINGGO

322.
 

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN
PADA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SISWA KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH
1 KEPANJEN

323.
 

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN
TUTOR SEBAYA (PEER LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA
DIDIK PADA MATA PELAJARAN CHASIS PEMINDAH TENAGA (CPT) KELAS XI TEKNIK
KENDARAAN RINGAN (TKR) DI SMKN 1 SINGOSARI KABUPATEN MALANG

324.
 

IMPLEMENTASI PENDEKATAN
SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MESIN DI SMK NEGERI 6
MALANG

325.
 

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN
KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILL EDUCATION) DALAM PEMBELAJARAN PROGRAM PRODUKTIF
TEKNIK PEMESINAN PADA SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

326.
 

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN
SISTEM GANDA (PSG) MODEL BLOCK RELEASE PROGRAM STUDI MEKANIK OTOMOTIF DI SMK
MUHAMMADIYAH 6 ROGOJAMPI

327.
 

IMPLEMENTASI PENGGUNAAN
SUMBER BELAJAR INTERNET DALAM MEMOTIVASI SISWA KELAS X TPM 1 BIDANG STUDI
MENGGAMBAR TEKNIK DI SMKN 6 MALANG

328.
 

IMPLEMENTASI PENILAIAN
AUTENTIK KURIKULUM 2013 PADA RAPOT ONLINE DI SMK NEGERI 6 KOTA MALANG

329.
 

IMPLEMENTASI TEORI
OTOMOTIF DAN PRAKTEK OTOMOTIF TERHADAP KESIAPAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI SISWA
KELAS XI SMK DARUSSALAM CERME TAHUN PELAJARAN 2014/2015

330.
 

INSTALASI SEDERHANA
ELECTROPLATING LOGAM NIKEL DAN UJI KINERJA DITINJAU DARI HUBUNGAN VARIASI
JENIS LARUTAN ELEKTROLIT DAN STRUKTUR MIKRO LAPISAN TERLUAR BAJA ST60

331.
 

KAJIAN SISTEM MANAJEMEN
(PLANNING,ORGANIZING,ACTUATING,CONTROLLING) PADA SARANA DAN PRASARANA BENGKEL
MEKANIK OTOMOTIF DI SMKN 7 SURABAYA

332.
 

KARAKTERISTIK DEKOMPOSISI
MIKRO ALGA SPIRULINA PLATENSIS DENGAN KULIT KACANG

333.
 

KARAKTERISTIK DEKOMPOSISI
PEMBAKARAN SAMPAH PADAT ANORGANIK COMBUSTIBLE KOTA MALANG SEBAGAI ALTERNATIF
BAHAN BAKAR PADA VARIASI HEATING RATE

334.
 

KARAKTERISTIK DEKOMPOSISI
PEMBAKARAN SAMPAH PADAT CAMPURAN ORGANIK ANORGANIK COMBUSTIBLE DENGAN KATALIS
ZINC OXYDE (ZNO)

335.
 

KARAKTERISTIK PELAKSANAAN
PRAKTIK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) PADA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN
DI SMK NEGERI 6 MALANG

336.
 

KARAKTERISTIK PELAKSANAAN
PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN KEGURUAN MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS
NEGERI MALANG DI SMK SE- KOTA DAN KABUPATEN MALANG PADA TAHUN PELAJARAN
2009/2010

337.
 

KARAKTERISTIK PEMBAKARAN
MIKROALGA SPIRULINA PLATENSIS PADA VARIASI MASSA BIOMASSA

338.
 

KARAKTERISTIK PERMUKAAN
PATAHAN HASIL TWO STEEP AUSTEMPERING PADA FERRO CASTING DUCTILE SEBAGAI BAHAN
RODA GIGI DIFFERENTIAL

339.
 

KEEFEKTIFAN METODE
PEMBELAJARAN TEBAK KATA PADA MATA PELAJARAN SISTEM REM TERHADAP HASIL BELAJAR
SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK OTOMOTIF KENDARAAN RINGAN DI SMK ISLAM
PANGGUL KABUPATEN TRENGGALEK

340.
 

KESENJANGAN ANTARA
KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN PADA KEGIATAN PRAKTIK INDUSTRI DENGAN KOMPETENSI
MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI MALANG ANGKATAN 2011

341.
 

KESENJANGAN SOFT SKILLS
MAHASISWA JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG
ANGKATAN 2008 DENGAN KEBUTUHAN TENAGA KERJA DI INDUSTRI

342.
 

KESESUAIAN ANTARA
KOMPETENSI KEAHLIAN PRODUKSI DI SMK ISLAM 1 BLITAR DENGAN KOMPETENSI YANG
DIPEROLEH SISWA PADA WAKTU PRAKTEK KERJA INDUSTRI DI BENGKEL MESIN PROGRAM
KEAHLIAN TEKNIK PERMESINAN

343.
 

KESESUAIAN KOMPETENSI
KEAHLIAN MATA PELAJARAN PRODUKTIF DI SMKN 3 JOMBANG DENGAN KOMPETENSI YANG
DIPEROLEH SISWA PADA WAKTU PRAKTIK KERJA INDUSTRI DI DUNIA USAHA/INDUSTRI
PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN

344.
 

KESESUAIAN PENERAPAN
PELAKSANAAN K3 TERHADAP SISTEM MANAJEMEN K3 DI PT. IPMOMI PLTU PAITON UNIT

345.
 

KESIAPAN GURU TEKNIK
OTOMOTIF DALAM PENERAPAN KURIKULUM 2013 DI SMK MUHAMMADIYAH 7 GONDANG LEGI

346.
 

KESIAPAN SEKOLAH DAN DUNIA
INDUSTRI DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN BERBASIS KERJA (WORK BASED LEARNING)
TERHADAP KESIAPAN SISWA MEMASUKI DUNIA KERJA PADA SISWA KELAS XII SMK
INDONESIA MALANG JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN

347.
 

KETANGGUHAN HASIL
PENGELASAN TIG PADA PELAT BAJA ST37 YANG MENGALAMI PROSES DOUBLE HARDENING
DENGAN VARIASI MEDIA PENDINGINAN (DROMUS, AIR, DROMUS CAMPUR AIR)

348.
 

KETERSEDIAAN SARANA DAN
PRASARANA PADA RUANG PRAKTIK PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN BERDASARAKAN
KETENTUAN BSNP (STUDI KASUS DI SMK NASIONAL MALANG)

349.
 

KINERJA PRAKTIK MENGAJAR
PADA PELAKSANAAN PPL MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MALANG MENURUT PERSEPSI
GURU PAMONG

350.
 

KOMITMEN GURU SMK DALAM
MENGELOLA PEMBELAJARAN JURUSAN OTOMOTIF DI KOTA MALANG

351.
 

KOMPETENSI GURU DALAM
MENGEMBANGKAN TES DAN NON TES MATA PELAJARAN PRAKTIKUM TEKNIK PEMESINAN DI
SMK PEKERJAAN UMUM (PU) MALANG

352.
 

KOMPETENSI GURU SMK DALAM
PELAKSANAAN PENILAIAN PEMBELAJARAN KELOMPOK PEMBELAJARAN KELOMPOK MATA
PELAJARAN PRODUKTIF

353.
 

KOMPUTERISASI LABORATORIUM
TEKNIK MESIN DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG MELALUI SISTEM
INFORMASI MANAJEMEN ( SIM )

354.
 

KONTRIBUSI KEMAMPUAN AWAL
DAN FASILITAS PRAKTIKUM PENGELASAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK
MESIN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

355.
 

KONTRIBUSI KOMPETENSI
TEKNIK PENGUKURAN DAN MEMBACA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA
PRAKTIKUM PEMESINAN DI SMKN 1 TRENGGALEK

356.
 

KONTRIBUSI MANAJEMEN
BENGKEL DISEKOLAH DAN KESIAPAN SISWA TERHADAP KEBERHASILAN PRAKERIN
KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK NEGERI BOYOLANGU
TULUNGAGUNG

357.
 

KONTRIBUSI PENGALAMAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) TERHADAP PRESTASI UJI KOMPETENSI SISWA
KELAS XII KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK NEGERI 1 GIAGAH
BANYUWANGI

358.
 

KONTRIBUSI PRESTASI
PRAKTIK INDUSTRI DAN PRESTASI UJI KOMPETENSI PROFESI TERHADAP MINAT
BERWIRASWASTA SISWA SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN

359.
 

KORELASI  PRESTASI BELAJAR
MATA DIKLAT PERBAIKAN MOTOR OTOMOTIF DAN PRESTASI BELAJAR MATA DIKLAT
KEWIRAUSAHAAN DENGAN MINAT BERWIRAUSAHA DIBIDANG OTOMOTIF PROGRAM KEAHLIAN
TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK NEGERI 6 MALANG

360.
 

KORELASI ANTARA KOMPETESI
KEAHLIAN DENGAN KESIAPAN MENGHADAPI DUNIA KERJA PADA SISWA KELAS XII JURUSAN
TEKNIK PERMESINAN DI SMKN 6 MALANG

361.
 

KORELASI ANTARA
KREATIFITAS DAN GAYA BELAJAR SISWA DENGAN HASIL BELAJAR SISTEM REM SISWA
KELAS XII DI SMK ISLAM PANGGUL KABUPATEN TRENGGALEK

362.
 

KORELASI MINAT DAN
MOTIVASI SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XII PADA MATA DIKLAT SISTEM
REM PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK ISLAM PANGGUL KABUPATEN
TRENGGALEK

363.
 

KORELASI MOTIVASI BELAJAR
DAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK DENGAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN
PENGGUNAAN ALAT UKUR SISWA KELAS X KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN
RINGAN DI SMK NEGERI 1 TANJUNGANOM KABUPATEN NGANJUK

364.
 

KORELASI PERHATIAN ORANG
TUA SISWA DAN BAKAT MEKANIK DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN
PEMELIHARAAN KELISTRIKAN KENDARAAN RINGAN SISWA KELAS XI SMKN 10 MALANG

365.
 

KORELASI PERSEPSI SISWA
TENTANG KEMAMPUAN MENGAJAR GURU PPL JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MALANG DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X SMK PEKERJAAN
UMUM MALANG

366.
 

KORELASI PRESTASI BELAJAR
MATA DIKLAT PRODUKTIF DAN PRESTASI BELAJAR PRAKTIK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
DENGAN UJI KOMPETENSI SISWA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI
SMK NEGERI 2 NGAWI

367.
 

KOROSI HCL

368.
 

KUALITAS
LABORATORIUM/BENGKEL PERMESINAN DI SMK SEKABUPATEN LAMONGAN

369.
 

KUALITAS
LABORATORIUM/BENGKEL SEPEDA MOTOR SMK SWASTA SE-KABUPATEN NGANJUK

370.
 

MANAJEMEN PEMELIHARAAN DAN
PERBAIKAN MESIN PRODUKSI TERHADAP MESIN BUBUT, MESIN BOR DAN MESIN GERINDA
UNTUK MEMINIMALISIR BIAYA DI UNIVERSITASNEGERI MALANG

371.
 

MEDIA PEMBELAJARAN ELEMEN
MESIN II TRANSMISI SABUK-V

372.
 

MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO
LAS MIG PADA MATAKULIAH PENGELASAN LANJUT PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN TEKNIK
MESIN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

373.
 

MENGANALISA FAKTOR-FAKTOR
YANG MEMPENGARUHI MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA JURUSAN S1 PENDIDIKAN TEKNIK
MESIN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

374.
 

MINAT BERPROFESI SEBAGAI
GURU SMK  BAGI SISWA SMA NEGERI 10 DAN SMK NEGERI 6 KOTA MALANG  DITINJAU
DARI JENIS SEKOLAH DAN LATAR BELAKANG EKONOMI

375.
 

MINAT SISWA SMK DALAM
BERWIRAUSAHA DI BIDANG OTOMOTIF

376.
 

MINAT SISWA SMK JURUSAN
TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF DI KOTA BLITAR UNTUK BERWIRAUSAHA DIBIDANG OTOMOTIF

377.
 

MODEL FORUM DISKUSI DAN
MEDIA BELAJAR BERBASIS MOBILE LEARNING UNTUK PEMBELAJARAN KOMPETENSI KEJURUAN
MEMPERBAIKI SISTEM HIDROLIK DAN KOMPRESOR UDARA

378.
 

MODEL KEMITRAAN ANTARA
DUNIA USAHA/INDUSTRI DENGAN DUNIA PENDIDIKAN GUNA MENINGKATKAN KUALITAS
LULUSAN SMK

(STUDI KASUS JALINAN KEMITRAAN ANTARA PT. TRAKINDO UTAMA DENGAN SMK NEGERI 1
SINGOSARI MALANG)

379.
 

MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR
SISWA PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM BERBASIS KARAKTER (STUDI KASUS PADA PROGRAM
STUDI TEKNIK ALAT BERAT SMKN 1 SINGOSARI)

380.
 

OPTIMALISASI PEMANFAATAN
PERALATAN KELISTRIKAN TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XII TKR
DI SMKN 2 BANGKALAN

381.
 

OPTIMALISASI PENERAPAN
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA LABORATORIUM JURUSAN TEKNIK MESIN
UNIVERSITAS NEGERI MALANG

382.
 

OPTIMALISASI PENERAPAN
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP KESELAMTAN KERJA KARYAWAN PLTU
PACITAN

383.
 

OPTIMASI KEKUATAN TARIK
BESI COR NODULAR MELALUI PROSES CONVENTIONAL DAN NOVEL HEAT TREATMENT

384.
 

OPTIMASI NOVEL
AUSTEMPERING TERHADAP SIFAT MEKANIK PADA FERRO CASTING DUCTILE UNTUK
PEMBUATAN CRANKSHAFT

385.
 

PELAKSANAAN KURIKULUM
TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DAN JURUSAN TEKNIK MESIN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
NEGERI 1 SINGOSARI MALANG

386.
 

PELAKSANAAN PENDIDIKAN
KEJURUAN MODEL PSG PROGRAM STUDI TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK NEGERI 3
BOYOLANGU (STUDI KASUS MANAJEMEN PELAKSANAAN PSG)

387.
 

PELAKSANAAN PENILAIAN
AUTENTIK DALAM PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 PADA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MESIN
SMK DI KOTA MALANG

388.
 

PELAKSANAAN TATA TERTIB
SISTEM SKORSING DALAM PENINGKATAN DISIPLIN SISWA DI SMK NEGERI 1 SINGOSARI

389.
 

PEMAHAMAN DAN PENERAPAN
ASESMEN OTENTIK (OUTHENTIC ASSESSMENT) PADA GURU MATA PELAJARAN PENGOPERASIAN
MESIN OTOMASI DASAR SMK SWASTA SE-KOTA MALANG

390.
 

PEMAHAMAN SISWA TERHADAP
BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK DAN PEMANFAATANNYA PADA SMK NEGERI 1 BLITAR

391.
 

PEMAKAIAN PEGAS PULI
SEKUNDER TERHADAP DAYA DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA YAMAHA

392.
 

PEMANFAATAN BUKU SEKOLAH
ELEKTRONIK (BSE) SEBAGAI SUMBER AJAR GURU DI SMK  SE-KOTA SIDOARJO

393.
 

PEMANFAATAN INTERNET
SEBAGAI SUMBER BELAJAR PADA SISWA OTOMOTIF DI SMK NEGERI 12 MALANG

394.
 

PEMANFAATAN MEDIA INTERNET
SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM MENUNJANG HASIL BELAJAR SISWA DI SMK PGRI 1
MEJAYAN KABUPATEN MADIUN

395.
 

PEMANFAATAN MEDIA ONLINE
SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN CADD (COMPUTER AIDED DRAWING
AND DESIGN) DI SMK NEGERI 8 MALANG

396.
 

PEMBELAJARAN PERHITUNGAN
DASAR KONSTRUKSI MESIN DI KELAS X SMKN 1 SINGOSARI MENGGUNAKAN SOFTWARE
SOLIDWORKS

397.
 

PEMBUAATAN CDI PROGRAMABLE
SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER AVR  ATMEGA 32

398.
 

PEMBUATAN PROTOTYPE SISTEM
PENGUNCI DENGAN SISTEM PENGAMAN FINGERPRINT MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER AVR
ATMEGA

399.
 

PENAMBAHAN ZAT ADITIV
NORIVAL PADA PREMIUM TERHADAP KINERJA MESIN DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR MESIN
YAMAHA V-IXION

400.
 

PENCANTUMAN RANAH AFEKTIF
DALAM RPP SERTA PELAKSANAANNYA OLEH GURU OTOMOTIF SMK NEGERI SE-MALANG RAYA

401.
 

PENCAPAIAN KOMPETENSI
PRAKERIN DITINJAU DARI PERSEPSI SISWA TENTANG KUALIFIKASI TEMPAT, SISTEM
PEMBIMBINGAN, DAN UMPAN BALIK SISWA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MESIN DI SMK SE-
MALANG RAYA

402.
 

PENEMPATAN MODEL
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) UNTUK
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SISTEM REM KELAS XI
SMKN 2 BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2013/2014

403.
 

PENERAPAN JOB SAFETI
ANALYSIS DAN BAKAT MEKANIK TERHADAP KEMAMPUAN SISWA DALAM MENGIDENTIFIKASI
RESIKO KECELAKAAN KERJA PAADA PELAJARAN PRODUKTIF KOMPENTENSI KEAHLIAN TEKNIK
ALAT BERAT SMKN 1 SINGOSARI

404.
 

PENERAPAN KESELAMATAN DAN
KESEHATAN KERJA (K3) DI LABORATORIUM TEKNIK PEMESINAN SISWA SMK PGRI 3 MALANG

405.
 

PENERAPAN KOLABORASI MODEL
PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN TUTOR SEBAYA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR
MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK STUDI PADA SISWA KELAS X TPM 1 SMK NEGERI 6
MALANG

406.
 

PENERAPAN KURIKULUM 2013
DALAM MENINGKATKAN SOFT SKILL SISWA PADA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN
RINGAN KELAS X SMK NEGERI 10 MALANG

407.
 

PENERAPAN KURIKULUM 2013
TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT TEKNIK LISTRIK DASAR
OTOMOTIF DI KELAS X TKR II DI SMKN 2 PROBOLINGGO

408.
 

PENERAPAN KURIKULUM
BERBASIS KARAKTER DALAM PENGEMBANGAN SOFT SKILL SISWA SMK

409.
 

PENERAPAN KURIKULUM
BERBASIS KARAKTER DALAM PENGEMBANGAN SOFT SKILL SISWA SMK KELAS X PADA MATA
PELAJARAN PRODUKTIF PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK OTOMOTIF SMK NEGERI 1 KEPANJEN
KABUPATEN MALANG

410.
 

PENERAPAN LESSON STUDY
PADA KOMPETENSI DASAR MENJELASKAN CARA PENGGUNAAN ALAT UKUR MEKANIK PRESISI
UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TPM 1 PROGRAM
KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PERMESINAN DI SMKN 3 BOJONEGORO

411.
 

PENERAPAN LESSON STUDY
UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN SISTEM REM KELAS XI
DI SMK NEGERI 1 KEPANJEN MALANG

412.
 

PENERAPAN MEDIA
PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS SOFTWARE MACROMEDIA FLASH PADA PEMBELAJARAN
TEORI MATAKULIAH ELEKTRONIKA DASAR DI JURUSAN TEKNIK MESIN

413.
 

PENERAPAN METODE
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT  BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN
KECAKAPAN TEKNIKAL MEMPERBAIKI SISTEM REM PADA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK
OTOMOTIF DI SMK “NASIONAL” MALANG

414.
 

PENERAPAN METODE
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN
KECAKAPAN TEKNIKAL MEMPERBAIKI SISTEM PENGAPIAN PADA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK
OTOMOTIF DI SMK “MUHAMMADIYAH 07″ GONDANGLEGI MALANG”

415.
 

PENERAPAN METODE
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN
KECAKAPAN TEKNIKAL MEMPERBAIKI SISTEM PENGAPIAN PADA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK
OTOMOTIF DI SMK “NASIONAL” MALANG

416.
 

PENERAPAN METODE
PEMBELAJARAN COOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) UNTUK MENINGKATKAN
HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN TUNE UP MOTOR BENSIN KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH 6
ROGOJAMPI BANYUWANGI

417.
 

PENERAPAN METODE PROJECT
BASE LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA DIKLAT MEKANIKA
TEKNIK SISWA KELAS X SEMESTER II SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN TAHUN PELAJARAN
2008/2009

418.
 

PENERAPAN METODE PROYEK
UNTUK MENINGKATKAN ASPEK PSIKOMOTORIK SISWA KELAS X PADA PENGELASAN OKSI –
ASETILEN DI SMKN 1 UDANAWU

419.
 

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN
CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN
PRESTASI PESERTA DIDIK KELAS XI TEKNIK KENDARAN RINGAN PADA KOMPETENSI
MENGIDENTIFIKASI SISTEM STARTER DI SMKN 6 MALANG

420.
 

PENERAPAN MODEL
PEMBELAJARAN IOC (INSIDE OUTSIDE CIRCLE) UNTUK MATA PELAJARAN SITEM PENGAPIAN
PADA SISWA KELAS XI TKR (TEKNIK KENDARAAN RINGAN) DI SMK PGRI SINGOSARI
MALANG

421.
 

PENERAPAN MODEL
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMEN (TGT) UNTUK MENINGKATKAN
MOTIFASI DAN HASIL BELAJAR PEKERJAAN DASAR TEKNIK OTOMOTIF SMK NEGERI 1
NJENANGAN PONOROGO

422.
 

PENERAPAN MODEL
PEMBELAJARAN PROJECT BASE LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN
PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT KOMPETENSI KEJURUAN KELAS XI TEKNIK
PEMESINAN DI  SMKN 1 SINGOSARI

423.
 

PENERAPAN MODEL
PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DALAM UPAYA
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATA DIKLAT SISTEM PENDINGINAN KELAS XI JURUSAN
TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

424.
 

PENERAPAN MODEL PROBLEM
BASED LEARNING (PBL) SEBAGAI PENDEKATAN SCIENTIFIC PADA KURIKUKUM 2013
TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MATA DIKLAT TEKNOLOGI MOTOR BENSIN
JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

425.
 

PENERAPAN PEMBELAJARAN
BERBASIS LESSONS STUDY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAN EFEKTIFITAS PRAKTIK
PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) MAHASISWA CALON GURU TEKNIK MESIN DI SMK PGRI 3
MALANG

426.
 

PENERAPAN PEMBELAJARAN
KESELAMATAN KESEHATAN KERJA BERORIENTASI KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILL) UNTUK
MENINGKATKAN SIKAP DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMKN TRENGGALEK

427.
 

PENERAPAN PEMBELAJARAN
KOOPERATIF MODEL MAKE A-MATCH PADA MATA DIKLAT CHASIS OTOMOTIF  SISWA KELAS X
PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK NEGERI 10 MALANG

428.
 

PENERAPAN PEMBELAJARAN
KOOPERATIF MODEL NUMBERED HEADS TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR
DAN KEAKTIFAN SISWA STANDAR KOMPETENSI PENGENALAN ILMU STATIKA DAN TEGANGAN
PADA KELAS X TEKNIK PEMESINAN 2 DI SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

429.
 

PENERAPAN PEMBELAJARAN
KOOPERATIF MODEL TTW (THINK TALK WRITE) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMK

430.
 

PENERAPAN PEMBELAJARAN
KOORPERATIF THINK-PAIR-SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA
KOMPENTENSI DASAR TEKNIK SEPEDA MOTOR KELAS X PTO SMK PGRI TUREN

431.
 

PENERAPAN PEMBELAJARAN
TEAM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR PRAKTEK KELAS 11 DI SMLN 6 MALANG

432.
 

PENERAPAN PENBELAJARAN
TEKNIK MESIN DENGAN THE 5 E LEARNING CYCLE MODEL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN
KEMAMPUAN BERTANYA GURU DAN SISWA SERTA PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XII-1
SMKN 1 SINGOSARI

433.
 

PENERAPAN PENDEKATAN
STRATEGI PENGAJARAN TIMBAL NALIK (RECIPROCAL TEACHING) UNTUK MENINGKATKAN
KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI, PRESTASI DAN MOTIVASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN
PENGETAHUAN DASAR TEKNIK MESIN SISWA KELAS X DI SMKN 6 MALANG

434.
 

PENERAPAN STRATEGI BELAJAR
MURDER UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN
MENGGUNAKAN ALAT-ALAT UKUR KELAS X KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN
RINGAN DI SMKN 1 BANDUNG-TULUNGAGUNG

435.
 

PENGARUH  METODE
PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI
BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT MESIN KONVERSI ENERGI ENGINE SISWA KELAS X
TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK NEGERI 10 MALANG

436.
 

PENGARUH  TEMPERATUR
CARBURIZING TERHADAP TINGKAT KEKERASAN BAJA ST 41 DENGAN METODE PACK
CARBURIZING

437.
 

PENGARUH  WAKTU PENCELUPAN
DAN PERBANDINGAN GARAM DENGAN AIR PADA PROSES QUENCHING TERHADAP TINGKAT
KEKERASAN LOGAM AL-SI

438.
 

PENGARUH AIR AC DAN AIR
COOLANT PADA RADIATOR TERHADAP SUHU KERJA MESIN SEPEDA MOTOR HONDA C51

439.
 

PENGARUH ALAT PELINDUNG
DIRI DAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP KENYAMANAN DAN KESEHATAN KERJA BAGI
PEKERJA BENGKEL MESIN PRODUKSI DI KABUPATEN TULUNGAGUNG

440.
 

PENGARUH ANTARA LATAR
BELAKANG PENDIDIKAN, PENGUASAAN KOMPETENSI OTOMOTIF, DAN KEMAMPUAN AWAL
TERHADAP KESIAPAN ON JOB TRAINING MAHASISWA PUSDIKLAT SUZUKI UNIVERSITAS
NEGERI MALANG

441.
 

PENGARUH ANTARA SIKAP,
MOTIVASI SISWA, DAN SARANA PRASARANA PRAKTIK DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA
DIKLAT SISTEM PEMINDAH TENAGA SISWA KELAS XI JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN
SMKN 1 WONOASRI.

442.
 

PENGARUH ANTROPOMETRI
TERHADAP KELELAHAN KERJA DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEKERJAAN MENGIKIR
DALAM MATADIKLAT KERJA BANGKU KELAS X SMKN I BLITAR JURUSAN MESIN

443.
 

PENGARUH ARUS LISTRIK
PENGELASAN TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN KETANGGUHAN LAS SMAW DENGAN ELEKTRODA
E7016

444.
 

PENGARUH ARUS LISTRIK,
GERAKAN ELEKTRODA DAN POSISI PENGELASAN TERHADAP KEKERASAN, KEKUATAN TARIK
DAN KETANGGUHAN DAERAH HAZ (HEAT AFFECTED ZONE) PADA PENGELASAN KAMPUH V
DENGAN LAS SMAW PADA BAJA ST 42

445.
 

PENGARUH ARUS PENGELASAN
TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN KETANGGUHAN LAS SMAW DENGAN ELEKTRODA E7018

446.
 

PENGARUH AUSTEMPER PADA
BESI COR NODULAR TERHADAP KEKERASAN MATERIAL DASAR CRANKSHAFT

447.
 

PENGARUH BAKAT MEKANIK DAN
GAYA BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN MEMBACA GAMBAR TEKNIK
DI SMK PGRI 3 MALANG

448.
 

PENGARUH BAKAT MEKANIK DAN
PENGUASAAN TEORI MENGIDENTIFIKASI BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR TERHADAP PRESTASI
KOMPETENSI MELAKUKAN PERBAIKAN SISTEM BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR SISWA KELAS X
PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK SEPEDA MOTOR DI SMK NEGERI 9 MALANG

449.
 

PENGARUH BAKAT MEKANIK
SISWA DAN KELENGKAPAN FASILITAS BELAJAR SESUAI BSNP TERHADAP PRESTASI BELAJAR
PRAKTIKUM ENGINE BENSIN SISWA SMK NEGERI 1 UDANAWU BLITAR

450.
 

PENGARUH BALANCING
CRANKSHAFT TERHADAP PENGGUNAAN BAHAN BAKAR DAN TORSI MESIN YAMAHA SCORPIO

451.
 

PENGARUH BENTUK PISTON
TERHADAP DAYA DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR TIGER

452.
 

PENGARUH BESAR ARUS
LISTRIK TERHADAP KEKERASAN BAJA DENGAN COOLING MINYAK TANAH PADA MESIN EDM DI
PPPPTK/VEDC MALANG

453.
 

PENGARUH BESAR ARUS
LISTRIK TERHADAP KONDISI MIKRO DAERAH HAZ DAN TINGKAT KEKERASAN DAN KEKUATAN
IMPACT HASIL PENGELASAN DENGAN LAS GMAW PADA BAJA ST 37

454.
 

PENGARUH BESAR KUAT ARUS
PADA PROSES ELECTROPLATING DENGAN MENGGUNAKAN NIKEL TERHADAP KETEBALAN,
KEKERASAN, LAJU KOROSI DAN KEKERASAN PADA BAJA ST 60

455.
 

PENGARUH BESAR TEGANGAN
LISTRIK PADA PROSES ELECTROPLATING DENGAN MENGGUNAKAN NIKEL TERHADAP
KETEBALAN, KEKERASAN, LAJU KOROSI DAN KEKERASAN PADA BAJA ST 60

456.
 

PENGARUH BLENDED LEARNING
BERBASIS SCHOOLOGY DAN KEMAMPUAN AWAL SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATA
PELAJARAN PEMELIHARAAN KELISTRIKAN KENDARAAN RINGAN DI KELAS XI TKR SMK
NEGERI 3 SINGARAJA

457.
 

PENGARUH CAIRAN PENDINGIN
SEMI SINTETIK DAN SELUBLE OIL TERHADAP KEAUSAN PAHAT HIGH SPEED STEEL (HSS)
PADA PROSES END MILLING

458.
 

PENGARUH CAMPURAN KARBON
DARI ARANG BATOK KELAPA PADA PASIR CETAK TERHADAP NILAI KEKERASAN HASIL
PENGECORAN

459.
 

PENGARUH CAMPURAN MNYAK
JARAK PADA SOLAR DENGAN PUTARAN MASIN TERHADAP DAYA DAN KEPEKATAN GAS BUANG MESIN
DIESEL

460.
 

PENGARUH CAMSHAFT
KONVENSIONAL DAN CAMSHAFT RACING PADA ROLLER ROCKER ARM TERHADAP DAYA PADA
SEPEDA MOTOR HONDA GL PRO

461.
 

PENGARUH CATALYTIC
CONVERTER DENGAN FILTER BUTIRAN ZOLOITE TERHADAP UNJUK KERJA DAYA PUTARAN
MESIN MOTOR BENSIN 4 LANGKAH

462.
 

PENGARUH CELAH BUSI
TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG SEPEDA MOTOR YAMAHA VEGA R
110 CC

463.
 

PENGARUH CELAH DAN JENIS
BUSI TERHADAP EFISIENSI BAHAN BAKAR PADA MOTOR BENSIN 4 TAK

464.
 

PENGARUH CITRA DAN BUDAYA
KERJA PERUSAHAAN BENGKEL OTOMOTIF TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN TEMPAT
PRAKTIK INDUSTRI (STUDI PADA MAHASISWA PRODI S1 PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF
ANGKATAN 2012 UNIVERSITAS NEGERI MALANG)

465.
 

PENGARUH DEBIT GAS ARGON
TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA SAMBUNGAN ALUMUNIUM DENGAN LAS
GMAW BERKAMPUH V DAN POSISI PENGELASAN 1G

466.
 

PENGARUH DESAIN SAMBUNGAN
DAN JENIS ELEKTRODE PADA PENGELASAN SMAW TERHADAP KEKUATAN BENDING BAJA ST41

467.
 

PENGARUH DIKLAT DAN
PENGALAMAN GURU TERHADAP KOMPETENSI GURU TEKNIK KENDARAAN RINGAN DALAM
MENGELOLA BENGKEL PADA SMK DI KOTA MALANG

468.
 

PENGARUH DISIPLIN BELAJAR
DAN LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF ANGKATAN 2010 FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI
MALANG

469.
 

PENGARUH ELEKTROLISIS AIR
TERHADAP EMISI GAS BUANG DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA MOBIL EFI

470.
 

PENGARUH FARIASI BAHAN
PENGKAT TERHADAP FLUIDITAS DAN KUALITAS HASIL PENGECORAN LOGAM PADUAN AI-SI

471.
 

PENGARUH FASILITAS ,DASAR
PEMAHAMAN KESEHATAN KESELAMATAN KERJA (K3) TERHADAP HASIL BELAJAR PRAKTIKUM
PENGELASAN DI FAKULTAS TEKNIK

472.
 

PENGARUH FASILITAS PRAKTIK
DAN PRESTASI BELAJAR PRAKTIK LAS TERHADAP MINAT BERWIRASWASTA DI BIDANG
PENGELASAN PADA SISWA TEKNIK PENGELASAN SMK KELAS XII MUHAMADIYAH 1 KEPANJEN

473.
 

PENGARUH FASILITAS
PRAKTIKUM TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN SISTEM PEMINDAH
TENAGA JURUSAN TEKNIK SEPEDA MOTOR SMKN 1 PUJON KABUPATEN MALANG

474.
 

PENGARUH FLUKS MAGNETIK
PADA SISTEM BAHAN BAKAR TERHADAP UNJUK KERJA MESIN DAN EMISI GAS BUANG PADA
SEPEDA MOTOR YAMAHA VEGA 100 CC

475.
 

PENGARUH HUBUNGAN
INTERPESONAL ANTAR MAHASISWA DAN BAKAT MEKANIK  TERHADAP HASIL BELAJAR
MATAKULIAH SISTEM CHASIS, SUSPENSI, KEMUDI MAHASISWA S1 PENDIDIKAN TEKNIK
OTOMOTIF 2008 FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG

476.
 

PENGARUH IMPLEMENTASI
KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) TERHADAP KEPUASAN DAN MOTIVASI KERJA
PADA KARYAWAN BAGIAN GILINGAN PT. KEBON AGUNG MALANG\\

477.
 

PENGARUH IMPLEMENTASI
KURIKULUM 2013 TERHADAP MINAT BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA
PELAJARAN PRODUKTIF DI SMK ISLAM 2 WLINGI

478.
 

PENGARUH INTERNET SEBAGAI
SUMBER BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL PRESTASI BELAJAR
MATA PELAJARAN PRODUKTIF KELAS XI TKR DI SMKN 1 KEDIRI

479.
 

PENGARUH JENIS BAHAN KABEL
BUSI DAN JENIS BUSI YANG DIPAKAI TERHADAP PANJANG PERCIKAN BUNGA API DAN
EMISI GAS BUANG PADA MOTOR BENSIN SISTEM EFI (ELECTRONIC FUEL INJECTION)

480.
 

PENGARUH JENIS ELEKTRODA
DAN POSISI PENGELASAN TERHADAP KEKUATAN TARIK HASIL LAS SMAW LOGAM ST 37

481.
 

PENGARUH JENIS ELEKTRODA
LAS SMAW TERRHADAP STRUKTUR MIKRO DAERAH HAZ PADA BAJA KARBON RENDAH

482.
 

PENGARUH JENIS GARAM
SEBAGAI MEDIA PENDINGIN TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA PROSES
PENGERASAN (HARDENING) BAJA 545C

483.
 

PENGARUH JENIS MEDIA
PENDINGIN TERHADAP KEKUATAN TARIK SAMBUNGAN LOGAM LAS PLAT BAJA ST 60 DENGAN
PENGELASAN MIG/MAG

484.
 

PENGARUH JENIS POSISI
PENGELASAN SMAW PADA BAJA ST41 TERHADAP UJI TEKUK DAN SRUKTUR MIKRONYA

485.
 

PENGARUH JUMLAH LILITAN
CDI TERHADAP DAYA PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA JUPITER 2 TAHUN 2008

486.
 

PENGARUH KADAR AIR DAN
BETONIT PADA PASIR CETAK MALANG TERHADAP KERATAN PERMUKAAAN HASIL CORAN DAN
CACAT CORAN LOGAM ALUMUNIUM

487.
 

PENGARUH KADAR DROMUS OIL
DALAM MEDIA PENDINGIN TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR MIKRO BAJA ST.60
YANG MENGALAMI PROSES HARDENING TEMPERING

488.
 

PENGARUH KADAR DROMUS
SOLAR DALAM MEDIA PENDINGINAN TERHADAP KEKUATAN IMPACT DAN KEKUATAN TARIK
BAJA SS40 PROSES HARDENING TEMPERING

489.
 

PENGARUH KADAR GARAM DAPUR
(NACI) SEBAGAI MEDIA PENDINGIN LAS MIG TERHADAP KEKUATAN TARIK SAMBUNGAN
& STRUKTUR MICRO PLAT BAJA ST 41

490.
 

PENGARUH KADAR GARAM DAPUR
(NACL) DALAM MEDIA PENDINGIN TERHADAP TINGKAT KEKERASAN PADA PROSES
PENGERASAN BAJA ST-60

491.
 

PENGARUH KADAR SEMEN
PORTLAND DALAM PASIR CETAK TERHADAP KEKUATAN CETAKAN PASIR, PERMEABILITAS,
FLUIDITAS, KEKERASAN DAN KUALITAS CORAN LOGAM AL-SI DENGAN METODE GRAVITASI
CASTING

492.
 

PENGARUH KADAR TANAH LIAT
DAN WATER GLASS (SODIUM SILICADE) PADA CETAKAN TERHADAP HASIL CORAN, KEKUATAN
TARIK, DAN KEKERASAN LOGAM ALUMINIUM (AL-SI)

493.
 

PENGARUH KADAR TANAH LIAT
TERHADAP HASIL CORN,KEKUATAN TARIK DAN KEKERASAN PADA LOGAM ALUMINIUM

494.
 

PENGARUH KAPASITANSI
ELECTROSTATIC CAPACITOR PADA CAPACITOR DISCHARGE IGNITION (CDI) TIPE DIRECT
CURRENT (DC) TERHADAP DAYA PADA MESIN KENDARAAN SEPEDA MOTOR 4 TAK

495.
 

PENGARUH KATALIS AL2O3
TERHADAP DEKOMPOSISI PEMBAKARAN MIKROALGA SPIRULINA PLATENSIS SEBAGAI
ALTERNATIF BAHAN BAKAR TERBARUKAN

496.
 

PENGARUH KEAKTIFAN
BERORGANISASI EKSTRAKURIKULER DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR
MAHASISWA S1 PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI
MALANG

497.
 

PENGARUH KECEPATAN DAN
JENIS ELEKTRODA TEMPER BEAD WELDING TERHADAPKETANGGUHAN HASIL LAS SMAW BAJA
ST 37

498.
 

PENGARUH KECEPATAN POTONG
(FEED RATE) DAN GERAK PEMAKANAN (FEEDING) TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN
(SURFACE ROUGHNESS) HASIL PEMBUBUTAN (TURNING) PADA BAJA CARBON ST 60

499.
 

PENGARUH KECEPATAN POTONG
DAN KECEPATAN PEMAKANAN SERTA KEDALAMAN PEMOTONGAN TERHADAP TINGKAT KEAUSAN
PAHAT HSS MOLYBDENUM MERK BOHLER PADA PROSES PEMBUBUTAN

500.
 

PENGARUH KECEPATAN PUTAR
SPINDEL DAN KECEPATAN FEEDING PADA PROSES TURNING CNC TERHADAP KEKASARAN
PERMUKAAN BAJA C55

501.
 

PENGARUH KEDISIPLINAN
TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA OTOMOTIF KELAS XI DI SMK NEGERI 1 TRENGGALEK

502.
 

PENGARUH KEDISPLINAN SISWA
DAN KEADAAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PRAKTEK
MOTOR BENSIN PADA SISWA KELAS X JURUSAN OTOMOTIF SMKN 6 MALANG

503.
 

PENGARUH KELENGKAPAN ALAT
PELINDUNG DIRI (APD) DI LABORATORIUM OTOMOTIF TERHADAP KENYAMANAN BELAJAR
SISWA DI SMK

504.
 

PENGARUH KELENGKAPAN
FASILITAS PEMBELAJARAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR
SISWA PADA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN KELAS XI SMK NEGERI 1
SINGOSARI

505.
 

PENGARUH KELENGKAPAN
PERALATAN PRAKTEK KELISTRIKAN OTOMOTIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA
DIKLAT PRAKTEK KELISTRIKAN DI KELAS XI SMK NEGERI 1 GLAGAH KABUPATEN
BANYUWANGI

506.
 

PENGARUH KEMAMPUAN
KOGNITIF TERHADAP KEMAMPUAN PSIKOMOTORIK MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK SISWA
KELAS 8 JURUSAN TEKNIK PEMESINAN DI SMK 1 ISLAM BLITAR

507.
 

PENGARUH KEMAMPUAN PRAKTIK
PEMESINAN DAN INFORMASI DUNIA KERJA TERHADAP KESIAPAN MENTAL KERJA SISWA
KELAS XII TEKNIK PEMESINAN SMK NEGERI 2 KOTA PROBOLINGGO

508.
 

PENGARUH KEMAMPUAN SISWA
MEMBACA GAMBAR KERJA & KEMAMPUAN SISWA MEMBACA ALAT UKUR TERHADAP
PRESTASI BELAJAR PADA MATADIKLAT MEMPERGUNAKAN MESIN BUBUT KELAS XI TEKNIK
PEMESINAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

509.
 

PENGARUH KESEHATAN DAN
KESELAMATAN KERJA (K3) PADA KEGIATAN PRAKTIK KELAS XI PROGRAM STUDI KEAHLIAN
TEKNIK OTOMOTIF TERHADAP KENYAMANAN BELAJAR SISWA DI SMK NASIONAL MALANG

510.
 

PENGARUH KETRAMPILAN
MENGAJAR GURU PRODUKTIF DALAM MENGAJAR MATA PELAJARAN PRODUKTIF TERHADAP
PRESTASI BELAJAR SISWA SMKN 12 MALANG

511.
 

PENGARUH KINERJA GURU
TERHADAP MINAT BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN
PRODUKTIF DI SMK ISLAM WLINGI

512.
 

PENGARUH KOMPETENSI
MENGGAMBAR TEKNIK DAN KOMPETENSI TEKNIK PENGUKURAN TERHADAP HASIL BELAJAR
PRAKTIKUM PEMESINAN SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN DI SMK
NEGERI 2 TERNATE

513.
 

PENGARUH KOMPETENSI
PEDAGOGIK, KEPRIBADIAN, PROFESIONAL, DAN SOSIAL GURU PRAKTIKAN TERHADAP
MOTIVASI BELAJAR SISWA SMK NEGERI 1 SINGOSARI KABUPATEN MALANG

514.
 

PENGARUH KOMPOSISI CETAKAN
PASIR TERHADAP HASIL PENGECORAN LOGAM ALUMUNIUM

515.
 

PENGARUH KOMPOSISI MEDIA
CARBONITRIDING TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA ST 42

516.
 

PENGARUH KONDISI BELAJAR
DAN KENYAMANAN SISWA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS XI TEKNIK KENDARAAN
RINGAN

517.
 

PENGARUH KONDISI BENGKEL
DAN FASILITAS PRAKTIKUM TERHADAP HASIL BELAJAR PRAKTIKUM TERHADAP HASIL
BELAJAR PRAKTIKUM MOTOR BENSIN SISWA KELAS XII TKR DI SMKN I DOKO, KABUPATEN
BLITAR

518.
 

PENGARUH KONDISI ELEKTRODA
E 7016 TERHADAP KEKUATAN SAMBUNGAN LAS SMAW PADA PLAT BAJA ST 41

519.
 

PENGARUH KONDISI ELEKTRODA
E 7016 TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN UJI TARIK SAMBUNGAN LAS SMAW PADA PLAT
BAJA BJTP 25

520.
 

PENGARUH KREATIFITAS DAN
FASSILITAS PERALATAN PRAKTIK DI BENGKEL OTOMOTIF  TERHADAP PRESTASI BELAJAR
PRAKTIK JURUSAN MEKANIK OTOMOTIF KELAS 1 SMK NEGERI 6 MALANG

521.
 

PENGARUH KREATIFITAS GURU
TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA BIDANG TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK
NEGERI 2 BOJONEGORO

522.
 

PENGARUH KUALITAS ACCU
TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR VEGA ZR

523.
 

PENGARUH KUAT ARUS
PENGELASAN DAN GAS FLOW RATE TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MICRO BAJA SS400
PADA PENGELASAN GMAW

524.
 

PENGARUH LAMA HOLDING PADA
TEMPERATUR AUSTENIT TERHADAP UKURAN BUTIR BAJA KARBON RENDAH

525.
 

PENGARUH LAMA MENGAJAR,
BEBAN MENGAJAR DAN STATUS KEPEGAWAIAN TERHADAP KINERJA GURU KEAHLIAN OTOMOTIF
SMK NEGERI SE-KOTA MALANG

526.
 

PENGARUH LAMA PENDIDIKAN
DAN PENGALAMAN MENGAJAR GURU MATA PELAJARAN PRODUKTIF TERHADAP PRESTASI
BELAJAR SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK
OTOMOTIF SE-KOTA MALANG

527.
 

PENGARUH LATAR BELAKANG
PEKERJAAN ORANG TUA TERHADAP MINAT BERWIRASWASTA SISWA KELAS X PROGRAM
KEAHLIAN TEKNIK MESIN OTOMOTIF DI SMK PGRI TUREN

528.
 

PENGARUH LATAR BELAKANG
PEKERJAAN ORANG TUA TERHADAP MINAT BERWIRASWASTA SISWA KELAS X PROGRAM
KEAHLIAN TEKNIK SEPEDA MOTOR SMK NEGERI 1 PUJON KAB. MALANG TAHUN AJARAN
2010/2011

529.
 

PENGARUH LCD DAN MODEL
PEMBELAJARAN PADA PRAKTIKUM AC MOBIL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SMK
PLUS MIFTAHUL ULUM GONDANG LEGI KABUPATEN MALANG

530.
 

PENGARUH MACAM MACAM
PENYETELAN KERENGGANGAN CELAH KATUP TERHADAP DAYA MESIN DAN KONSUMSI BAHAN
BAKAR PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA VEGA ZR

531.
 

PENGARUH MANIPULASI DATA
OXYGEN SENSOR DENGAN MENGGUNAKAN RESISSTOR YANG DIKENDALIKAN THROTLE POSITION
SWITCH DAN PENGGUNAAN KOIL RACING TERHADAP DAYA MOTOR PADA SEPEDA MOTOR HONDA
VARIO 125 PGM-FI

532.
 

PENGARUH MEDIA
PEMBELAJARAN BERBASIS FREE WEB BLOG TERHADAP HASIL BELAJAR KOMPETENSI SISTEM
STARTER DAN PENGISIAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SISWA KELAS XI
DI SMK NEGERI 1 TRENGGALEK

533.
 

PENGARUH MEDIA
PEMBELAJARAN FLIP EBOOK TERHADAP HASIL BELAJAR KOMPETENSI DASAR
MENGIDENTIFIKASI SISTEM STATER SISWA KELAS X JURUSAN OTOMOTIF DI SMKN 1
GLAGAH BANYUWANGI.

534.
 

PENGARUH MEDIA PENDINGIN
MINYAK PELUMAS SAE 40 PADA PROSES QUENCING DAN TEMPERING TERHADAP KETANGGUHAN
BAJA KARBON RENDAH

535.
 

PENGARUH METODE  PROBLEM
BASED LEARNING (PBL) DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA
KOMPENTENSI PENGINDENTIFIKASI KOMPONEN SISTEM PENGAPIAN KONVENSIONAL DI SMK
NASIONAL MOJOSARI

536.
 

PENGARUH METODE KOOPERATIF
(NHT) TERHADAP MOTIFASI DAN HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN MESIN DIESEL
SISWA KELAS XI TKR SMK VETERAN 1 TULUNGAGUNG

537.
 

PENGARUH METODE LATIHAN
TERBIMBING DAN PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
PADA KOMPETENSI KEAHLIAN SISTEM STARTER DAN PENGISIAN UNTUK SISWA KELAS XI
TKR DI SMK PGRI SINGOSARI

538.
 

PENGARUH METODE
PEMBELAJARAN DISCOVERRY LEARNING DAN BAKAT MEKANIK TERHADAP HASIL BELAJAR
SISWA KELAS XI MATA DIKLAT SISTEM PENGAPIAN PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK SEPEDA
MOTOR DI SMKN I KEBONSARI MADIUN

539.
 

PENGARUH METODE
PEMBELAJARAN E-LEARNING BERBASIS INTRANET  MENGGUNAKAN MOODLE TERHADAP
PRESTASI DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PROGRAM STUDI KEAHLIAN TEKNIK MESIN DI
SMKN 3 BOYOLANGU TULUNGAGUNG

540.
 

PENGARUH METODE
PEMBELAJARAN INKUIRI DAN TSTS (TWO STAY TO STRAY) UNTUK MENINGKATKAN HASIL
BELAJAR MATA DIKLAT SISTEM PENGAJARAN SISWA KELAS 1 DI SMKN 1 KERTOSONO

541.
 

PENGARUH METODE
PEMBELAJARAN KOLABORATIF DAN BAKAT MEKANIK SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR
SISWA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN PADA MATA PELAJARAN GAMBAR
TRKNIK DI SMK NEGERI 6

542.
 

PENGARUH METODE PENYAYATAN
DAN SUDUT BUANG PAHAT TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BENDA HASIL BUBUT RATA
MENGGUNAKAN PAHAT ASP23/VANNADIS 23

543.
 

PENGARUH METODE STUDENT
TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN  MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL
BELAJAR BIDANG STUDI SISTEM PEMINDAH TENAGA

544.
 

PENGARUH METODE URUTAN
PEMBELAJARAN PRAKTEK ( LEARNING STAGE ) PADA MATA PELAJARAN SISTEM REM DAN
RODA TERHADAP PRESTASI BELAJAR  SISWA KELAS XII TKR DI SMK ISLAM 2 DURENAN
KABUPATEN TRENGGALEK

545.
 

PENGARUH MINAT BELAJAR DAN
KELENGKAPAN SARANA PRASARANA BENGKEL PEMESINAN TERHADAP HASIL BELAJAR PRAKTIK
INDUSTRI SISWA KELAS XII DI SMK NEGERI 3 JOMBANG

546.
 

PENGARUH MINAT DAN
KETERLIBATAN DALAM ORGANISASI KEMAHASISWAAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR
MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF

547.
 

PENGARUH MINAT DAN
KETERLIBATAN DALAM ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) TERHADAP PRESTASI
BELAJAR SISWA DI SMK NEGERI 10 MALANG

548.
 

PENGARUH MINAT DAN
LINGKUNGAN KELUARGA TEERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA JURUSAN TEKNIK KENDARAAN
RINGAN DI SMK 1 BANDUNG TULUNGANGUNG

549.
 

PENGARUH MODEL DRILL AND
PRACTICE BERBASIS AUTOPLAY M.S.D.U PADA PELAJARAN TEKNOLIGI DASAR OTOMOTIF
TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TKR SMK MUHAMMADIYAH 7 GONDANGLEGI

550.
 

PENGARUH MODEL INSTRUKSI
PENGGUNAAN PERALATAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN (K3) TERHADAP PEMAHAMAN DAN
PELAKSANAANNYA PADA PRAKTIK KERJA LAS OLEH SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN
TEKNIK PENGELASAN SMK SEMEN GRESIK

551.
 

PENGARUH MODEL KAMPUH DAN
JENIS FILLER METAL TERHADAP KEKUATAN UJI TARIK  BAHAN STAINLESS STEEL AISI
304 MENGGUNAKAN PENGELASAN TIG

552.
 

PENGARUH MODEL
PEMBELAJARAN ( NHT ) NUMBERED HEADS TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR MATA
PELAJARAN PRODUKTIF SISTEM REM SISWA KELAS X KOMPETENSI KEAHLIA TEKNIK
KENDARAAN RINGAN SMK NEGERI 1 AMPELGADING

553.
 

PENGARUH MODEL
PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) DAN KONVENSIONAL TERHADAP KETRAMPILAN
SOFT SKILL SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN DI SMK NEGERI 1
BLITAR

554.
 

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN
INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN PERHATIAN SISWA PADA MATA DIKLAT
PERMESINAN DI KELAS X SMK PGRI 3 MALANG

555.
 

PENGARUH MODEL
PEMBELAJARAN JIGSAW DAN MODEL PEMBELAJARAN EKSPOSITORI TERHADAP HASIL BELAJAR
SISWA KELAS XI TEKNIK PEMESINAN PADA MATA PELAJARAN PRAKTIK MESIN BUBUT DI
SMK NEGERI 6 MALANG

556.
 

PENGARUH MODEL
PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN
SISTEM AC DI KELAS X SMK REJOTANGAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

557.
 

PENGARUH MODEL
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TERHADAP KETRAMPILAN SOFT SKILL SISWA KEJURUAN KELAS
X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN PADA MATA PELAJARAN KESELAMATAN
DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI SMK NEGERI 1 BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO

558.
 

PENGARUH MODEL
PEMBELAJARAN KUANTUM DAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEEFEKTIFAN
PEMBELAJARAN MATADIKLAT PRAKTIKUM PADA PRODI TKR DI SMKAN 9 JETIS MOJOKERTO

559.
 

PENGARUH MODEL
PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE DAN ALOKASI WAKTU PELAJARAN TERHADAP MOTIVASI
BELAJAR PESERTA DIDIK

560.
 

PENGARUH MODEL
PEMBELAJARAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS
XI TENIK KENDARAAN RINGAN PADA MATA PELAJARAN PEELIHARAAN KELISTRIKAN
KENDARAAN RINGAN SEMESTER GASAL DI SMK NEGERI 1 BAUREND (TGL 21/4 15
085731955572)

561.
 

PENGARUH MODEL
PEMBELAJARAN PRACTICLE REHEARSAL PAIRS TERHADAP KETERAMPILAN MEMELIHARA MESIN
SISWA PAKET KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMKN 12 MALANG

562.
 

PENGARUH MODEL
PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN BAKAT MEKANIK TERHADAP HASIL
BELAJAR SISWA KELAS X MATA PELAJARAN SISTEM BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR PROGRAM
STUDI TEKNIK OTOMOTIF DI SMK PGRI 3 MALANG

563.
 

PENGARUH MODEL
PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE DAN KEMAMPUAN AWAL SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR
SISTEM BAHAN BAKAR BENSIN SISWA KELAS X OTOMOTIF DI SMK ASSA’ADAH BUNGAH
GRESIK

564.
 

PENGARUH MODEL
PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN
DASAR-DASAR OTOMOTIF KELAS X SMK SUNAN DRAJAT LAMONGAN

565.
 

PENGARUH MODEL
PENJADWALAN  PELAJARAN DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR
PERAWATAN SEPEDA MOTOR SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN
RINGAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

566.
 

PENGARUH MODEL PROBLEM
BASED LEARNING DAN BAKAT MEKANIK TERHADAP HASIL PRAKTIKUM TUNE-UP SISWA KELAS
XI TEKNIK OTOMOTIF SEPEDA MOTOR DI SMK

567.
 

PENGARUH MODEL SISTEM
SALURAN PADA PENGECORAN LOGAM AL-SI DENGAN PENGGUNAAN 15% LUMPUR LAPINDO
SEBAGAI PENGIKAT PASIR CETAK TERHADAP CACAT COR FLUDITAS DAN KEKERASAN COR

568.
 

PENGARUH MODIFIKASI DURASI
CAM SHAFT TERHADAP DAYA DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR MESIN SEPEDA MOTOR MATIC
YAMAHA NOUVO Z

569.
 

PENGARUH MODIFIKASI
PLATINA MENGGUNAKAN IGNITOR MERK PERTRONIX DAN PENARAPAN PULSE SECONDARY AIR
INJECTION SYSTEM TERHADAP EMISI GAS BUANG (CO DAN HC) PADA MESIN TOYOTA
KIJANG SERI 5K

570.
 

PENGARUH MODIFIKASI
SPROCKET TERHADAP DAYA DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR

571.
 

PENGARUH MODIVIKASI RUMAH
ROLLER TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN KESETABILAN PADA SEPEDA MOTOR VARIO
125

572.
 

PENGARUH MODUL
PEMBELAJARAN SCAN TOOL TERHADAP HASIL BELAJAR SISTEM INJEKSI BAHAN BAKAR
BENSIN SISWA KELAS XII TSM DI SMK TEKNOLOGI BALUNG JEMBER

573.
 

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR
DAN PEMANFAATAN FASILITAS BELAJAR DI SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA
PADA MATA PELAJARAN TEKNIK PEMESINAN UNTUK SISWA KELAS XI DI SMK NASIONAL
MALANG

574.
 

PENGARUH MOTIVASI DAN
PEGUASAAN MATERI TERHADAP HASIL UKK(UJI KOMPETENSI KEJURUAN) PADA JURUSAN
TEKNIK PRMESINAN SMK NEGERI 2 PASURUAN

575.
 

PENGARUH MOTIVASI DAN
PELAKSANAAN PRAKTIKUM MOTOR BENSIN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA
MATA PELAJARAN PRODUKTIF PRAKTIKUM MOTOR BENSIN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI
SMK NEGERI 11 MALANG

576.
 

PENGARUH PELAKSANAAN
PRAKTIK INDUSTRI TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA JURUSAN TEKNIK  MESIN
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG ANGKATAN 2008

577.
 

PENGARUH PELATIHAN,
PENERAPAN SOP, REWWARD SYSTEM LINGKUNGAN KERJA DAN PERALATAN TERHADAP
PRODUKTIFITAS MEKANIK DI BENGKEL MITSUBISHI PT. SUN STAR MOTOR PROBOLINGGO

578.
 

PENGARUH PEMAHAMAN DAN
PERILAKU K3 (KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA) TERHADAP TERJADINYA KECELAKAAN
KERJA DI SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

579.
 

PENGARUH PEMAHAMAN
PERILAKU K3 (KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA) TERHADAP TERJADINYA KECELAKAAN
KERJA DI SMK NEGERI 1 GLAGAH BANYUWANGI

580.
 

PENGARUH PEMAHAMAN SERTA
PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA
KARYAWAN DI PT. YAMAHA ELECTRONICS MANUFACTURING INDONESIA PASURUAN

581.
 

PENGARUH PEMAKAIAN JENIS
BAHAN BAKAR DAN PUTAARAN MESIN TERHADAP PRODUK EMISI GAS BUANG PADA MESIN
HONDA VARIO TECHNO

582.
 

PENGARUH PEMAKAIAN JENIS
SPARK PLUG DAN VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP DAYA DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR
PADA MOTOR BENSIN 4 TAK HONDA BEAT PGM-FI

583.
 

PENGARUH PEMAKAIAN
KARBURATOR RACING TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN AKSELERASI MOTOR TIGER
2000

584.
 

PENGARUH PEMAKAIAN VARIASI
CAMPURAN BAHAN BAKAR PREMIUM DENGAN PERTAMAX 92 TERHADAP DAYA DAN EMISI GAS
BUANG PADA HONDA VARIO TECHNO 125

585.
 

PENGARUH PEMANASAN BAHAN
BAKAR BIODIESEL (MINYAK JARAK) DENGAN MENGGUNAKAN GAS BUANG TERHADAP KEBISINGAN
PADA MESIN DIESEL

586.
 

PENGARUH PEMANASAN BAHAN
BAKAR BIODIESEL TERHADAP KANDUNGAN EMISI GAS BUANG MESIN DIESEL

587.
 

PENGARUH PEMANASAN BAHAN
BAKAR BIODIESEL(MINYAK JARAK) DAN SOLAR DENGAN PANAS GAS BUANG TERHADAP
KONSUMSI BAHAN BAKAR

588.
 

PENGARUH PEMANFAATAN MEDIA
PEMBELAJARAN BERBASIS AUDIOVISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN
SKETSA GAMBAR KELAS X  KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN SMK NASIONAL
MALANG

589.
 

PENGARUH PEMASANGAN ALAT
TSL DIGITAL POWER BALANCING DAN PEMASANGAN GROUND STRAP PADA KABEL BUSI
TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA VEGA 2R

590.
 

PENGARUH PEMASANGAN FAN
AKSIAL DI DALAM INTAKE MANIFOLD DAN VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP UNJUK
KERJA DAN EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA VEGA ZR 110 CC

591.
 

PENGARUH PEMASANGAN
INTERCOOLER TERHADAP EMISI GAS BUANG PADA MESIN TOYOTA TIPE 5A-FE

592.
 

PENGARUH PEMASANGAN
THERMOSTAT TERHADAP EMISI GAS BUANG

593.
 

PENGARUH PEMASANGAN TURBO
CYCLONE TERHADAP EMISI GAS BUANG (CO DAN HC) DAN UNJUK KERJA PADA MOTOR EFI
BENSIN 4 TAK NEW VIXION

594.
 

PENGARUH PEMASANGAN TURBO
CYCLONE YANG DILETAKAN SETELAH THROTTLE BODY PADA SISTEM BAHAN BAKAR EFI
TERHADAP TEORI DAN DAYA MOTOR PADA SEPEDA MOTOR HONDA BEAT PGM-FI

595.
 

PENGARUH PEMASANGAN
VARIASI MAIN JET TERHADAP UNJUK KERJA DAN EMISI GAS BUANG PADA PENGGUNAAN
BAHAN BAKAR PERTAMAX SEPEDA MOTOR SUZUKI SHOGUN R

596.
 

PENGARUH PEMASANGAN
VELOCITY STACK PADA THROTTLE BODY YAMAHA VIXION TERHADAP POWER DAN TORQUE

597.
 

PENGARUH PEMASANGAN X
POWER TERHADDAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR
VEGA Z R

598.
 

PENGARUH PEMBELAJARAN
DENGAN METODE PELATIHAN DIDUKUNG KOMPENTENSI KEAHLIAN TERDAPAT HASIL BELAJAR
SISWA PADA MATA PELAJARAN ENGINE KELAS XI TKR DI SMK PGRI SINGOSARI

599.
 

PENGARUH PEMBELAJARAN
KONTEKSTUAL (CLT) DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI
MENGIDENTIFIKASI JENIS-JENIS ALAT UKUR MEKANIK DAN FUNGSINYA KELAS X TEKNIK
KENDARAAN RINGAN SMK PGRI BOJONEGOROTAHUN AJARAN 2014/2015

600.
 

PENGARUH PEMBERIAN BALIKAN
(FEEDBACK) TERTUNDA DAN LANGSUNG  TERHADAP NILAI PRAKTIKUM KOMPENTENSI
KEJURUAN SISWA KELAS XI TEKNIK PEMESINAN DI SMKN 2 PROBOLINGGO

601.
 

PENGARUH PEMBERIAN BALIKAN
DAN BAKAT MEKANIK TERHADAP HASIL BELAJAR PRAKTIKUM PENGELASAN DASAR MAHASISWA
PRODI S1 PTM ANGKATAN 2011 FT UM.

602.
 

PENGARUH PEMBERIAN DRILL
METHOD DAN METODE CERAMAH DITINJAU DARI RANAH AFEKTIF TAKSANOMI BLOOM
(RESPONDING) TERHADAP HASIL BELAJAR PADA SISWA MATA DIKLAT PRAKTIKUM TEKNIK
KENDARAAN RINGAN KELAS XI SMK NEGERI 1 GENENG KABUPATEN NGAWI TAHUN 2012/2013

603.
 

PENGARUH PEMBERIAN METODE
CERAMAH DAN METODE DEMONTRASI YANG DITERAPKAN MELALUI TUGAS INDIVIDU DAN
KELOMPOK PADA MATA PELAJARAN KERJA LAS KELAS X TPMI DI SMKN 1 SINGOSARI

604.
 

PENGARUH PEMBERIAN TUGAS
TIAP AKHIR PERTEMUAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMK NEGERI 6 MALANG

605.
 

PENGARUH PENAHANAN PADA
PROSES SPHERIODIZATION TERHADAP KETANGGUHAN PADUAN AL-SI + MG

606.
 

PENGARUH PENAMBAHAN ADITIF
(LUPROMAX) TERHADAP VISKOSITAS MINYAK _PELUMAS SEPEDA MOTOR

607.
 

PENGARUH PENAMBAHAN AVGAS
PADA BAHAN BAKAR PREMIUM TERHADAP DAYA DAN EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR
YAMAHA MIO 115 CC

608.
 

PENGARUH PENAMBAHAN
BIOETANOL DARI TETES TEBU PADA BAHAN BAKAR BENSIN JRNIS PERTAMAX TERHADAP
UNJUK KERJA MESIN BENSIN 4 LANGKAH

609.
 

PENGARUH PENAMBAHAN ETANOL
DARI TETES TEBU PADA SEPEDA MOTOR BERBAHAN BAKAR BENSIN TERHADAP DAYA MESIN
DAN EMISI GAS BUANG

610.
 

PENGARUH PENAMBAHAN GAS
HHO (HYDROGEN-HYDROGEN OXYGEN) TERHADAP EFISIENSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS
BUANG PADA MOBIL EFI TOYOTA 4E FTE

611.
 

PENGARUH PENAMBAHAN
HIDROGEN ELEKROLYZER TERHADAP EFISIENSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG MESIN
EMPAT LANGKAH 110 CC

612.
 

PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR
BARUS TERHADAP EFISIENSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG

613.
 

PENGARUH PENAMBAHAN
KATALIS MASHIM TERHADAP PENGHEMATAN BAHAN BAKAR MINYAK (BENSIN) DAN POWER
PADA MOTOR SUPRA X 125 TAHUN 2006

614.
 

PENGARUH PENAMBAHAN
MAGNESIUM (MG) PADA PADUAN ALUMINIUM (AL – SI) TERHADAP TINGKAT KEKERASAN DAN
STRUKTUR MIKRO

615.
 

PENGARUH PENAMBAHAN POWER
JET PADA KARBURATOR TERHADAP DAYA DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR TIGER

616.
 

PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG
KANJI PADA CAMPURAN PASIR CETAK COR TERHADAP TERHADAP KEKUATAN PASIR CETAK
DAN KUALITAS HASIL CORAN LOGAM AI-SI

617.
 

PENGARUH PENAMBAHAN
VELOCITY KARBURATOR STANDART TERHADAP DAYA DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA
SEPEDA MOTOR TIGER 2000

618.
 

PENGARUH PENAMBAHAN WATER
INJECTOR TERHADAP DAYA,EMISI GAS BUANG,DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR HONDA VARIO

619.
 

PENGARUH PENDIDIKAN GURU
PRAKTIKUM DAN PENGUASAAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA
PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN SMK BRAWIJAYA BATU

620.
 

PENGARUH PENDIDIKAN
KARAKTER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF
TEKNIK MESIN DI SMKN 1 TRENGGALEK

621.
 

PENGARUH PENDINGINAN
UDARA MASUK DAN VARIASI PUTARAN MESINTERHADAP EMISI GAS BUANG MESIN DIESEL
BERBAHAN BAKAR BIODIESEL (MINYAK JARAK-SOLAR)

622.
 

PENGARUH PENDINGINAN HASIL
LAS MIG (METAL INNERT GAS) DENGAN BERBAGAI MEDIA PENDINGIN TERHADAP KEKERASAN
JALUR LAS DAN SEKITARNYA

623.
 

PENGARUH PENDINGINAN UDARA
MASUK TERHADAP KEBISINGAN MOTOR DIESEL BERBAHAN BAKAR BIODIESEL

624.
 

PENGARUH PENDINGINAN UDARA
MASUK TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR MESIN DIESEL BERBAHAN BAKAR BIODIESEL
(MINYAK JARAK-SOLAR)

625.
 

PENGARUH PENERAPAN
ERGONOMI PADA PRAKTIKUM KERJA BANGKU TERHADAP PRESTASI KERJA SIWA SMK PGRI 1
WLINGI

626.
 

PENGARUH PENERAPAN
JOBSHEET DAN BAKAT MEKANIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISTEM PENGAPIAN SISWA
KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK 11 MALANG

627.
 

PENGARUH PENERAPAN JURNAL
BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMK NEGERI 1 UDANAWU BLITAR

628.
 

PENGARUH PENERAPAN
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DAN KONDISI KELAYAKAN BENGKEL TERHADAP
PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA BENGKEL PEMESINAN SMK NEGERI 3 BOYOLANGU
KABUPATEN TULUNGAGUNG

629.
 

PENGARUH PENERAPAN MEDIA
PEMBELAJARAN BERBASIS WEBLOG UNTUK MATA DIKLAT SISTEM SUSPENSI TERHADAP HASIL
BELAJAR SISWA KELAS XII SMK MUHAMNMADIYAH 7 GONDANGLEGI

630.
 

PENGARUH PENERAPAN METODE
BERBASIS MASALAH TERHADAP PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA MATA
PELAJARAN TEKNOLOGI DASAR OTOMOTIF PADA PAKET KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN
RINGAN DI SMKN 12 MALANG

631.
 

PENGARUH PENERAPAN METODE
PEMBELAJARAN E-LEARNING MENGGUNAKAN EDMODO DAN MINAT SISWA PADA E-LEARNING
TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA YANG PSG DI PROGRAM KEAHLIAN TKR SMKN BOYOLANGU

632.
 

PENGARUH PENERAPAN METODE
PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP PRESTASI BELAJAR
SISTEM PENGAPIAN SISWA KELAS XI TEKNIK SEPEDA MOTOR (TSM) SMK NEGERI 9 MALANG

633.
 

PENGARUH PENERAPAN METODE
PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR
MATA PELAJARAN LISTRIK OTOMOTIF SISWA KELAS XI TEKNIK OTOMOTIF SMK NEGERI 1
SINGOSARI MALANG

634.
 

PENGARUH PENERAPAN METODE
PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISTEM BAHAN
BAKAR MOTOR BENSIN SISWA KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN(TKR) SMK KATOLIK
ST. YUSUF BLITAR

635.
 

PENGARUH PENERAPAN MODEL
PEMBELAJARAN BERBASIS KOOPERATIF TIPE NHT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA
MATA PELAJARAN SISTEM PENGAPIAN DI SMKN 3 PACITAN

636.
 

PENGARUH PENERAPAN MODEL
PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR
MATA PELAJARAN ALAT UKUR SISWA KELAS X TEKNIK PEMESINAN SMK 3 PGRI  MALANG

637.
 

PENGARUH PENERAPAN MODEL
PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW
TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEORI PENDIDIAN DASAR TEKNIK
OTOMOTIF DI SMK SORE TULUNGAGUNG

638.
 

PENGARUH PENERAPAN MODEL
PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI TEKNOLOGI
KENDARAANRINGAN PADA MATA DIKLAT PERBAIKAN MOTOR OTOMOTIFDI SMK MUHAMMADIYAH
I KEPANJEN

639.
 

PENGARUH PENERAPAN MODEL
PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN SISTEM PEMINDAH TENAGA
SMK PGRI 1 KOTA BLITAR

640.
 

PENGARUH PENERAPAN MODEL
PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN PETA PIKIRAN (MIND MAPPING) TERHADAP HASIL
BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS XI SMKN 6 MALANG

641.
 

PENGARUH PENERAPAN MODEL
PEMBELAJARAN LEARNING STAGE TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN
PRAKTEK MOTOR BENSIN SISWA KELAS XI SMK NASIONAL MALANG

642.
 

PENGARUH PENERAPAN MODEL
PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DAN ADVERSITY QUOTIENT
TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN MESIN KONVERSI ENERGI PADA SISWA
KELAS XI DI SMK NEGERI 11 MALANG

643.
 

PENGARUH PENERAPAN MODUL
AJAR DENGAN METODE PROBLEM BASED LEARNING DAN JIGSAW LEARNING TERHADAP
PEMBENTUKAN POLA PIKIR DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT T.OTOMOTIF DI
SMKN 3 BOYOLANGU T.AGUNG

644.
 

PENGARUH PENERAPAN
PENDEKATAN ILMIAH DAN GAYA BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR TEKNOLOGI DASAR
OTOMOTIF SISWA PAKET KEAHLIAN TKR SMKN 12 MALANG

645.
 

PENGARUH PENERAPAN
PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP PROSES BERFIKIR DAN HASIL BELAJAR  SISWA DI
SMKN 1 TRENGGALEK PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PERMESINAN

646.
 

PENGARUH PENERAPAN
PERPADUAN MODEL PEMBELAJARAN STAD-SFAE TERHADAP HASIL BELAJAR SISTEM
PENGAPIAN SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN MEKANIK OTOMOTIF SMK PU MALANG

647.
 

PENGARUH PENERAPAN PRAKTIK
KERJA INDUSTRI DAN SARANA PRASARANA PRAKTIK PENGELASAN TERHADAP PRESTASI
HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PRAKTIK LAS DAN FABRIKASI LOGAM BAGI  SISWA
PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN SMK ISLAM 1 BLITAR

648.
 

PENGARUH PENERAPAN SISTEM
PERSIAPAN SISWA PKL TERRHADAP KEMAMPUAN EFEKTIF DAN KOGNITIF SISWA KELAS 2
JURUSAN  TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMKN 10 MALANG

649.
 

PENGARUH PENGALAMAN GURU
DAN IKLIM ORGANISASI SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU BIDANG KEAHLIAN TEKNIK
MESIN DI SMK KOTA PASURUAN

650.
 

PENGARUH PENGALAMAN GURU
DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA GURU BIDANG KEAHLIAN TEKNIK MESIN SMK
NEGERI 1 SINGOSARI MALANG

651.
 

PENGARUH PENGAPIAN
MENGGUNAKAN BOOSTER TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR MIO GT

652.
 

PENGARUH PENGELASAN BACK
WELD DAN PENGELASAN ONE SIDE TERHADAP KEKUATAN TARIK HASIL LASAN PADA
PENGELASAN KAMPUH V FCAM

653.
 

PENGARUH PENGETAHUAN
KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP KEDISIPLINAN DALAM MENERAPKAN
KESEHATAN KESELAMATAN KERJA PRAKTIK BENGKEL OTOMOTIF SISWA KELAS XII TEKNIK
OTOTRONIK SMK NEGERI 1 SINGOSARI

654.
 

PENGARUH PENGETAHUAN
MENGGAMBAR TEKNIK MESIN DAN PENGUASAAN PERMESINAN TERHADAP PRESTASI PRAKTEK
MESIN BUBUT PADA SISWA KELAS II SMK 1 NGLEGOK BLITAR

655.
 

PENGARUH PENGETAHUAN
PENGUKURAN DAN KEMAMPUAN MEMBACA GAMBAR TERHADAP PRESTASI PRAKTIK PERMESINAN
BUBUT SISWA KELAS IX JURUSAN TEKNIK JURUSAN TEKNIK PERMESINAN DI SMK TUREN

656.
 

PENGARUH PENGGANTIAN FINAL
DRIVE TERHADAP DAYA DAN ENGINE LOSSES PADA SEPEEDA MOTOR EMPAT LANGKAH

657.
 

PENGARUH PENGGANTIAN PEGAS
KOPLING TERHADAP ENGINE LOSSES PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA JUPITER Z

658.
 

PENGARUH PENGGANTIAN PEGAS
KOPLING TERHADAP PERFORMA MESIN PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA JUPITER Z

659.
 

PENGARUH PENGGANTIAN
PROFIL DAN JENIS BAN TERHADAP DAYA DAN ENGINE LOSSES SEPEDA MOTOR EMPAT LANGKAH

660.
 

PENGARUH PENGGANTIAN
VARIASI MAIN JET DAN SLOW JET TERHADAP DAYA DAN TORSI SEPEDA MOTOR HONDA
TIGER REVO TAHUN 2014

661.
 

PENGARUH PENGGANTIAN
VARIASI PEGAS CVT TERHADAP PEFORMA MESIN PADA SEPEDA MOTOR HONDA BEAT FI

662.
 

PENGARUH PENGGUNAAN ACTIVE
LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN SISWA BEREKSPLORASI KELAS XI TKR DALAM MATA
PELAJARAN ENGINE DI SMK ISLAM 1 BLITAR

663.
 

PENGARUH PENGGUNAAN ALAT
PELINDUNG DIRI (APD) DAN PERILAKU K3 (KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA)
TERHADAP TERJADINYA KECELAKAAN KERJA DI BENGKEL OTOMATIS PADA JURUSAN TEKNIK
KENDARAAN RINGAN SMK NEGERI II MALANG

664.
 

PENGARUH PENGGUNAAN ALAT
PENGHEMAT BAHAN BAKAR JENIS DRY CELL TERHADAP GAS BUANG PADA MESIN BENSIN 4
TAK

665.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
BACKING KERAMIK TERHADAP KEKUATAN HASIL PENGELASAN PADA BAJA ST 41 DENGAN
MENGGUNAKAN PROSES GMAW

666.
 

PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN
AJAR BERBASIS CROSSWORD TERHADAP HASIL BELAJAR PADA KOMPETENSI
MENGIDENTIFIKASI SISTEM PENGAPIAN DAN KOMPONENNYA UNTUK KELAS X TEKNIK
KENDARAAN RINGAN SMKN 3 BONDOWOSO

667.
 

PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN
BAKAR LIQUID PETROLEUM GAS (LPG) DIBANDINGKAN DENGAN PENGGUNAAN BAHAN BAKAR
PREMIUM PENURUNAN EMISI GAS BUANG SEPEDA MOTOR SUPRA X 125 D

668.
 

PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN
BAKAR PREMIUM, PERTAMAX PLUS & LPG TERHADAP EMISI GAS BUANG & DAYA
PADA  MOTOR BENSIN

669.
 

PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN
BAKAR PREMIUM, PERTAMAX, DAN PERTAMAX PLUS TERHADAP DAYA LISTRIK YANG DI
HASILKAN (WATT) DAN KADAR EMISI GAS BUANG ( CO,O2, HC DAN CO2 ) PADA
GENERATOR SET MESIN BENSIN 4 LANGKAH

670.
 

PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN
BAKAR RON 88 DENGAN BAHAN BAKAR RON 90 PERTALITE TERHADAP KONSUMSI BAHAN
BAKAR DAN DAYA YANG DIHASILKAN PADA MIO J 113 CC

671.
 

PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN
BAKAR SOLAR, BIO-SOLAR DAN PERTAMAX DEX TERHADAP EMISI GAS BUANG PADA MESIN
DIESEL COMMON RAIL D-40 TURBOCHARGER

672.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
BELERANG DAN PASIR MALANG DENGAN GAMPING SEBAGAI ZAT PENGIKAT TERHADAP
KUALITAS HASIL LOGAM CORAN AL-SI

673.
 

PENGARUH PENGGUNAAN BUSI
STANDAR DAN  IRIDIUM TERHADAP DAYA DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR
4 TAK

674.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
CALCIUM CARBONATE SEBAGAI BAHAN PENGIKAT PADA PASIR CETAK TERHADAP KUALITAS
DAN FLUIDITAS HASIL PENGECORAN LOGAM ALUMUNIUM

675.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
CAMPURAN BAHAN BAKAR MINYAK LIMBAH PLASTIK DAN BIOETHANOL TERHADAP EMISI GAS
BUANG CO DAN HC PADA SEPEDA MOTOR 4 TAK UNTUK BERBAGAI PUTARAN

676.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
CAMPURAN BAHAN BAKAR PERTAMAX DAN SOLAR DENGAN PERBANDINGAN 1:40 TERHADAP
PEFORMA MESIN DIESEL ISUZU PANTHER

677.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
CAMPURAN SEMEN SEBAGAI BAHAN PENGIKAT PADA PASIR CETAK KUALITAS DAN FLUIDITAS
HASIL PENGECORAN LOGAM   AL – SI

678.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
CATALYTIC CONVERTER DENGAN FILTER BUTIRAN ZEOLITE TERHADAP KADAR GAS BUANG CO
DAN HC PADA MOTOR 4 LANGKAH

679.
 

PENGARUH PENGGUNAAN CDI DC
DAN CDI RACING PADA VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP DAYA PADA SEPEDA MOTOR
YAMAHA VEGA R TAHUN 2007

680.
 

PENGARUH PENGGUNAAN CDI
PROGRAMABLE TERHADAP EMISI GAS BUANG DAN DAYA PADA SEPEDA MOTOR 4 TAK DALAM
BERBAGAI PUTARAN MESIN

681.
 

PENGARUH PENGGUNAAN CDI
RACING PROGRAMABLE TERHADAP DAYA MOTOR JENIS YAMAHA JUPITER Z

682.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
ELEKTROMAGNETIK MAGNESIUM TERHADAP DAYA PADA MOTOR

683.
 

PENGARUH PENGGUNAAN FEMAX
TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR VEGA

684.
 

PENGARUH PENGGUNAAN FID
(FAST IDLE SELENOID) PADA SEPEDA MOTOR HONDA SUPRA 125 FI TERHADAP DAYA DAN
KONSUMSI BAHAN BAKAR

685.
 

PENGARUH PENGGUNAAN FUEL
CUT OFF ELECTRONIC CONTROL TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SUZUKI SMASH

686.
 

PENGARUH PENGGUNAAN GULA
TETES (MOLASSES) DALAM CAMPURAN PASIR CETAK TERHADAP KUALITAS DAN FLUIDITAS
LOGAM AL-SI

687.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
HYDROCARBON CRACK SYSTEM (HCS) TERHADAP EFISIENSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS
BUANG PADA YAMAHA NEW VEGA R 110 CC

688.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
INJECTOR CLEANER DAN PENCAMPURAN LANGSUNG CAIRAN CARBON CLEAN DENGAN BAHAN
BAKAR TERHADAP PERBEDAAN DAYA DAN EMISI GAS BUANG PADA HONDA VARIO 110 FI

689.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
KAPASITOR BANK TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) DAN EMISI GAS BUANG
PADA MESIN KENDARAAN MOTOR BENSIN 4 TAK

690.
 

PENGARUH PENGGUNAAN KARBON
ISI BATERAI DAN PASIR BANGKALAN TERHADAP KUALITAS TERHADAP KUALITAS HASIL
CORAN AL-SI

691.
 

PENGARUH PENGGUNAAN KAWAT
BERKOROSI SEBAGAI ISIAN PADA PENGELASAN OAW TERHADAP KEKUATAN TARIK PLAT BAJA
ST37

692.
 

PENGARUH PENGGUNAAN KOIL
RACING DAN GROUND STRAP TERHADAP DAYA MOTOR SUPRA 125 CC PGM FI

693.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
KOMPOSISI GAS NITROGEN DAN GAS BIASA PADA BAN DALAM BERBAGAI TEKANAN BAN
TERHADAP GETARAN SISTEM SUSPENSI SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN DI SMK

694.
 

PENGARUH PENGGUNAAN LUMPUR
LAPINDO SEBAGAI PENGIKAT PADA PASIR CETAK TERHADAP KUALITAS DAN FLUIDITAS
HASIL PENGECORAN LOGAM AL-SI

695.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MEDDIA
PEMBELAJARAN SIMULASI PLANETARI GEAR TRANSMISI OTOMATIS TERHADAP HASIL
BELAJAR MATA PELAJARAN SISTEM PEMINDAH TENAGA SISWA KELAS XI SMKN 3 PACITAN

696.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA
ADOBEFLASH  UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM
MEMPELAJARI MATERI SISTEM PENGAPIAN PADA SISWA KELAS X DI SMK NASIONAL MALANG

697.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA
AJAR BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PENDIDIKAN DASAR TEKNIK PENGECORAN LOGAM
TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X JURUSAN TEKNIK PEMESINAN SEKOLAH
MENENGAH KEJURUAN

698.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA
ANIMASI TERHADAP  HASIL BELAJAR MATERI SISTEM PENGAPIAN PADA SISWA KELAS X
JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK NEGERI 1 CIREBON

699.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA
ANIMASI TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR  PRINSIP KERJA SISTEM STARTER
SISWA KELAS X TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK NEGERI KLAKAH LUMAJANG

700.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA
AUDIO VISUAL (VIDEO) TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA
MATA PELAJARAN SISTEM REM SISWA KELAS XI  SMK NEGERI 12 MALANG

701.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA
CD INTERAKTIF DENGAN METODE PEMBELAJARAN KONVENSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR
MATA KULIAH PEMROGRAMAN CNC MAHASISWA JURUSAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI
MALANG

702.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA
CD INTERAKTIF TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI SISTEM PENGAPIAN
KONVENSIONAL PADA SISWA  TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMKN 12 MALANG

703.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA
CD INTERAKTIF TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISTEM PENGISIAN KONVENSIONAL SISWA
KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK NEGERI 1 SUMBERASIH KABUPATEN
PROBOLINGGO

704.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA
PEMBELAJARAN (MEDIA PEMBELAJARAN CETAK DAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL)
TERHADAP EFISIENSI DAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA TEKNIK MESIN DI SMKN 1
TRENGGALEK

705.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA
PEMBELAJARAN BERBASIS FREE WEB BLIG TERHADAP HASIL BELAJAR KOMPETENSI SISTIM
STATER DAN PENGISIAN SISWA KELAS XI DI SMK NEGERI 1 KEDIRI

706.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA
PEMBELAJARAN E-BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR TRANSMISI OTOMATIS

707.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA
PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNOLOGI
MEKANIK DI SMKN 1 SINGOSARI

708.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA
PEMBELAJARAN MODEL KOPLING SEDERHANA TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PEMBELAJARAN
SISTEM PEMINDAH TENAGA SISWA KELAS XI SMKN 3 PACITAN

709.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA
PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL DAN ANIMASI TERHADAP MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR
SIWA PADA PRAKTIK TUNE-UP DI SMK NEGERI 1 BANDUNG TULUNGAGUNG

710.
 

PENGARUH PENGGUNAAN METODE
NUMBERED HEADS TOGETHER DAN STUDENT TEAMS ACHIVEMENT DIVISIONS TERHADAP
KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF MATA PELAJARAN TEKNOLOGI
MEKANIK SMK 6 MALANG

711.
 

PENGARUH PENGGUNAAN METODE
PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP PRESTASI
BELAJAR SISTEM KOPLING  MANUAL SISWA KELAS X OTOTRONIK SMK NEGERI 1 SINGOSARI
MALANG

712.
 

PENGARUH PENGGUNAAN METODE
PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN
PENGETAHUAN DASAR TEKNIK MESIN (PDTM) KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK
PEMESINAN SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

713.
 

PENGARUH PENGGUNAAN METODE
PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DAN METODE EXAMPLE NON EXAMPLE TERHADAP
HASIL BELAJAR MESIN KONVERSI ENERGI KENDARAAN RINGAN SISWA KELAS X SMN 23
MALANG

714.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MINYAK
ZAITUN SEBAGAI PENGIKAT PASIR TERHADAP KUALITAS PASIR CETAK TERHADAP
KUALITAS, KEKERASAN DAN CACAT PERMUKAAN HASIL PENGECORAN LOGAM PADUAN AL-SI

715.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL
PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJARDI SMK
WALISONGO GEMPOL

716.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL
PEMBELAJARAN INDUKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN
SISTEM PENGAPIAN ELEKTRONIK SISWA KELAS XII SMK NEGERI 1 UDANAWU

717.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL
PEMBELAJARAN INKUIRI DAN MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP
KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF MATA PELAJARAN MEKANIKA
TEKNIK

718.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL
PEMBELAJARAN PSG TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA
GENERAL TUNE UP SEPEDA MOTOR SISWA KELAS XI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK SEPEDA
MOTOR SMA PGRI 3 MALANG

719.
 

PENGARUH PENGGUNAAN MOTOR
XTRA SAVE DAN UKURAN CELAH BUSI TERHADAP KADAR EMISI GAS CO DAN HC PADA
SEPEDA MOTOR 4 TAK

720.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
MULTIMEDIA INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN PRAKTIKUM
KELISTRIKAN BODY STANDART TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DAN KUALITAS HASIL
PEMBELAJARAN DI SMK PGRI 1 LAWANG

721.
 

PENGARUH PENGGUNAAN NINE
POWER TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR
YAMAHA VIXION

722.
 

PENGARUH PENGGUNAAN OIL
COOLER TERHADAP TEMPERATUR MESIN PADA MOTOR HONDA GL PRO

723.
 

PENGARUH PENGGUNAAN PASIR
BALIKPAPAN SEBAGAI PENGGANTI PASIR SILIKA TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN
FLUIDITAS HASIL PENGECORAN LOGAM PADUAN AL – SI

724.
 

PENGARUH PENGGUNAAN PASIR
ERUPSI GUNUNG KELUD SEBAGAI PASIR CETAK CORAN TERHADAP KUALITAS DAN FLUIDITAS
HASIL PENGECORAN LOGAM PADUAN AL-SI

725.
 

PENGARUH PENGGUNAAN PASIR
ERUPSI GUNUNG KELUD SEBAGAI PENGGANTI PASIR SILIKA TERHADAP KUALITAS DAN
FLUIDITAS HASIL PENGECORAN LOGAM PADUAN AI-SI

726.
 

PENGARUH PENGGUNAAN PASIR
KAPEDI DAN PASIR MALANG DENGAN ZAT PENGIKAT KANJI TERHADAP KUALITAS HASIL
CORAN LOGAM AL-SI

727.
 

PENGARUH PENGGUNAAN PASIR
MALANG SEBAGAI PENGGANTI PASIR CETAK CORAN TERHADAP KUALITAS DAN FLUIDITAS
HASIL PENGECORAN LOGAM PADUAN AI-SI

728.
 

PENGARUH PENGGUNAAN PEGAS
KATUP STANDAR DAN RACING PADA NEW VIXION TERHADAP DAYA DAN AKSELERASI
KENDARAAN

729.
 

PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK
DRY CELL BEKAS SEBAGAI PENGIKAT TERAK PADA PENGECORAN PASIR TERHADAP KUALITAS
LOGAM CORAN AL-SI

730.
 

PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK
GERGAJI SEBAGAI BAHAN PENGIKAT PADA PASIR CETAK TERHADAP KUALITAS DAN
FLUIDITASI HASIL PENGECORAN LOGAM AL-SI

731.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
SOFTWARE CIRCUIT WIZARD TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR DASAR ELEKTRONIKA
SISWA KELAS X OTOTRONIK DI SMK NEGERI 6 MALANG

732.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
SOFTWARE MINDJET MIDDMANAJER BERBASIS MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL
BELAJAR MATA DIKLAT K3 SISWA KELAS X SMKN 1 WONOSARI KABUPATEN MADIUN

733.
 

PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG
KANJI SEBAGAI PENGIKAT PASIR CETAK DAN VARIASI TEMPERATUR TUANG TERHADAP
KEKERASAN LOGAM AL-SI

734.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
THROTTLE SWITCH SYSTEM TERHADAP UNJUK KERJA KENDARAAN DAN EMISI GAS BUANG
PADA SEPEDA MOTOR HONDA SUPRA 125D

735.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
TURBOCYCLONE PADA HONDA SUPRA X 125 PGM FI TERHADAP EMISI GAS BUANG (CO DAN
HC) SEBAGAI INOVASI MATERI PEMBELAJARAN TEKNIK SEPEDA MOTOR SMK

736.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
TURBOJECT ACCELERATOR DAN  VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP DAYA MESIN DIESEL
BERBAHAN BAKAR CAMPURAN MINYAK JARAK DAN SOLAR

737.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
TURBOJECT ACCELERATOR PADA KENDARAAN BERBAHAN BAKAR BIODIESEL TERHADAP KADAR
EMISI GAS BUANG MOTOR

738.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
TURBOJET ACCELERATOR DAN PUTARAN MESIN TERHADAP KEBISINGAN MESIN DIESEL
BERBAHAN BAKAR CAMPURAN MINYAK JARAK DAN SOLAR

739.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
TURBOJET ACCELERATOR DAN VARIASI PUTARAN MESIN DIESEL BERBAHAN BAKAR BIO
SOLAR DAN SOLAR DEX

740.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
TURBOJET ACCELERATOR TERHADAP EMISI GAS BUANG (HC DAN CO) PADA SUZUKI AERIO

741.
 

PENGARUH PENGGUNAAN UDARA
HASIL PENDINGINAN AC SEBAGAI UDARA DALAM PROSES PEMBAKARAN TERHADAP TINGKAT
KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN TINGKAT EMISI GAS BUANG DALAM BERBAGAI VARIASI
PUTARAN MESIN VEGA ZR TAHUN 2009

742.
 

PENGARUH PENGGUNAAN
VARIASI LIME STONE DAN CLAY (BAHAN UTAMA SEMEN) SEBAGAI MEDIA CETAK TERHADAP
HASIL DAN KEKERASAN PENGECORAN ALUMINIUM

743.
 

PENGARUH PENGHALUSAN
DINDING DALAM INTAKE MANIFOLD DAN VARIASI PUTARAN MOTOR TERHADAP KONSUMSI
BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG PADA HONDA SUPRA FIT

744.
 

PENGARUH PENGHALUSAN
INTAKE MANIFOLD DAN PENGGUNAAN TURBOCYCLONE TERHADAP EMISI GAS BUANG PADA
MOTOR BENSIN 4 TAK

745.
 

PENGARUH PENGHAPUSAN RSBI
DITINJAU DARI DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF TERHADAP KELANJUTAN PEMBELAJARAN DI
SMKN 1 MADIUN KELAS X TEKNIK PEMESINAN

746.
 

PENGARUH PENGINJEKSIAN UAP
BAHAN BAKAR PADA INTAKE MANIFOLD MENGGUNAKAN KONTROL KATUP SELENOID TERHADAP
DAYA DAN EMISI MESIN INJEKSI

747.
 

PENGARUH PENGUASAAN
KOMPETENSI MEMBACA GAMBAR TEKNIK DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI
BELAJAR MATA DIKLAT CAD SISWA KELAS XI JURUSAN TEKNIK MESIN DI SMKN 2
SURABAYA

748.
 

PENGARUH PENGUASAAN MATA
DIKLAT PRODUKTIF DAN MINAT SISWA TERHADAP KEBERHASILAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI
PADA SISWA PEMESINAN SMKN WIDANG TUBAN

749.
 

PENGARUH PENGUASAAN MATA
DIKLAT PRODUKTIF DAN MINAT SISWA TERHADAP KESIAPAN MEMASUKI DUNIA KERJA KELAS
XII PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK NEGERI 1 NGASEM KEDIRI

750.
 

PENGARUH PENGUASAAN TEORI
K3 SISWA DAN PEMBERIAN INSTRUKSI K3 KEPADA SISWA TERHADAP TINGKAT
KEBERHASILAN PELAKSANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PRAKTIKUM
CASIS PROGRAM STUDI TEKNIK OTOMOTIF SISWA KELAS XI SMK NEGERI 2 PAMEKASAN

751.
 

PENGARUH PENGUASAAN TEORI
TERHADAP HASIL PRAKTIK MATA PELAJARAN SISTEM STATER DAN PENGISIAN DI SMKN 6
MALANG

752.
 

PENGARUH PENGUNAAN MEDIA
ANIMASI TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI TENTANG KONSTRUKSI DAN CARA
KERJA MESIN 4 TAK PADA SISWA KELAS X JURUSAN TEKNIK OTOMOTIF DI SMK NEGERI 1
WOJA KABUPATEN DOMPU NUSA TENGGARA BARAT

753.
 

PENGARUH PENGUNAAN MUFFLER
FREEFLOW DENGAN FILTER ACTIVE CARBON TERHADAP KADAR GAS CO2 DAN CO PADA
SEPEDA MOTOR SUPRA X

754.
 

PENGARUH PENGURANGAN
KETEBALAN PAKING KEPALA SILINDER TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA NILAI
OKTAN PREMIUM (RON 92) PADA PUTARAN RENDAH,MENENGAH DAN TINGGI PADA SEPEDA
MOTOR HONDA ASTREA GRAND C 100

755.
 

PENGARUH PENINGKATAN BESAR
ARUS PRIMER KOIL DAN PENGGUNAAN COOLING FAN PADA KOIL YANG DILENGKAPI
HEATSINK TERHADAP TORSI DAN DAYA MOTO R PADA MESIN TOYOTA KIJANG SERI 5K

756.
 

PENGARUH PENYETELAN IDLE
KARBURATOR TERHADAP EMISI GAS BUANG PADA HONDA TIGER 2000

757.
 

PENGARUH PERBEDAAN CASTING
TIME DENGAN VARIASI TEMPERATUR TERHADAP KEKUATAN UJI TARIK PADA PENGECORAN
AL-SI

758.
 

PENGARUH PERBEDAAN GAYA
BELAJAR DAN KECERDASAN INTERPERSONAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA
PELAJARAN SISTEM PENGAPIAN SEPEDA MOTOR DI SMK 1 PGRI SINGOSARI

759.
 

PENGARUH PERBEDAAN PRAKTEK
KERJA INDUSTRI DI SMKN 6 MALANG DENGAN SMK PGRI 3 TERHADAP PRESTASI BELAJAR
SISWA UNTUK MATA DIKLAT TEKNIK KENDARAAN RINGAN

760.
 

PENGARUH PERBEDAAN
RESISTENSI KOIL DAN GROUND STRAP PADA VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP DAYA
MOTOR SUPRA 125CC PGM FI

761.
 

PENGARUH PEREKRUTAN FRESH
GRADUATE SEBAGAI TEKNISI DALAM PENINGKATAN MUTU PRODUK PERUSAHAAN (STUDI
KASUS: PEREKRUTAN FRESH GRADUATE TEKNIK MESIN DI PT GUDANG GARAM PANDAAN
SURABAYA)

762.
 

PENGARUH PERLAKUAN PANAS
NATURAL AGING TERHADAP TINGKAT KEKERASAN DA STRUKTUR MIKRO PADA PADUAN
ALUMINIUM SILIKON TEMBAGA (AL-SI-CU)

763.
 

PENGARUH PERLAKUAN PANASAN
AGING DAN METODE PENDINGINAN CEPAT (QUENCHING) MENGGUNAKAN MEDIA WATER
COOLANT TERHADAP TINGKAT KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA PADUAN ALUMINIUM
MAGNESIUM SILICON (AL-MG-SI)

764.
 

PENGARUH PERSENTASE BIO
ETHANOL KETELA PADA BENSIN DAN VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP DAYA MESIN
BENSIN

765.
 

PENGARUH PERSENTASE BIOETANOL
KETELA PADA BENSIN DAN VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP KEBISINGAN MESIN BENSIN

766.
 

PENGARUH PERSENTASE
BIOETANOL TETES TEBU PADA BAHAN BAKAR PREMIUM DENGAN VARIASI PUTARAN MESIN
TERHADAP EMISI GAS BUANG MOTOR BENSIN 4 LANGKAH 4 SILINDER MOBIL SUZUKI
ELECTRONIC PETROL INJECTION

767.
 

PENGARUH PERSENTASE
KANDUNGAN BIO ETANOL KETELA PADA BENSIN DAN VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP
EMISI GAS BUANG MESIN BENSIN 4 TAK

768.
 

PENGARUH PERSENTASE
KANDUNGAN BIOETANOL DARI TETES TEBU PADA BAHAN BAKAR BENSIN DAN VARIASI
PUTARAN MESIN TERHADAP EMISI GAS BUANG MESIN BENSIN 4 TAK

769.
 

PENGARUH PERSENTASE
KANDUNGAN CAMPURAN BIOETANOL TETES TEBU DENGAN BAHAN BAKAR BENSIN PADA
BERBAGAI VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP KEBISINGAN MESIN BENSIN 4 TAK

770.
 

PENGARUH PERSENTASE
KANDUNGAN ETANOL TETES TEBU PADA BAHAN BAKAR PERTAMAX DAN VARIASI PUTARAN
MESIN TERHADAP EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR HONDA SUPRA X 125

771.
 

PENGARUH PERSENTASE
KANDUNGAN MINYAK JARAK PADA SOLAR DENGAN VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP DAYA
DAN KEBISINGAN MESIN DIESEL

772.
 

PENGARUH PERSENTASE KANDUNGAN
MINYAK JARAK PADA SOLAR DENGAN VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP DAYA DAN
KONSUMSI BAHAN BAKAR SPESIFIK MESIN DIESEL

773.
 

PENGARUH PERSENTASE
KANDUNGAN MINYAK JARAK PADA SOLAR DENGAN VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP GAS
BUANG DAN KEBISINGAN MESIN DIESEL

774.
 

PENGARUH PERSEPSI GURU
TENTANG IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2008 TERHADAP KINERJA
PROFESIONALISME GURU SMK SWASTA DI MALANG RAYA

775.
 

PENGARUH PERSEPSI SISWA
TENTANG KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA ( K3 ) DAN KONDISI BENGKEL PRAKTIKUM
TERHADAP PELAKSANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA ( K3 ) DI BENGKEL
PRAKTIKUM JURUSAN TEKNIK SEPEDA MOTOR ( TSM ) SMK MUHAMMADIYAH I KOTA MALANG

776.
 

PENGARUH PERSEPSI SISWA
TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA TERHADAP
HASIL PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SISTEM TRANSMISI MANUAL KELAS X TEKNIK
KENDARAAN RINGAN DI SMKN 1 KEDIRI

777.
 

PENGARUH PERSEPSI SISWA
TENTANG PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DAN FASILITAS ALAT TERHADAP PRESTASI BELAJAR
PRAKTIKUM MESIN BENSIN DI SMK SORE TULUNGAGUNG

778.
 

PENGARUH PERUBAHAN KURVA
PENGAPIAN TERHADAP DAYA DAN EMISI GAS BUANG PADA HONDA SUPRA X 125 HELM IN
PGM FI

779.
 

PENGARUH POLA GERAKAN
ELEKTRODA DAN POSISI PENGELASAN TERHADAP KEKERASAN HASIL PENGELASAN PADA BAJA
ST 60

780.
 

PENGARUH POSISI PENGELASAN
GMAW DAN POLA GERAKAN KAWAT LAS TERHADAP KETANGGUHAN ( IMPACT ) PADA BAJA ST
41

781.
 

PENGARUH POSISI PENGELASAN
GMAW DENGAN POLA KAWAT DAN VARIASI KUAT ARUS LAS TERHADDAP PENGUJIAN UJI
TARIK PADA LOGAM ALUMINIUM

782.
 

PENGARUH PRAKTEK INDUSTRI
DI BENGKEL RESMI DAN TIDAK RESMI TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN SISWA
KELAS XI DI SMK NEGERI 2 KOTA PROBOLINGGO

783.
 

PENGARUH PRAKTEK KERJA
INDUSTRI (PRAKERIN) TERHADAP KEMAMPUAN BELAJAR DAN MINAT BERWIRAUSAHA SISWA
KELAS XII JURUSAN TEKNIK OTOMOTIF SMK NEGERI 6 MALANG

784.
 

PENGARUH PRAKTEK KERJA
INDUSTRI DAN PENGETAHUAN BELAJAR KEWIRAUSAHAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA
SISWA KELAS XII TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK PGRI NGRAYUN

785.
 

PENGARUH PRAKTIK KERJA
INDUSTRI DAN ALAT PENUNJANG PRAKTIK TERHADAP KETERAMPILAN SISWA KELAS X DAN
XII JURUSAN TEKNIK PEMESINAN SMK  MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN

786.
 

PENGARUH PRAKTIKUM
PERMESINAN DAN KECERDASAN (EQ) DENGAN HASIL BELAJAR PRAKTIK INDUSTRI (PI)
MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

787.
 

PENGARUH PRE HEAT DAN
LOGAM PENGISI JENIS BESI KELABU YANG MENGANDUNG UNSUR SI TERHADAP PENGELASAN
BAJA COR KELABU PADA PROSES PENGELASAN SMAW

788.
 

PENGARUH PREHEANTING
CETAKAN HIGH PRESSURE DIE CASTING (HPDC) TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR
MIKRO PENGECORAN LOGAM AL-SI

789.
 

PENGARUH PREHEATING BENDA
KERJA BAJA ST 41 PADA PENGELASAN SMAW TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR MIKRO

790.
 

PENGARUH PREHEATING
CETAKAN PASIR TERHADAP KEMAMPUAN FLUIDITAS PROSES PENGECORAN DAN KUALITAS
HASIL CORAN LOGAM AL-SI

791.
 

PENGARUH PRESENTASE
KANDUNGAN MINYAK KETELA PADA BENSIN DAN VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP
KONSUMSI MESIN BENSIN

792.
 

PENGARUH PRESTASI BELAJAR
KEJURUAN, PENGETAHUAN BELAJAR KEWIRAUSAHAAN DAN SOFT SKILL TERHADAP MINAT
BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XII TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK PGRI NGRAYUN

793.
 

PENGARUH PRESTASI
PERANCANGAN MESIN OTOMOTIF TERHADAP MINAT USAHA MAHASISWA PRODI TEKNIK
OTOMOTIF UNIVERSITAS NEGERI MALANG

794.
 

PENGARUH PRESTASI PRAKTIK
KERJA INDUSTRI TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA SISWA KELAS XII PROGRAM
KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK NEGERI 2 PASURUAN

795.
 

PENGARUH PRESTASI PRAKTIK
PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) TERHADAP MINAT  GURU MAHASISWA PRODI TEKNIK
OTOMOTIF UNIVERSITAS NEGERI MALANG

796.
 

PENGARUH PROFESIONALISME
GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK
KENDARAAN RINGAN PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF DI SMK NEGERI PASIRIAN
KABUPATEN LUMAJANG

797.
 

PENGARUH PROSES HEAT
TREATMENT TERTHADAP STRUKTUR MIKRO BESI COR NODULAR YANG MEMPENGARUHI SIFAT
FISIK DAN MEKANIKNYA SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN GEAR PADA BIDANG OTOMOTIF

798.
 

PENGARUH PROSES QUENCHING
PENGELASAN SMAW BAJA KARBON SEDANG TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO

799.
 

PENGARUH PUTARAN SPINDEL
DAN KEDALAMAN PEMAKANAN PADA PROSES MILLING CNC TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN
BAJA ST 60

800.
 

PENGARUH REHEATING PADA
HASIL LASAN MENGGUNAKAN LAS OAW TERHADAP KESERAGAMAN SIFAT MEKANIK DI DAERAH
LASAN DAN SEKITARNYA

801.
 

PENGARUH SERTIFIKASI GURU
TERHADAP KOMPETENSI MENGAJAR GURU TEKNIK PEMESINAN DI SMK NEGERI 3 BOYOLANGU
TULUNGAGUNG

802.
 

PENGARUH SISTEM
PEMBELAJARAN MODUL DAN TINGKAT INTELEGENSI TERHADAP PRESTASI BELAJAR KIMIA
TEKNIK PADA SISWA KELAS III SMK DHARMA WIRAWAN PASURUAN

803.
 

PENGARUH STANDART PRIMARY
PULLEY DAN RACING PRIMARY PULLEY PADA PUTARAN MESIN TERHADAP PEMAKAIAN BAHAN
BAKAR DAN DAYA PADA YAMAHA MIO SPORTY

804.
 

PENGARUH STRATEGI
PEMBELAJARAN BERBASIS ACTIVE LEARNING EVERYONE IS A TEACHER HERE TERHADAP
NILAI MATA PELAJARAN KELISTRIKAN BODY SISWA SMK OTOMOTIF

805.
 

PENGARUH STRATEGI
PEMBELAJARAN KOLABORATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA
PELAJARAN MEMBACA GAMBAR TEKNIK PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PERMESINAN SMA PGRI
1 NGAWI

806.
 

PENGARUH STRATEGI
PEMBELAJARAN TROUBLESHOOTING TERHADAP HASIL BELAJAR KOMPETENSI MEMPERBAIKI KOMPONEN
SISTEM BAHAN BAKAR BENSIN SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN
RINGAN SMKN 1 KADEMANGAN

807.
 

PENGARUH SUDUT GROOVE
SINGLE V BUTT JOINT PADA PENGELASAN SMAW TERHADAP KEKERASAN HASIL PENGELASAN
BAJA KARBON ST 37

808.
 

PENGARUH SUHU CARBURIZING
DENGAN MEDIA ARANG BATOK KELAPA TERHADAP KEKERASAN DAN KETAHANAN AUS RODA
GIGI BAJA AISI 4140

809.
 

PENGARUH TEACHING INDUSTRI
TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI DAN SIKAP BELAJAR KEAHLIAN TEKNIK DASAR
OTOMOTIF PADA KELAS X TSM (TEKNIK SEPEDA MOTOR) DI SMK MUHAMMADIYYAH 7 GONDANGLEGI

810.
 

PENGARUH TEKANAN BAN
TERHADAP EFISIENSI BAHAN BAKAR PADA MOTOR BENSIN 4 TAK

811.
 

PENGARUH TEMPAT PRAKERIN
TERHADAP KESIAPAN MENTAL KERJA SISWA KELAS 3 PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK
KENDARAAN RINGAN SMK NEGERI 10 MALANG

812.
 

PENGARUH TEMPAT PRAKTEK
KERJA INDUSTRI TERHADAP PRESTASI DAN KREATIFITAS SISWA JURUSAN TEKNIK
OTOMOTIF SMK PGRI 3 MALANG

813.
 

PENGARUH TEMPERATUR CAIRAN
DENGAN JENIS DAN KUANTITAS CACAT CORAN ALUMUNIUM SCRAP

814.
 

PENGARUH TEMPERATUR CAIRAN
LOGAM TERHADAP KEKERASAN DAN KETANGGUHAN IMPACT ALUMUNIUM SEKRAP

815.
 

PENGARUH TEMPERATUR CAIRAN
SENG TERHADAP KEKERASAN DAN LAJU KOROSI PADA BAJA KARBON RENDAH YANG
DIPERLAKUKAN PELAPISAN HOT DIPPING

816.
 

PENGARUH TEMPERATUR MEDIA
PENDINGIN UNTUK QUENCHING TERHADAP KEKERASAN BAJA ST. 42 DAN ST. 60

817.
 

PENGARUH TEMPERATUR
PENUANGAN PADUAN AL-SICU TERHADAP KETANGGUHAN , STRUKTUR MIKRO DAN KUALITAS
HASIL PENGECORAN

818.
 

PENGARUH TEMPERATUR
TEMPERING TERHADAP KEKERASAN PADA HASIL PENDINGINAN BAJA S45C

819.
 

PENGARUH TINGGI BADAN
TERHADAP TINGKAT KELELAHAN , KECEPATAN DAN KETEPATAN DALAM MESIN BUBUT

820.
 

PENGARUH TINGKAT KEKERASAN
PEGAS SPESIFIKASI 1000 RPM DAN 1500 RPM SISTEM CVT (CONTINUOSLY VARIABLE
TRANSMISSION) TERHADAP EFISIENSI PEMAKAIAN BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG
PADA PENGGUNAAN BAHAN BAKAR PERTAMAX PLUS SEPEDA MOTOR BEAT 110 CC TAHUN 2012

821.
 

PENGARUH TINGKAT KELAS DAN
JURUSAN TERHADAP PELAKSANAAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DI BENGKEL
TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK NEGERI 1 REJOTANGAN

822.
 

PENGARUH TINGKAT PEMANASAN
TERHADAP KEKERASAN PERMUKAAN DAN KETANGGUHAN PADA BAJA KARBON MENENGAH YANG
DI KERASKAN DENGAN PENDINGINAN CEPAT

823.
 

PENGARUH TINGKAT
PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN MENGAJAR GURU MATA PELAJARAN PRODUKTIF TERHADAP
PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI
SMK OTOMOTIF NEGERI SE-KABUPATEN MOJOKERTO

824.
 

PENGARUH TRAINING KEWIRAUSAHAAN
PADA MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP TUMBUHNYA MOTIVASI DAN MINAT
BERWIRAUSAHA SISWA SMK PGRI 3 MALANG

(STUDI PADA SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN)

825.
 

PENGARUH TREATMENT
TERHADAP AKSELERASI DAN PEFORMA KENDARAAN BERMOTOR

826.
 

PENGARUH UKURAN BUTIR
PASIR PENYUSUN CETAKAN GREEN SAND MOLD TERHADAP CACAT HASIL PENGECORAN LOGAM

827.
 

PENGARUH UKURAN DIAMETER
LEHER KNALPOT TERHADAP DAYA PADA MOTOR JUPITER Z TAHUN 2008

828.
 

PENGARUH UKURAN DIAMETER
LUBANG MAIN JET TERHADAP UNJUK KERJA DAN EMISI GAS BUANG PADA PENGGUNAAN
BAHAN BAKAR LIQUID PETROLEUM GAS (LPG) SEPEDA MOTOR SUPRA FIT 100 CC

829.
 

PENGARUH UMUR, PENDIDIKAN
DAN PENGALAMAN MENGAJAR GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI TEKNIK
KENDARAAN RINGAN SMKN 6 MALANG

830.
 

PENGARUH USIA DAN MOTIVASI
KERJA TERHADAP KESIAPAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF
ANGKATAN 2010 FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG

831.
 

PENGARUH VARIAI PENAMBAHAN
KAMPAS KOPLING TERHADDAP DAYA DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR
MEGAPRO 160CC

832.
 

PENGARUH VARIASI
KAPASITANSI ELECTROLYTE CAPASITOR DAN KAPASITANSI CERAMIC CAPASITOR PADA
CAPASITOR DISCHARGE IGNITION (CDI) TERHADAP DAYA PADA MESIN KENDARAAN SEPEDA
MOTOR BENSIN 4 TAK

833.
 

PENGARUH VARIASI  PANJANG
INTAKE MANIFOLD PADA PUTARAN RENDAH, PUTARAN MENENGAH DAN PUTARAN TINGGI
TERHADAP UNJUK KERJA MESIN HONDA GL MAX

834.
 

PENGARUH VARIASI ARUS DAN
DEBIT GAS CO2 PENGELASAN GMAW PADA PLAT DURRALLIUM TERHADAP KEKUATAN TARIK
HASIL SAMBUNGAN LAS

835.
 

PENGARUH VARIASI ARUS DAN
VARIASI PENDINGINAN HASIL LAS SAMBUNG BUT JOINT PIPA BAJA STKM 13B TERHADDAP
UJI KEKERASAN DAN UJI TARIK DENGAN PENGELASSAN GMAW ELEKTRODA E7016

836.
 

PENGARUH VARIASI ARUS LAS
SMAW SAMBUNGAN V 60 DENGAN ELEKTRODA STAINLESS STEEL E 308- 16 TERHADAP
KEKUATAN TARIK PADA PENGELASAN STAINLESS STEEL

837.
 

PENGARUH VARIASI ARUS LAS
SMAW TERHADAP KEKERASAN DAN KEKUATAN TARIK PADA SAMBUNGAN SS304 DAN ST 37

838.
 

PENGARUH VARIASI ARUS
LISTRIK DALAM METODE PENGELASAN FCAW POSISI IG BACKING CERAMIC TERHADAP
KETANGGUHAN (IMPACT) DAN JENIS PATAHAN PADA BAJA KARBON RENDAH.

839.
 

PENGARUH VARIASI ARUS
LISTRIK DAN POSISI PENGELASAN TERHADAP UJI KEKUATAN TARIK PADA PENGELASAN
KAMPUH V BAHAN PLAT LOGAM ALUMINIUM MANGGUNAKAN PENGELASAN GMAW

840.
 

PENGARUH VARIASI ARUS
LISTRIK PADA SAMBUNGAN V SUDUT 90 LAS TUNGSTEN INERT GAS TERHADAP SIFAT
MEKANIK KEKUATAN TARIK PADA PENGELASAN STAINLESS STEEL

841.
 

PENGARUH VARIASI ARUS
LISTRIK, POSISI PENGELASAN VERTIKAL (3G) DAN OVERHEAD (4G) TERHADAP UJI
BENDING PADA BAHAN BAJA KARBON RENDAH ST 37 DENGAN MENGGUNAKAN PENGELASAN
SMAW

842.
 

PENGARUH VARIASI ARUS
PENGELASAN GMAW PADA PLAT STAINLESS STEEL TERHADAP LEBAR HEAT AREA ZONE (HAZ)
DENGAN CARA PENGUJIAN KEKERASAN HASIL SAMBUNGAN LAS

843.
 

PENGARUH VARIASI CAMPURAN
BIOETANOL JAGUNG DENGAN PREMIUM TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS
BUANG PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA VEGA

844.
 

PENGARUH VARIASI DIAMETER
PULLY ALTERNATOR IC REGULATOR TERHADAP PENGISIAN PADA DAIHATSU FEROZA

845.
 

PENGARUH VARIASI DIAMETER
ROLLER CVT (CONTINUOUSLY VARIABLE TRANSMISSION) DAN PUTARAN MESIN TERHADAP
DAYA MOTOR PADA SEPEDA MOTOR HONDA BEAT 108 CC

846.
 

PENGARUH VARIASI
ELEKTROMAGNET DAN JENIS BAHAN BAKAR TERHADAP PEMAKAIAN BAHAN BAKAR, DAYA
MESIN DAN EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR SUZUKI SHOGUN 125 R

847.
 

PENGARUH VARIASI GAS ARGON
DENGAN TEKANAN 1 BAR, 2 BAR DAN 3 BAR PADA PENGELASAN PLAT STAINLESS STEEL
TERHADAP KEKUATAN TARIK DENGAN METODE PENGELASAN 1 G

848.
 

PENGARUH VARIASI GAS
TERHADAP KEKERASAN DAN KEKUATAN TARIK HASIL PENGELASAN GMAW STAINLEES STEEL
AISI 304 PADA POSISI PENGELASAN IG

849.
 

PENGARUH VARIASI HEATING
RATE TERHADAP DEKOMPOSISI PEMBAKARAN MIKROALGA SKELETONEMA COSTATUM SEBAGAI
ALTERNATIF BAHAN BAKAR TERBARUKAN

850.
 

PENGARUH VARIASI HOLDING
TIME DAN VARIASI JENIS PUPUK NITROGEN TERHADAP KETAHANAN AUS BAJA AISI 304
DENGAN METODE PACK NITRIDING

851.
 

PENGARUH VARIASI IGNITION
TIMING TERHADAP EFISIENSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG DENGAN PENGGUNAAN
PERTAMAX PLUS PADA MOBIL TOYOTA 4E FTE

852.
 

PENGARUH VARIASI JENIS
ENERGIZER CARBURIZING TERHADAP TINGKAT KEKERASAN DAN KEDALAMAN KARBURASI PADA
BAJA ST42 DENGAN METODE PACK CARBURIZING

853.
 

PENGARUH VARIASI JENIS FLY
ASH DAN BENTONIT PADA KOMPOSISI PENGIKAT CETAKAN PASIR TERHADAP PERMEABILITAS
DAN KEKUATAN TEKAN GREEN SAND MOLD

854.
 

PENGARUH VARIASI JENIS
KAMPUH DAN POLA GERAKAN ELEKTRODA TERHADAP KETANGGUHAN UJI IMPACT DAN UJI
BENDING PADA BAJA ST 41

855.
 

PENGARUH VARIASI JENIS
MEDIA DONOR CARBURIZING TERHADAP TINGKAT KEKERASAN DAN KEDALAMAN KARBURASI
PADA BAJA ST 42 DENGAN METODE PACK CARBURIZING

856.
 

PENGARUH VARIASI JUMLAH
SUDU TERHADAP PUTARAN,DAYA,DAN EFISIENSI YANG DIHASILKAN TURBIN AIR PELTON
DENGAN SUDU BILAH

857.
 

PENGARUH VARIASI KADAR
KATALIS ZINC OXYDE TERHADAP DEKOMPOSISI PEMBAKARAN MIKROALGA SKELETONEMA
CASTATUM SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKAR TERBARUKAN

858.
 

PENGARUH VARIASI KADAR
TULANG SAPI SEBAGAI KATALISATOR ALTERNATIF PADA METODE PACK CARBURIZING
TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA ST 42

859.
 

PENGARUH VARIASI KECEPATAN
PENGELASAN GMAW PADA BAJA CARBON SEDANG TERHADAP KEKUATAN IMPACT DAN STRUKTUR
MIKRO HASIL PENGELASAN

860.
 

PENGARUH VARIASI KECEPATAN
POTONG DAN TEBAL GERAM PADA MESIN BUBUT TERHADAP KUALITAS PERMUKAAN BENDA
KERJA

861.
 

PENGARUH VARIASI KECEPATAN
PUTAR SPINDEL DAN KECEPATAN PEMAKANAN PADA MESIN FRAIS TERHADAP KEKASARAN
PERMUKAAN BENDA KERJA ST 60

862.
 

PENGARUH VARIASI KECEPATAN
PUTAR, KECEPATAN POTONG DAN MEDIA PENDINGIN (COOLANT) PADA MESIN BUBUT
TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA

863.
 

PENGARUH VARIASI
KONDENSATOR PADA CAPASITOR DISCARGE IGNITION (CDI) TERHADAP EMISI GAS BUANG
PADA MESIN KENDARAAN SEPEDA MOTOR BENSIN 4 TAK

864.
 

PENGARUH VARIASI
KONSENTRASI GARAM DALAM LARUTAN AIR PENCELUP PADA PROSES QUENCHING BAJA ST 60
TERHADAP KEKERASAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS BAJA

865.
 

PENGARUH VARIASI KUAT ARUS
DAN GAS FLOW RATE TERHADAP KEKERASAN DAN KEKUATAN TARIK HASIL PENGELASAN GMAW
POSISI 1G STAINLESS STEEL AISI 304 DENGAN JENIS KAMPUH V TERBUKA

866.
 

PENGARUH VARIASI KUAT ARUS
DAN GAS FLOW RATE TERHADAP LEBAR DAERAH PENGARUH PANAS PADA PEMOTONGAN
ALUMUNIUM 5083 DENGAN MENGGUNAKAN MESIN CUTTING PLASMA

867.
 

PENGARUH VARIASI KUAT ARUS
DAN SUDUT KAMPUH SINGLE VEE TERHADAP KEKUATAN TARIK HASIL PENGELASAN TIG
DISSIMILAR METAL BAJA ST 37 DENGAN BAJA SUS 304

868.
 

PENGARUH VARIASI KUAT ARUS
PENGELASAN SMAW IG TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN PERUBAHAN STRUKTUR MIKRO BAJA
ST 37 DENGAN PENDINGINAN UDARA RUANG

869.
 

PENGARUH VARIASI KUAT
MEDAN MAGNET DAN PUTARAN MESIN TERHADAP DAYA MESIN DIESEL BERBAHAN BAKAR
CAMPURAN MINYAK JARAK DAN SOLAR

870.
 

PENGARUH VARIASI KUAT
MEDAN MAGNET SERTA PUTARAN MESIN TERHADAP EMISI GAS BUANG MESIN DIESEL
BERBAHAN BAKAR CAMPURAN MINYAK JARAK DAN SOLAR

871.
 

PENGARUH VARIASI LARUTAN
ELEKTROLIT PADA PROSES ELECTROPLATING DENGAN MENGGUNAKAN TEMBAGA TEHADAP
KETEBALAN LAPISAN PADA BAJA ST60

872.
 

PENGARUH VARIASI MEDIA
PENDINGIN TERHADAP KEKERASAN HASIL PISAU PANDE BESI DESA KERTOSARI KECAMATAN
SRONO BANYUWANGI

873.
 

PENGARUH VARIASI PANJANG
KABEL BUSI TERHADAP AKSELERASI DAN DAYA PENGAPIAN MOTOR SUPRA X TAHUN 2009

874.
 

PENGARUH VARIASI PENAHANAN
WAKTU PEMANASAN (HOLDINGTIME) TERHADAP KEKERASAN PERMUKAAN DAN KEKUATAN TARIK
MATERIAL BAJA KARBON RENDAH DENGAN METODE CARBURIZING

875.
 

PENGARUH VARIASI
PENAMBAHAN NIKEL (NI) DENGAN MENGGUNAKAN CETAKAN PASIR PADA PROSES PENGECORAN
TERHADAP TINGKAT KEKERASAN PADUAN ALUMUNIUM SILIKON (AL-SI)

876.
 

PENGARUH VARIASI
PENAMBAHAN SENG (ZN) DAN WAKTU PENAHANAN (HOLDING TIME) TERHADAP TINGKAT
KEKERASAN CORAN PADUAN ALUMINIUM MAGNESIUM (AL-MG)

877.
 

PENGARUH VARIASI
PENAMBAHAN SENG (ZN) PADA PROSES PENGECORAN DENGAN CETAKAN LOGAM TERHADAP
KETANGGUHAN PADUAN ALUMUNIUM SILIKON (AL.SI)

878.
 

PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN
TEMBAGA (CU) PADA PROSES PENGECORAN DENGAN CETAKAN LOGAM TERHADAP TINGKAT
KEKERASAN PADUAN ALUMINIUM SILIKON (AL – SI)

879.
 

PENGARUH VARIASI
PENEMPATAN RING JARUM THROTTLE DENGAN BAHAN BAKAR PERTAMAX TERHADAP PERFORMA
DAN EMISI GAS BUANG SEPEDA MOTOR SUPRA X 100 CC

880.
 

PENGARUH VARIASI
PENYETELAN CO TERHADAP DAYA DAN EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA
VIXION 150

881.
 

PENGARUH VARIASI
PENYETELAN IDLE MIXTURE ADJUSTING SCREW TERHADAP EMISI GAS BUANG PADA TOYOTA
KIJANG 7K

882.
 

PENGARUH VARIASI
PREHEATING PADA CETAKAN COR TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKUATAN TARIK

883.
 

PENGARUH VARIASI PROFIL
SUDU BILAH TERHADAP EFISIENSI YANG DIHASILKAN OLEH TURBIN AIR PELTON

884.
 

PENGARUH VARIASI
RESISTANSI SENSOR ECT TERHADAP DURASI PENGINJEKSIAN BAHAN BAKAR DAN KINERJA
COOLER FAN PADA KENDARAAN SUZUKI APV

885.
 

PENGARUH VARIASI SALURAN
CETAK DAN TEMPERATUR TUANG PADA PROSES PENGECORAN LOGAM AL-SI TERHADAP
KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PENGECORAN PULLI DEIAMETER 100 MM DENGAN METODE
FOAM CASTING

886.
 

PENGARUH VARIASI
SEPERATION ANGLE CAMSHAFT DAN VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP TORSI DAN DAYA
PADA SEPEDA MOTOR HONDA BEAT

887.
 

PENGARUH VARIASI SODIUM
CARBONITE SEBAGAI ENERGIZER PADA PROSES PACK CARBURIZING BAJA ST 42 TERHADAP
KEKERASAN DAN KETEBALAN DIFUSI KARBON

888.
 

PENGARUH VARIASI SUDUT
MATA POTONG PAHAT BUBUT DAN KADAR AIR DALAM MEDIA PENDINGIN TERHADAP TINGKAT
KEKASARAN PERMUKAAN BAJA ST 60 PADA PROSES PEMBUBUTAN KONVENSIONAL

889.
 

PENGARUH VARIASI SUDUT
PENYAYATAN PAHAT BUBUT SUBSTITUSI TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN BENDA
KERJA HASIL PEMBUBUTAN

890.
 

PENGARUH VARIASI SUDUT POTONG
DAN VARIASI SUDUT BUANG PAHAT BAJA ASSAB ASP 23/VANADIS 23 TERHADAP TINGKAT
KUALITAS PERMUKAAN BENDA KERJA

891.
 

PENGARUH VARIASI SUDUT
TATAL DAN SUDUT BEBAS PAHAT MESIN BUBUT (HSS) TERHADAP KEKASARAN PEMBUATAN
ORTHOGONAL BAJA ST 37

892.
 

PENGARUH VARIASI SUHU AGING
TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA AL-SI-MG

893.
 

PENGARUH VARIASI SUHU
CARBURIZING MENGGUNAKAN MEDIA ARANG TEMPURUNG KELAPA SAWIT TERHADAP
PERSENTASE PENINGKATAN UNSUR KARBON DAN KEKERASAN PADA PERMUKAAN BAJA ST 37

894.
 

PENGARUH VARIASI SUHU DAN
WAKTU ANNEALING DENGAN MEDIA PENDINGIN OLI SAE 20W-50 TERHADAP KEKERASAN DAN
KETANGGUHAN BAJA ST 45

895.
 

PENGARUH VARIASI SUHU
PENGECORAN LOGAM ALUMUNIUM SEKRAP TERHADAP HASIL PENGUJIAN TARIK DAN
PENGUJIAN IMPACT

896.
 

PENGARUH VARIASI SUHU
PRETREATMENT DAN ARUS PENGELASAN TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTURMIKRO PLAT ST
37 PADA PENGELASAN SMAW

897.
 

PENGARUH VARIASI SUHU
TEMPER DENGAN QUENCH MEDIA PENDINGIN OLI  SAE 20W-50 TERHADAP KEKERASAN DAN
KETANGGUHAN BAJA ST 60

898.
 

PENGARUH VARIASI TEKANAN
INJEKTOR TERHADAP DAYA DAN EMISI GAS BUANG PADA MESIN DIESEL

899.
 

PENGARUH VARIASI TEKANAN
PEGAS KOPLING DAN PENGGUNAAN KANVAS KOPLING RACING TERHADAP DAYA MOTOR PADA
SEPEDA MOTOR HONDA SUPRA X 125

900.
 

PENGARUH VARIASI
TEMPERATUR DAN WAKTU PENAHANAN (HOLDING) PADA PERLAKUAN PANAS AGING TERHADAP
TINGKAT KEKERASAN LOGAM ALUMINIUM

901.
 

PENGARUH VARIASI
TEMPERATUR PADA PROSES PELAPISAN HOT DIPPING TERHADAP TEBAL LAPISAN DAN LAJU
KOROSI UNTUK BAJA

902.
 

PENGARUH VARIASI
TEMPERATUR POST HEATING  (ANNALING) PADA HASIL LASAN BAJA KARBON RENDAH
TERHADAP LAJU KOROSI

903.
 

PENGARUH VARIASI TEMPERATUR
TEMPERING TERHADAP KEKUATAN TARIK, KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA HASIL
PENGELASAN BAJA ST. 60

904.
 

PENGARUH VARIASI TINGKAT
PEMANASAN BAJA ST 41 TERHADAP JUMLAH KADAR KARBON PERMUKAAN

905.
 

PENGARUH VARIASI UKURAN
BERAT ROLLER CVT DAN KEKUATAN PEGAS CVT TERHADAP TINGKAT AKSELERASI DAN TOP
SPEED PADA SEPEDA MOTOR MATIK

906.
 

PENGARUH VARIASI UKURAN
MEDIA CARBURUZER TERHADAP TINGKAT KETAHANAN AUS DAN PENAMBAHAN KARBON PADA
BAJA ST 42 DALAM PROSES KARBURASI

907.
 

PENGARUH VARIASI UKURAN
MEDIA KARBURISER TERHADAP TINGKAT KEKERASAN DAN KEDALAMAN KARBURASI PADA BAJA
ST 42 DALAM PROSES KARBURASI

908.
 

PENGARUH VARIASI WAKTU
PENEKANAN PENGELASAN TITIK (SPOT WELDING) TERHADAP UJI KEKUATAN TARIK,
KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA SAMBUNGAN DISSIMILIAR BAJA STAINLESS STEEL
AISI 304 DENGAN BAJA KARBON RENDAH ST 37

909.
 

PENGARUH VARIASI WAKTU
POST TREATMENT PENGELASAN SMAW PADA BESI ST37 TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN
STRUKTUR MIKRO SAMBUNGAN LAS

910.
 

PENGARUH VERIASI
PENAMBAHAN TEMBAGA (CU) DAN JENIS PEREKAT PADA PROSES PENGECORAN TERHADAP
KEKERASAN PADUAN ALUMUNIUM SILIKA (AL-SI)

911.
 

PENGARUH VISKASITAS MEDIA
CELUP PADA PROSES QUENCHING TERHADAP TINGKAT KEKERASAN LOGAM ALUMUNIUM

912.
 

PENGARUH WAKTU CELUP
CAIRAN SENG TERHADAP KEKERASAN DAN KETANGGUHAN PADA BAJA KARBON RENDAH YANG
DIPERLAKUKAN PELAPISAN HOT DIPPING

913.
 

PENGARUH WAKTU PENAHANAN
DAN VARIASI TEMPERATUR MEDIA PENDINGINAN TERHADAP TINGKAT KEKERASAN LOGAM
ALUMUNIUM.

914.
 

PENGARUH WAKTU PENAHANAN
PADA PROSES SPHEROIDIZING TERHADAP KETANGGUHAN AL-SI+MG

915.
 

PENGEMBANGAN ALAT PENGATUR
KETINGGIAN TITIK FOCUS LAMPU KEPALA PADA SEPEDA MOTOR HONDA SUPRA X 125 R
BERBASIS ELEKTRONIK

916.
 

PENGEMBANGAN APLIKASI
INVENTOR BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATERI SISTEM EFI
(ELECTRONIC FUEL INJECTION) PADA SISWA KELAS XII JURUSAN TEKNIK KENDARAAN
RINGAN SMK ISLAM 1 BLITAR

917.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA KOMPETENSI SISTEM COMMON RAIL DIRECT INJECTION
DENGAN MENGUNAKAN CAMTASIA STUDIO 7 UNTUK SISWA KELAS XI TEKNIK KENDARAAN
RINGAN SMKN 12 MALANG

918.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
(JOBSHEET) MATAKULIAH SEPEDA MOTOR BAGI MAHASISWA TEKNIK OTOMOTIF FAKULTAS
TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG

919.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
BERBASIS MULTIMEDIA ANDROID PADA MATA PELAJARAN SISTEM PENDINGIN PADA MOBIL
SISWA KELAS X DI SMK PGRI 3 MALANG

920.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
BERUPA JOBSHEET PRAKTIKUM SISTEM PENGAPIAN UNTUK KELAS XII TEKNIK KENDARAAN
RINGAN DI SMK NEGERI 11 MALANG

921.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
BERUPA MODUL PEMBELAJARAN MATA DIKLAT TEKNIK LISTRIK DASAR OTOMOTIF
BERPENDEKATAN SAINTIFIK DALAM KURIKULUM 2013 MENGGUNAKAN MODEL FOUR-D
(DEFINE-DESIGN-DEVELOP-DISSEMINATE) KELAS X TEKNIK SEPEDA MOTOR SMK
PARAMADINA SINGOSARI

922.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
FISIKA SMK KELAS XI POKOK BAHASAN KARAKTERISTIK GELOMBANG MELALUI PENDEKATAN
ILMIAH (SCIENTIFIC APPROUCH ) BERDASARKAN KURIKULUM 2013 UNTUK MENUMBUHKAN
SIKAP ILMIAH SISWA

923.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
INTERAKTIF KESELAMATAN KESEHATAN KERJA DAN LINGKUNGAN BUSUR MANUAL BERBASIS
E-PUB UNTUK SISWA KELAS XI TPM DI SMK PGRI WLINGI

924.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
MATA DIKLAT SISTEM AC UNTUK KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK NEGERI 12
MALANG

925.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
MATA PELAJARAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR BERBASIS TABLOID OTOMOTIF PADA SISWA
KELAS X SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

926.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
MEKANIKA BAHAN DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI
MALANG

927.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
PADA KOMPETENSI DASAR PENGELASAN MATA PELAJARAN SAMBUNGAN DASAR PENGELASAN
PLAT UNTUK KELAS XI TEKNIK PEMESINAN DI SMK PEKERJA UMUM (PU) MALANG

928.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
PEMBELAJARAN BERBASIS E-LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN WEB  MOODLE PADA
MATAKULIAH AUTOTRONIK

929.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
PENGECORAN BERBASIS MULTIMEDIA UNTUK SISWA KELAS X DI SEKOLAH MENENGAH
KEJURUAN JURUSAN TEKNIK MESIN

930.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
PRAKTIKUM SISTEM INJEKSI BAHAN BAKAR BERUPA JOBSHET UNTUK KELAS XII TEKNIK
KENDARAAN RINGAN DI SMK PGRI 1 KOTA MOJOKERTO

931.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
SESUAI SAJIAN MATERI DALAM RPP PADA KOMPETENSI MENGIDENTIFIKASI KOMPONEN
UTAMA EFI UNTUK KELAS XII TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK II MALANG

932.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
SESUAI SAJIAN MATERI DALAM RPP PADA KOMPETENSI MENGIDENTIFIKASI SISTEM
PENGAPIAN DAN KOMPONENNYA UNTUK KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMKN 1
WONOMERTO KABUPATEN PROBOLINGGO

933.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
TEKNIK PEMESINAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA POKOK BAHASAN
PENGEFRAISAN RODA GIGI LURUS UNTUK MEMBANGUN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING SISWA
KELAS X SMK PGRI 3 MALANG

934.
 

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
TEKNIK PEMESINAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA POKOK BAHASAN
PENGELASAN DENGAN MENGGUNAKAN LAS SMAW UNTUK MEMBANGUN KEMAMPUAN PROBLEM
SOLVING SISWA KELAS X SMK PGRI 3 MALANG

935.
 

PENGEMBANGAN BUKU AJAR
MATA PELAJARAN PDTM UNTUK PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PERMESINAN KELAS X SEMESTER
1 SMK

936.
 

PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN
MODUL DENGAN VIDEO TUTORIAL PADA MATA PELAJARAN CAM DENGAN SOFTWARE MASTER
CAM X4 PADA SISWA TEKNIK PEMESINAN SMK NASIONAL MALANG

937.
 

PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN
MODUL PEMBELAJARAN CNC MULLING PU DI SMKN 6 MALANG

938.
 

PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN
MODUL PEMBELAJARAN MATA KULIAH STATIKA STRUKTUR PADA MAHASISWA S1 PENDIDIKAN
TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

939.
 

PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN
MODUL PEMBELAJARAN MATAKULIAH AUTOTRONIK PADA MAHASISWA S1 PENDIDIKAN TEKNIK
OTOMOTIF UNIVERSITAS NEGERI MALANG

940.
 

PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN
MODUL PEMBELAJARAN MATAKULIAH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA MAHASISWA
S1 PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

941.
 

PENGEMBANGAN DETEKTOR
TEM,PERATUR MESIN DENGAN INTERFACE KOMPUTER MELALUI ANTAR MUKA RS232 DAN
SYSTEM PENDINGIN OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8 PADA ENGINE STAND
TOYOTA KIJANG TIPE 4 K

942.
 

PENGEMBANGAN E-BOOK
BERBASIS FLASH PADA MATERI PENGERJAAN LOGAM DALAM MATA PELAJARAN TEKNOLOGI
MEKANIK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN MINAT BACA SISWA KELAS X SMKN 1
SINGOSARI

943.
 

PENGEMBANGAN GAME EDUKASI
SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA KOMPETENSI DASAR MENGIDENTIFIKASI KOMPONEN
SISTEM PENGAPIAN UNTUK SISWA KELAS X SMKN 9 MALANG

944.
 

PENGEMBANGAN HANDBOOK MATA
PELAJARAN PDTM BERBASIS KOMBINASI EBOOK DAN FLASH DALAM MENINGKATKAN
PEMAHAMAN DAN MINAT BACA SISWA KELAS X SMK 1 MUHAMMADIYAH MALANG

945.
 

PENGEMBANGAN INSTRUMEN
PENILAIAN UNTUK MENGUKUR KOMPETENSI SISWA KELAS XI SMK ISLAM 1 BLITAR DALAM
MATA PELAJARAN KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK PERMESINAN DENGAN STANDAR
KOMPETENSI MELAKUKAN PEKERJAAN DENGAN MESIN FRAIS

946.
 

PENGEMBANGAN JOBSHEET DAN
WORK SHEET MEMELIHARA SISTEM REM UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA KELAS
XII TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK NEGERI 2 JEMBER

947.
 

PENGEMBANGAN JOBSHEET PADA
KOMPETENSI DASAR PEMELIHARA/SERVIS ENGINE DAN KOMPONEN-KOMPONENNYA (ENGINE
TUNE UP) UNTUK KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMKN 1 BAYAN KABUPATEN
LOMBOK UTARA NTB

948.
 

PENGEMBANGAN KESELAMATAN
& KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF SMK
NEGERI 6 MALANG

949.
 

PENGEMBANGAN MATERI AJAR
KIMIA TEKNIK BERBASIS MULTIMEDIA DENGAN ADOBE FLASH CS3 PADA PROGRAM KEAHLIAN
TEKNIK PEMESINAN DI SMK MUHAMMADIYAH 1 KEPANJEN MALANG

950.
 

PENGEMBANGAN MEDDIA
PEMBELAJARAN DENGAN VIDEO TUTORIAL PADA PEMBELAJARAN KELISTRIKAN DASAR
OTOMOTIF KELAS X TKR DI SMK NASIONAL MALANG

951.
 

PENGEMBANGAN MEDDIA
PEMBELAJARAN PADA MATERI ERGONOMI MENGGUNAKAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS
FLASH DI JURUSAN TEKNIK PEMESINAN KELAS X SMK NEGERI 1 GEMPOL

952.
 

PENGEMBANGAN MEDIA  AUDIO
VISUAL PADA MATA PELAJARAN SISTEM BAHAN BAKAR BENSIN SISWA KELAS X PROGRAM
KEAHLIAN TEKNIK SEPEDA MOTOR DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)

953.
 

PENGEMBANGAN MEDIA AJAR
MENGGUNAKAN TRAINER MATA PELAJARAN KELISTRIKAN MESIN UNTUK PROGRAM KEAHLIAN